Bermain petasan adalah menyenangkan. Kadang memang irritating bagi orang lain, tapi hey, selama “orang lain” itu bukan kita bukan?
Dua puluh abad yang lalu, bangsa Cina menciptakan substansi dari campuran sulfat, nitrat dan benda kimiawi ajib lainnya yang nggak ada di toko obat sehingga menjadi black powder. Substansi ini sampai ke Arab dan Eropa di abad 12, menyeberangi lautan dan sampai ke Indonesia di abad 13. Kita sudah tau cerita tentang efektifitas benda ini di tangan penjajah dalam bentuk senjata yang lebih superior. Kini, benda yang bisa membantai ribuan tentara lebih baik dari pedang itu ada di tangan kita, sebagai mainan. Hooray!
Bermain petasan sama dengan having sex. Walaupun sumpah asik abis, ada banyak hal-hal yang sangat kecil yang bila luput diperhatikan, akan berubah menjadi bencana.
Baca selengkapnya »
Temen : Dulu sebelum ketemu lo, gue orangnya bodoh dan naif…
Gue : Itulah gunanya temen bro. Kalo bukan gue yang perduli membuka mata lo, siapa lagi yang akan kasi tau lo bahwa orang di luar sana nggak segan-segan menikam lo dari belakang. Di luar sana orang bertahan hidup dengan memakan orang lain. Bahkan orang yang keliatannya baik buat lo. Jadi sekarang ceritanya setelah ketemu gue lo udah berubah dong? Jadi apa? Jadi pinter dong.
Temen : …jadi bodoh dan paranoid. Duit gue kapan lo mo balikin?
Pesan moral :
Kalo lo merasa udah membantu seseorang, nggak usah dikonfirmasi. Sapa tau cuma perasaan lo doang.
Banyak orang membenci statistik. Entahlah. Gue nggak ngerti kenapa, tapi gue rasa ada hubungannya dengan : kejujuran yang menyakitkan. Padahal nggak selamanya kejujuran itu menyakitkan, kadang kejujuran bisa juga mematikan. No, really, ada banyak hal yang berhubungan dengan statistik yang lo harus tau agar hidup lo lebih baik. Misalnya :
Marriage is so good for men’s health that it appears to be more beneficial even than quitting smoking, according to researchers at the University of Arizona.
Dalam bahasa lo-lo pade : menikah membuat seorang pria lebih sehat. Ini bukan aksi manipulasi statistik seperti yang dilakukan 27% ahli statistik di luar sana, lo bisa google kalimat di atas.
Baca selengkapnya »