Tag marketing

Gatsby Refreshing Wash Scrub – Oil Control 9

Aug9

Sebenernya selain memperhatikan perkembangan rekaman Adam Air, pernikahan Bakrie, Si Ryan dan Artalyta Suryani, gue juga suka lho memperhatikan dunia perdagangan dan konsumerisme Indonesia. Karena dari semua elemen yang suka ngebodohin gue, gue paling benci dibodohi produsen. Secara setiap belanja gue nggak pernah spend lebih dari 10 detik buat memutuskan produk ini bagus atau nggak, jadi paling nggak produsen harusnya bisa beri apresiasi terhadap cara belanja pria gue yang luar biasa, dibanding wanita yang spend 30 menit untuk mempertimbangkan satu produk lalu akhirnya memutuskan nggak beli.

Dan baru-baru ini, gue baru tau kalo ternyata trend baru produk consumer goods saat ini ialah:

  • Gunakan nama yang super panjang dan tidak lazim agar menarik minat konsumen yang bosan dengan produk-produk bernama pendek dan terlalu lazim. Contoh produk yang bernama lazim dan pendek antara lain Nivea for Men, Biore for Men, Clear for Men, Kotex for Men, CloseUp, SmileUp, 7Up, MicrosUp dan lain-lain.
  • Gunakan bahan yang absurd dan tidak masuk akal agar menarik minat konsumen yang bosan dengan bahan yang masuk akal. Contoh bahan yang terlalu masuk akal misalnya, semua pasta gigi pake fluoride, semua shampoo pake anti-dandruff, semua sabun pake anti-kuman dan semua dove 1/4nya adalah pelembab.

Baca selengkapnya »

Advertising Kecebong! 6

May9

Pasar produk Indonesia sangat luas. Kalo pinter menjajakan barang, menjadi kaya itu cuma achievement kecil buat si pemain pasar. Sayangnya yang maen bukan satu orang, bukan sekampung, tapi satu negara. Dan kayak satu negara kurang pemaen pasar aja, pemaen dari negara lain juga ikut nyempil menjajakan produk. Akhirnya requirement pinter buat bisa menjadi kaya, udah nggak relevan lagi. Pemain pasar harus jenius *kayak gue*. Masalahnya menjadi jenius itu nggak segampang ngoles salep panu.

Waktu gue manipulasi gambar di Photoshop, gue punya satu aturan yang seringkali nggak dipegang designer lainnya :

Kalo lighting crop-an nggak masuk target, manipulasi crop-annya biar ngikut targetnya. Kalo mentok, puter prosesnya, manipulasi target biar ngikut crop-annya.

Dengan filosofi demikian, gue sukses bertahun-tahun membodohi konsumen fashion Indonesia dengan foto-foto Andy Lau dan F4 tersenyum lebar dengan pakaian yang nggak pernah mereka pake. *Behind the scene of fashion retail market*

Basically, pemasaran juga gitu.

Kalo lu nggak lebih pintar dari konsumen, perbaiki diri lu. Kalo mentok, puter prosesnya, bodohin konsumen lu.

Tau nggak minuman sari jeruk Nutrisari? Baru-baru ini Nutrisari meluncurkan campaign advertising jalan-jalan ke Hongkong & Disneyland, puluhan Nintendo Wii dan ratusan hadiah lainnya, temukan di dalam kemasan! *lho kok malah gue iklan*

Baca selengkapnya »

Panggil Aku Michael is powered by WordPress and FREEmium Theme.
developed by Dariusz Siedlecki and brought to you by FreebiesDock.com