Jan10
…
Kami terengah-engah berlari di lorong kecil dan lembab itu. Antara kami ternyata adalah pria-pria yang terlahir dengan kaki wanita, atau wanita pelacur yang kami kejar ini mungkin sebenarnya bukan wanita. Aku tidak ingin memikirkan kemungkinan terakhir. Aku mencium pelacur itu tadi pagi. Senyum kecil muncul di sudut bibirku tiap aku mengingatnya. Aku cukup menikmatinya. Aku tidak heran, itu bagian dari pekerjaannya. Tapi tentu saja, yang kulakukan juga adalah bagian dari pekerjaanku. Itu adalah tindakan penyamaran. Bukan keinginanku, tapi semata-mata dedikasi dan pengabdianku terhadap negaraku. Tanah airku.
Baca selengkapnya »
yos, lo bikin novel aj yos :p
btw, gak kepikiran jadi penulis? well, sapa tau bisa jadi andrea hinata baru gitu, gua binun dia gaya tulisna aneh cuman karena topik na baru n bagus aja trus jadi laku deh… ahahaha…
bukunya kapan keluar?
Wahaha, aneh2 aja lu Yos.
plok..plok..akhirna yg ditunggu2 dah kembali…^^
Ntar kalo bukunya udah keluar gua bakal bantu.
Bantu bajak.
Dalam meditasi dan kontemplasiku sehari-hari, seringkali aku bertanya. Kepada alam yang lirih. Kepada jiwa-jiwa kunang-kunang malam-malam. Mengapa cara pikirku berubah setelah kepalaku terantuk meja kemarin? Pertanyaan itu, dan : Mengapa semua orang ngidam kepengen banget liat gue nulis buku?
Baca selengkapnya »
Apr20
“Maksud kamu, Miss?”
“Aku… Aku sudah capek nangis untuk kamu, Mike. Aku… kepingin lepas dari kamu. Sampai di sini saja yah… Please.”
…aku menarik napas panjang yang terasa pedih sekali. Aku nggak pengen nangis tapi mataku membangkang. Aku nggak pengen semua berakhir begitu saja, tanpa perlawanan, atau perjuangan terakhir, namun ternyata mataku bukan satu-satunya pembangkang di malam itu.
“…jadi sampai di sini saja.”
Aku ingin berteriak, bukan, bukan, bukan ini yang pengen aku ucapkan! Aku pengen bersamanya lebih lama lagi, aku pengen melihatnya tersenyum lebih sering lagi! Aku pengen berdiri mengucap sumpah setia di depan mimbar itu! Aku pengen merasakan gelisah saat menunggunya bersalin! Aku pengen menggendong, mencium putra pertamaku dengannya, menyeka keringat perjuangannya! Aku… Aku…
“…aku… pulang dulu. Tak ada alasan lagi untukku berada di sini.”
Kerak di Cincin Perak
“…cincin inilah yang menggambarkan cintaku.”
“…jadi cintamu padaku berkarat?”
Namaku Mike. Aku adalah tipe pria yang cuek pada setiap hal yang tidak kuminati. Aku adalah pria tertutup yang tidak bercerita pada semua orang.
Kami adalah pasangan paling bahagia di dunia. Kami memang bukan pasangan paling serasi, tapi aku tahu begitu banyak orang yang iri. Paling tidak, kami adalah pasangan yang sudah pasti masuk hall of fame untuk kategori lamanya pacaran.
Gadis itu bernama Michelle. Aku memanggilnya Miss.
*TARADAM! Spoiler calon novel bestseller cukup sampe di sini!*
Pertanyaan hari ini adalah : Kenapa orang mau menimbun begitu banyak tulisan yang nggak pernah dibaca orang?