<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Panggil Aku Michael &#187; ironis</title>
	<atom:link href="http://blog.yosua.net/tag/ironis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.yosua.net</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sun, 15 Aug 2010 09:29:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Hitung Mundur Menuju Kuburan</title>
		<link>http://blog.yosua.net/2010/04/13/hitung-mundur-menuju-kuburan/</link>
		<comments>http://blog.yosua.net/2010/04/13/hitung-mundur-menuju-kuburan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Apr 2010 03:11:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yosu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life Logs]]></category>
		<category><![CDATA[analogy]]></category>
		<category><![CDATA[birthday]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[ironis]]></category>
		<category><![CDATA[melankolis]]></category>
		<category><![CDATA[satire]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yosua.net/?p=725</guid>
		<description><![CDATA[Sudah tiga tahun terakhir, hadiah ulang tahun gue setiap tahunnya adalah kehilangan salah satu orang yang gue sayang. Menjalani tragedi demikian bikin birthday sama artinya dengan menunggu siapa orang tersayang yang tereliminasi tahun ini. Minggu lalu opa meninggal. Opa begitu unik dan penuh kasih sehingga kalo kalian punya opa yang sama, kalian juga pasti akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah tiga tahun terakhir, hadiah ulang tahun gue setiap tahunnya adalah  kehilangan salah satu orang yang gue sayang. Menjalani tragedi demikian  bikin birthday sama artinya dengan menunggu siapa orang tersayang yang  tereliminasi tahun ini.</p>
<p>Minggu lalu opa meninggal. Opa begitu unik dan penuh kasih sehingga kalo  kalian punya opa yang sama, kalian juga pasti akan mulai bertanya-tanya  tentang arti kehidupan di tengah sarapan pagi mie babimu. Alangkah  singkatnya hidup ini. Cuma sekedipan mata dan tiba-tiba berakhir. Persis  kentut. Tinggal nama di batu nisan. Dan kau berjas di dalam tanah, di  sebelah kubur istrimu. Ditaburi bunga yang 25 ribu rupiah satu  kantongnya sementara di atasmu orang-orang membaca kutipan-kutipan  alkitab yang memberi argumen kenapa keluargamu yang kristen seharusnya  bahagia kau terbaring kaku di bawah sana. <span id="more-725"></span></p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-731" title="painted-celing-of-a-smoking-area-funeral-and-youre1" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2010/04/painted-celing-of-a-smoking-area-funeral-and-youre1.jpg" alt="" width="400" height="539" /></p>
<p>Waktu mereka turunkan peti opa ke dalam tanah, gue bilang sama diri gue  sendiri, &#8220;Mungkin dalam lima puluh satu tahun lagi lo akan ada di dalam  sana.&#8221;</p>
<p>Pagi ini, lima puluh satu tahun itu jadi lima puluh.</p>
<p>Orang-orang bilang Happy Birthday. Gue makin dekat ke masa di mana gue  berbaring di bawah keramik-keramik putih tapi orang-orang menyelamati  gue. Alangkah pedisnya dunia ini.</p>
<p>Siang ini gue jalan kaki buat makan siang di warung yang pemiliknya  punya anak cewek cakep. Ada babi cincang, babi merah, ayam kecap,  capcai, ayam goreng, daging maling, semua makanan yang bikin vegetarian  geli. Di tengah jalan gue ngeliat seorang wanita ditabrak motor. Dalam  cara yang paling konyol yang pernah gue liat. Lalu seperti sinetron,  kamera zoom in. Kamera zoom out. Kamera zoom in. Kamera zoom out. Iklan.</p>
<p>…shit.</p>
<p>Mungkin tidak perlu lima puluh tahun buat kalian mengantar gue ke bawah  sana. Apalah artinya senang makan babi merah hari ini, jikalau tiap saat  bisa jadi moment di mana kalian sibuk latihan koor buat persembahan  pujian di kebaktian penghiburanku. Akhirnya gue cuma makan dada goreng.  Sop kentang sosis. Dan telor kecap. Alangkah pedisnya dunia ini.</p>
<div id="attachment_730" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="size-medium wp-image-730" title="20081212char_siu" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2010/04/20081212char_siu-450x300.jpg" alt="" width="450" height="300" /><p class="wp-caption-text">Makanan dari surga.</p></div>
<p>Gue nggak begitu tau kenapa gue harus happy hari ini. Walau telor kecap  tadi sumpah enaknya bukan main. Begitu enaknya sampe buat orang yang  nyicip terlena dan lupa makan ikan kakapnya. Tapi lalu gue bertemu wajah  yang pernah bilang, &#8220;Saya bersyukur hari ini dapat udara buat  bernapas.&#8221; Lahir jadi melankolis memang sumpah keren banget, tapi  alangkah irinya pada orang-orang yang hidupnya keliatan begitu simple  tak pernah ambil pusing pada apa pun. &#8220;Opa mati. Oh ya sudah.&#8221; Alangkah  minimalis dan zen.</p>
<p>Aku iri pada orang-orang demikian.</p>
<p>Gue pergi nonton dengan tiga orang yang merajai tangga ranking &#8220;Temen  Yosu yang paling aneh&#8221;.</p>
<ul>
<li> Yang satu nggak tau caranya marah, nggak tau caranya menolak orang dan  nggak tau caranya bohong.</li>
</ul>
<ul>
<li>Yang satu lagi begitu polosnya sehingga kalo lo ngecengin dia, dia  nggak ngerti siapa yang lo kecengin. Tunggu. Dia bahkan nggak ngerti apa  arti kata yang lo pake buat ngecengin dia. Tunggu. Dia bahkan nggak tau  lo lagi ngecengin dia.</li>
</ul>
<ul>
<li>Sementara yang satu lagi… nggak tau deh dia gimana. Gue asal taro aja  dia di tangga rangking itu, biar bisa bareng temen-temennya. Kasian kalo  sendirian. Yang pasti di jidatnya ada tulisan &#8220;Kecengin aku plis, plis,  plis banget&#8221;. Oke mungkin nggak sepanjang itu, tapi kurang lebih  artinya sama. Orang lemah dan baik hati kayak gue udah tentu nggak tahan  buat ngabulin keinginannya.</li>
</ul>
<p>Ya Tuhan, bukannya meragukan kemampuanMu menempatkan orang-orang, tapi  jujur aja butuh kesabaran lebih temenan ama mereka. Suer.</p>
<p>Siang itu kami mengeluarkan uang yang dikumpulkan dengan jerih payah  begadang tengah malam agar bisa melihat Hollywood merusak pengetahuan  kami tentang mitologi Yunani yang benar. Hmm. Maklumlah. Namanya juga  remaja. Kami labil. Kami rela menukar sesuatu yang fundamental untuk  sesuatu yang komplementer, misalnya &#8220;karena gambarnya bagus&#8221;.</p>
<div id="attachment_732" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="size-medium wp-image-732" title="clash_of_the_titans-535x362" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2010/04/clash_of_the_titans-535x362-450x304.jpg" alt="" width="450" height="304" /><p class="wp-caption-text">Suck at history. Literally.</p></div>
<p>Long story short, something unexpected came up.<br />
I had serious fun. :] Terakhir gue ketawa sesinting itu mungkin sekitar,  hmm, masa Mesolitikum.<br />
I had so much fun today that I feel sad. I feel sad for wasting my last  birthdays! Now that&#8217;s not gonna happen anymore. Ever.</p>
<p>Albert Lee, DiAn ChiBi, Meilisa Tiffani &amp; Andrian  Hou unexpectedly showed me a thing or two about birthdays and life.  Pasti nggak sengaja tuh, karena gue yakin pola pikir mereka belum sampe  buat semanipulatif itu. Mungkin dalam 100 atau 150 tahun lagi.</p>
<p>Setiap orang punya peran. Pemimpin, pemecah masalah, pembicara,  penyembuh, pendoa, penggembira, penulis blog yang isinya bullshit, objek  derita, tukang bawa tas, ahli solar guard, korban angkatan, tukang  pesen ujang ke bawah.</p>
<p>Ulang tahun adalah pengingat masa bakti akan peran itu. Nggak ada yang  tahu seberapa lama masa baktimu, tapi yang pasti banyak orang yang nggak  mau sebentar jadi pemimpin atau selamanya jadi objek derita.</p>
<p>Yang gue tahu hari ini adalah, gue akan jadi yang terbaik lakuin peran  gue karena gue pengen, suatu saat nanti, waktu gue berjas di dalam  tanah, kalian akan menaburi kubur gue sambil menangis histeris seperti  orang gila! Karena jauh di dalam lubuk hati kalian, walaupun kalian  malu-malu mengakuinya, kalian sadar tidak ada orang lain yang bisa  lakuin peran gue sama baiknya dan hidup tidak akan sama lagi tanpa Yosua  Omimaru.</p>
<p><em>*plis jangan salah eja namaku di batu nisan*</em></p>
<p>Sampai jumpa di ulang tahun gue yang ke 26!<br />
Dan bila hari itu tiba, berusahalah untuk tidak tereliminasi.</p>

	<br><br><br>Entry yang rada nyambung *dikit* :<br><br>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/08/15/tips-bermain-petasan/" title="Tips Bermain Petasan (Sunday, 15 August 2010)">Tips Bermain Petasan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/05/14/hitted-a-brick-wall/" title="Hitted a Brick Wall (Friday, 14 May 2010)">Hitted a Brick Wall</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/12/12/ninja-assassin/" title="Ninja Assassin (Saturday, 12 December 2009)">Ninja Assassin</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/20/indahnya-kebaikan/" title="Indahnya Kebaikan (Friday, 20 November 2009)">Indahnya Kebaikan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/18/2012/" title="2012 (Wednesday, 18 November 2009)">2012</a></li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yosua.net/2010/04/13/hitung-mundur-menuju-kuburan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ninja Assassin</title>
		<link>http://blog.yosua.net/2009/12/12/ninja-assassin/</link>
		<comments>http://blog.yosua.net/2009/12/12/ninja-assassin/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Dec 2009 16:51:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yosu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alter-ego]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[ironis]]></category>
		<category><![CDATA[rain]]></category>
		<category><![CDATA[yosua]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yosua.net/?p=705</guid>
		<description><![CDATA[*Redaksi : SHITTT. Gue lupa publish post ini! Sorrryy, maafff, gomenasaiii, bon voyage, wo yau cha, dan semua bahasa yang artinya maaf. Enjoy. &#8212; baru dipublish 14 Jan. Sebulan kemudian Inget pas gue bikin post tentang betapa kerennya gue berada di tengah hujan? Dengan sedikit cerita nggak penting tentang Rain? Yeah, hmm soal itu, hmm, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><em>*<strong>Redaksi :</strong><br />
SHITTT. Gue lupa publish post ini!<br />
Sorrryy, maafff, gomenasaiii, bon voyage, wo yau cha, dan semua bahasa yang artinya maaf.<br />
Enjoy. &#8212; baru dipublish 14 Jan. Sebulan kemudian <img src='http://blog.yosua.net/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /><br />
</em></p></blockquote>
<p>Inget pas gue bikin post tentang <a title="Aku &amp; Hujan" href="http://blog.yosua.net/2009/11/09/aku-hujan/" target="_blank">betapa kerennya gue berada di tengah hujan? Dengan sedikit cerita nggak penting tentang Rain? </a>Yeah, hmm soal itu, hmm, gue rasa dia adalah salah satu pembaca rutin blog gue. Karena gue terima gambar ini di inbox gue :</p>
<p><span id="more-705"></span></p>
<div id="attachment_712" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-full wp-image-712" title="20090502_Rain_NinjaAssassin_300" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/12/20090502_Rain_NinjaAssassin_300.jpg" alt="&quot;Lo bukan satu-satunya orang yang keren berada di bawah hujan. Pis brader.&quot; -- Rain" width="300" height="300" /><p class="wp-caption-text">&quot;Lo bukan satu-satunya orang yang keren berada di bawah hujan. Pis brader.&quot; -- Rain</p></div>
<p>Cih, gue nggak tau dia orangnya ternyata sensi gitu.</p>
<p>Gue nonton Ninja Assassin bukan karena gue suka Rain. I dont like Rain. Gue dan pria korea kemayu itu punya sejarah. Sejarah yang tidak menyenangkan. Gue saingan dengan dia memperebutkan tempat di hati seorang wanita dan dengan bangga dan nggak sombong dan tanpa perasaan bahagia apapun, gue menang.</p>
<p>Lo tau perasaan paling aneh yang gue rasain waktu nonton film ini? Awalnya gue mencari-cari apa yang salah. Dan semakin mendekati akhir film, gue semakin mengerti. Yaitu karena di sepanjang film, gue merasa kayak lagi melihat sebuah cermin yang lebarnya bermeter-meter.</p>
<div id="attachment_713" class="wp-caption aligncenter" style="width: 442px"><img class="size-full wp-image-713 " title="resemblance" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/12/resemblance.jpg" alt="See the resemblance?" width="432" height="341" /><p class="wp-caption-text">Bagai pinang dibelah dua.</p></div>
<p>Sekarang gue ngerti kenapa mantan gue dulu terombang-ambing ada di antara kami. Gue baru ngerti banget sulitnya memutuskan antara gue atau Rain. Kalau kau membaca tulisan ini, aku mau minta maap. Sori dulu aku menekanmu dengan pilihan yang sulit. Kalo dulu lo milih dia, tentu sekarang lo udah hidup bahagia bersamanya, punya anak yang sipit-sipit minta ampun. Kayak Song Hae Kyo. Salah gue juga sih nggak ketemu Nikita Willy lebih awal.</p>
<p>Anyway, waktu gue liat judulnya : Ninja Assassin, gue berekspektasi melihat seorang ninja yang membunuh dengan darah dingin, tanpa emosi, bergerak seperti bayangan, menebas seperti angin, berlari tanpa suara, sambil diiringi lagu-lagu populer Amerika, diselingi beberapa logo produk perusahaan yang rela membayar biar produknya dipake oleh tokoh utama dan mungkin, beberapa robot yang bisa berubah menjadi mobil atau vampir yang bisa jalan di siang hari. But oh well, gue lupa si cowok korea sipit ini yang jadi tokoh utama. Inilah wajah pembunuh berdarah dingin yang gue liat setelah ngantri 20 menit lebih bersama cewek-cewek penggemar drakula :</p>
<p style="text-align: center;">
<div id="attachment_714" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-full wp-image-714 " title="comicconninjapic1" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/12/comicconninjapic1.jpg" alt="Nice. Cold blooded killer." width="300" height="500" /><p class="wp-caption-text">You&#39;re a killer. You kill me with your wig. Oh wait, that&#39;s real?</p></div>
<p>He kills me. Kalaupun nggak, gue akan bunuh diri sendiri. Gue udah menyia-nyiakan 20 menit masa muda gue yang penuh pesona dan gairah menggelora. Gue udah menyia-nyiakan kesempatan cinta karena saat cewek-cewek yang ngantri sama gue bertanya &#8220;Nonton juga ko? Sendirian aja? Nonton apa, ko?&#8221;, gue dengan pedenya bilang : &#8220;NINJA ASISIN!&#8221; Gue nggak pernah ngerti kenapa mereka memandang dengan begitu anehnya, semacam tatapan perasaan iba dan kasian sama gue. PASTI KARENA RAIN. KARENA AKU MENONTON FILM RAIN! RAINNNN! BAJINGAN KAUU! Sekarang gue pasti udah sms-an goodnight-goodnight sama cewek-cewek chinese berkaki jenjang itu, seandainya gue dengan pedenya menjawab : NYU-MUN!</p>
<p>&#8230;sampai kapan pun, selama aku mencintai hujan, aku akan tetap membenci Rain.</p>

	<br><br><br>Entry yang rada nyambung *dikit* :<br><br>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/05/14/hitted-a-brick-wall/" title="Hitted a Brick Wall (Friday, 14 May 2010)">Hitted a Brick Wall</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/04/13/hitung-mundur-menuju-kuburan/" title="Hitung Mundur Menuju Kuburan (Tuesday, 13 April 2010)">Hitung Mundur Menuju Kuburan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/20/indahnya-kebaikan/" title="Indahnya Kebaikan (Friday, 20 November 2009)">Indahnya Kebaikan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/18/2012/" title="2012 (Wednesday, 18 November 2009)">2012</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/11/yosua-onimaru/" title="Yosua Onimaru (Wednesday, 11 November 2009)">Yosua Onimaru</a></li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yosua.net/2009/12/12/ninja-assassin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Indahnya Kebaikan</title>
		<link>http://blog.yosua.net/2009/11/20/indahnya-kebaikan/</link>
		<comments>http://blog.yosua.net/2009/11/20/indahnya-kebaikan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 14:03:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yosu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life Logs]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[ironis]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<category><![CDATA[yosua]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yosua.net/?p=700</guid>
		<description><![CDATA[Temen : Dulu sebelum ketemu lo, gue orangnya bodoh dan naif&#8230; Gue : Itulah gunanya temen bro. Kalo bukan gue yang perduli membuka mata lo, siapa lagi yang akan kasi tau lo bahwa orang di luar sana nggak segan-segan menikam lo dari belakang. Di luar sana orang bertahan hidup dengan memakan orang lain. Bahkan orang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Temen :</strong> Dulu sebelum ketemu lo, gue orangnya bodoh dan naif&#8230;</p>
<p><strong>Gue :</strong> Itulah gunanya temen bro. Kalo bukan gue yang perduli membuka mata lo, siapa lagi yang akan kasi tau lo bahwa orang di luar sana nggak segan-segan menikam lo dari belakang. Di luar sana orang bertahan hidup dengan memakan orang lain. Bahkan orang yang keliatannya baik buat lo. Jadi sekarang ceritanya setelah ketemu gue lo udah berubah dong? Jadi apa? Jadi pinter dong.</p>
<p><strong>Temen :</strong> &#8230;jadi bodoh dan paranoid. Duit gue kapan lo mo balikin?</p>
<p>Pesan moral :</p>
<blockquote><p>Kalo lo merasa udah membantu seseorang, nggak usah dikonfirmasi. Sapa tau cuma perasaan lo doang.</p></blockquote>

	<br><br><br>Entry yang rada nyambung *dikit* :<br><br>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/08/15/tips-bermain-petasan/" title="Tips Bermain Petasan (Sunday, 15 August 2010)">Tips Bermain Petasan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/05/14/hitted-a-brick-wall/" title="Hitted a Brick Wall (Friday, 14 May 2010)">Hitted a Brick Wall</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/04/13/hitung-mundur-menuju-kuburan/" title="Hitung Mundur Menuju Kuburan (Tuesday, 13 April 2010)">Hitung Mundur Menuju Kuburan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/12/12/ninja-assassin/" title="Ninja Assassin (Saturday, 12 December 2009)">Ninja Assassin</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/18/2012/" title="2012 (Wednesday, 18 November 2009)">2012</a></li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yosua.net/2009/11/20/indahnya-kebaikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>2012</title>
		<link>http://blog.yosua.net/2009/11/18/2012/</link>
		<comments>http://blog.yosua.net/2009/11/18/2012/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 16:16:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yosu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Current Affairs]]></category>
		<category><![CDATA[box office]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[ironis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yosua.net/?p=694</guid>
		<description><![CDATA[fanatik : &#8220;Film 2012 ini sesat! Orang jadi percaya bahwa 2012 itu kiamat! Film ini harus dilarang main di bioskop!&#8221; gue : &#8220;Lho film ini kan fiksi?&#8221; fanatik : &#8220;Iya tapi orang bodoh kan percaya!&#8221; gue : &#8220;Kalo gitu orang bodoh yang harus dilarang nonton di bioskop daripada orang pinter nggak bisa dapet entertainment!&#8221; Pesan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>fanatik :</strong> &#8220;Film 2012 ini sesat! Orang jadi percaya bahwa 2012 itu kiamat! Film ini harus dilarang main di bioskop!&#8221;<strong> </strong></p>
<p><strong>gue :</strong> &#8220;Lho film ini kan fiksi?&#8221;<strong></strong></p>
<p><strong>fanatik :</strong> &#8220;Iya tapi orang bodoh kan percaya!&#8221;<strong></strong></p>
<p><strong>gue :</strong> &#8220;Kalo gitu orang bodoh yang harus dilarang nonton di bioskop daripada orang pinter nggak bisa dapet entertainment!&#8221;</p>
<p>Pesan moral :</p>
<blockquote><p>Nggak semua orang indon goblok kayak lo pade!</p></blockquote>

	<br><br><br>Entry yang rada nyambung *dikit* :<br><br>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/04/13/hitung-mundur-menuju-kuburan/" title="Hitung Mundur Menuju Kuburan (Tuesday, 13 April 2010)">Hitung Mundur Menuju Kuburan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/12/12/ninja-assassin/" title="Ninja Assassin (Saturday, 12 December 2009)">Ninja Assassin</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/20/indahnya-kebaikan/" title="Indahnya Kebaikan (Friday, 20 November 2009)">Indahnya Kebaikan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/06/10/bahasa-melankolis/" title="Bahasa Melankolis (Wednesday, 10 June 2009)">Bahasa Melankolis</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/05/02/kiamat-sudah-dekat-segera-les-english/" title="Kiamat sudah dekat! Segera LES ENGLISH! (Saturday, 2 May 2009)">Kiamat sudah dekat! Segera LES ENGLISH!</a></li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yosua.net/2009/11/18/2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bahasa Melankolis</title>
		<link>http://blog.yosua.net/2009/06/10/bahasa-melankolis/</link>
		<comments>http://blog.yosua.net/2009/06/10/bahasa-melankolis/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2009 09:41:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yosu</dc:creator>
				<category><![CDATA[satire]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[humor]]></category>
		<category><![CDATA[ironis]]></category>
		<category><![CDATA[melankolis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yosua.net/?p=584</guid>
		<description><![CDATA[Lu ho! Lu ho bo? Ciak pa boey? La ho. *dan salam dalam bahasa cina lainnya yang berarti &#8220;Selamat malam cinta!&#8221;* Ribuan tahun yang lalu, manusia begitu makmur, begitu bersatu, begitu kuat karena dulu hanya ada satu bahasa di bumi. Manusia lalu membuat sebuah menara yang begitu tinggi agar mereka bisa mencapai Tuhan. Menara itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lu ho!<br />
Lu ho bo?<br />
Ciak pa boey?<br />
La ho.<br />
<em> *dan salam dalam bahasa cina lainnya yang berarti &#8220;Selamat malam cinta!&#8221;*</em></p>
<p>Ribuan tahun yang lalu, manusia begitu makmur, begitu bersatu, begitu kuat karena dulu hanya ada satu bahasa di bumi. Manusia lalu membuat sebuah menara yang begitu tinggi agar mereka bisa mencapai Tuhan. Menara itu bernama Babel, singkatan dari Bangka-Belitung. Halah. Kagak pake singkatan-singkatan, Babel doang.</p>
<p><span id="more-584"></span></p>
<div id="attachment_599" class="wp-caption aligncenter" style="width: 360px"><img class="size-full wp-image-599" title="menara babel" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/06/superstock_900-8204.jpg" alt="Pertama kalinya istilah &quot;Tender Proyek&quot; diciptakan." width="350" height="311" /><p class="wp-caption-text">Pertama kalinya istilah &quot;Tender Proyek&quot; diciptakan.</p></div>
<p>Di tengah proses pengerjaan konstruksi menara, Tuhan berpikir&#8230; Bagaimana nasib umat-umatku nanti di masa depan yang mengambil karir sebagai penerjemah atau pengajar bahasa asing? Mereka akan kehilangan pekerjaan dan terpaksa mengemis di pinggir jalan! Pikiran itu, plus, Tuhan murka karena manusia berusaha dan berpikir untuk sama seperti Tuhan. Maka Tuhan menyabotase proses kontruksi dan memecah bahasa di muka bumi. Sejak saat itu, manusia terpecah belah dan ada banyak bahasa di bumi ini.</p>
<p>&#8230;kadang Tuhan suka aneh juga.</p>
<p>Dating now, ada 5.000 hingga 10.000 bahasa yang muncul dan hilang di muka bumi. Angka itu belum mencakup bahasa auxiliary dan bahasa-bahasa modifikasi lainnya. Di Indonesia sendiri selain bahasa Indonesia EYD, ada juga bahasa Indonesia pemerintah (Saya menunjuk daripada Letnan untuk mengambil alih kekuasaan), ada bahasa Indonesia aneh (Rumah ini mau dijual), ada bahasa Indon (Gue suka bangat sama lo) dan lain-lain.</p>
<p>Untuk hari ini, gue pengen banget memperkenalkan bahasa yang sudah lama akrab dengan kehidupan gue : Bahasa Melankolis. Tidak ada perbedaan yang signifikan dalam penggunaan kosakata antara bahasa melankolis dan bahasa Indonesia, hanya sedikit perbedaan perasaan aja. Bila bahasa Indonesia terdengar nasionalis, bahasa Perancis terdengar romantis dan bahasa Cina terdengar seperti kereta api tanpa rem, maka bahasa melankolis terdengar&#8230; emosional.</p>
<p>Hanya ada dua aturan dalam penggunaan bahasa melankolis :</p>
<ol>
<li>Bila panjang, pendekkan. Bila pendek, panjangkan. Bila sedang, ganti penggunaan kosakata dengan kata lain yang lebih menyayat hati atau melindungi perasaan rapuhmu.</li>
<li>Be emotional.</li>
</ol>
<p>Oke, itu cukup mudah. Berikut ini gue berikan beberapa contoh kalimat yang umum digunakan dari pustaka bahasa melankolis Indonesia. Selamat belajar!</p>
<p><strong>Bahasa Umum :</strong> Gue orangnya terlalu perfeksionis, terlalu moody, selalu diombang-ambingkan perasaan, posesif, terlalu teliti, penuh manipulasi, tukang kritik, menyimpan dendam, tidak suka membagi isi hati tapi tak segan mengumbar raut wajah, irritating, suka menyudut di ruangan, dramatis, terlalu perhitungan, menuntut perhatian dan masih banyak lagi.<br />
<strong>Bahasa Melankolis :</strong> Aku melan.</p>
<div id="attachment_284" class="wp-caption aligncenter" style="width: 370px"><img class="size-full wp-image-284" title="bayi" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2008/12/dsc00300_r.jpg" alt="bayi" width="360" height="270" /><p class="wp-caption-text">Aku melan.</p></div>
<p style="text-align: center;">
<p><strong>Bahasa Umum :</strong> <span style="text-decoration: underline;">Khusus untuk hari ini</span>, gue orangnya terlalu perfeksionis, terlalu moody, selalu diombang-ambingkan perasaan, posesif, terlalu teliti, penuh manipulasi, tukang kritik, menyimpan dendam, tidak suka membagi isi hati tapi tak segan mengumbar raut wajah, irritating, suka menyudut di ruangan, dramatis, terlalu perhitungan, menuntut perhatian dan masih banyak lagi.<br />
<strong>Bahasa Melan :</strong> Aku <span style="text-decoration: underline;">lagi</span> melan.</p>
<p><strong>Bahasa Umum :</strong> Gue bangga terlahir melankolis.<br />
<strong>Bahasa Melan :</strong> <em>*teriak kuat-kuat*</em> SIALL! Tes kepribadian gue melankolisnya 99! Ke mana satu point yang hilang itu?</p>
<p><strong>Bahasa Umum :</strong> Aku melankolis.<br />
<strong>Bahasa Melan :</strong> Gue gelap. Misterius. Penuh teka-teki. Kadang gue sendiri nggak tau gue itu apa. Gue abstrak. Gue berbeda dengan manusia lainnya. Gue tau itu. Ada sesuatu yang bersembunyi di balik wajah bahagia gue. Sesuatu yang mengendap-endap dan suatu hari nanti akan keluar dan menyeruak untuk melakukan entah apa.</p>
<div id="attachment_592" class="wp-caption aligncenter" style="width: 410px"><img class="size-full wp-image-592" title="Perasaan yang tersimpan selama ini suatu saat akan keluar!" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/06/chickenanger.jpg" alt="Perasaan yang tersimpan selama ini suatu saat akan keluar!" width="400" height="396" /><p class="wp-caption-text">Perasaan yang tersimpan selama ini suatu saat akan keluar!</p></div>
<p><strong>Bahasa Umum :</strong> Gue melankolis dan gue jatuh cinta sama lo.<br />
<strong>Bahasa Melan :</strong> Gue gelap. Misterius. Penuh teka-teki. Kadang gue sendiri nggak tau gue itu apa. Gue berbeda dengan manusia lainnya. Gue tau itu. Ada sesuatu yang bersembunyi di balik wajah bahagia gue. Sesuatu yang mengendap-endap dan suatu hari nanti akan keluar dan menyeruak untuk melakukan entah apa. Tapi lu&#8230; lu adalah cahaya. Lu membuat sesuatu itu tidur tenang, hangat dalam pelukan sinar mata lu. &#8230;karenanya gue butuh lo. Tetap tinggal di hati gue, dan jaga agar sesuatu itu tetap tidur. Kalo lu pergi, jangan heran kalo melihat sesuatu itu berjalan-jalan di siang hari dan melakukan sesuatu yang mengerikan.</p>
<p><strong>Bahasa Umum :</strong> Gue moody, kadang gue senang, kadang gue bahagia, kadang gue rajin, kadang gue sedih, kadang gue pengen bunuh diri, kadang gue pemarah.<br />
<strong>Bahasa Melan :</strong> Ada banyak kepribadian terpisah yang bertarung untuk merebut kontrol dalam kepala gue.</p>
<div id="attachment_593" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="size-full wp-image-593" title="Kepribadian ganda akhir-akhir ini makin ngetrend." src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/06/062307multiple_personality.gif" alt="Kepribadian ganda akhir-akhir ini makin ngetrend." width="450" height="294" /><p class="wp-caption-text">Kepribadian ganda akhir-akhir ini makin ngetrend.</p></div>
<p><strong>Bahasa Umum :</strong> Gue introvert, gue suka teori tentang kegilaan, gue mencari jati diri gue dan gue kadang curiga bahwa gue bukanlah gue.<br />
<strong>Bahasa Melan :</strong> Gue suka filsafat.</p>
<p><strong>Bahasa Umum :</strong> Gue suka mencari detail yang sapa tau adalah kesalahan. Masa bodoh soal kelebihan, yang penting kesalahan dulu.<br />
<strong>Bahasa Melan :</strong> Gue orangnya suka menganalisa.</p>
<p><strong>Bahasa Umum :</strong> Gue menghargai dan suka apa yang lo buat, tapi masih banyak hal yang bisa lo lakuin biar hasil lo lebih maksimal.<br />
<strong>Bahasa Melan :</strong> Tulisan lo terlalu ke kanan 0,25cm. Margin kiri sama kanan lo beda. Layer-layer lo nggak digroup. Metadata blom diisi. Serta setting Rich Black blom lo centang.</p>
<p><strong>Bahasa Umum :</strong> Apa pun buah pikiran lo, terlepas dari benar atau salah, gue punya pendapat soal itu. Kecuali kalo tidak terbantahkan.<br />
<strong>Bahasa Melan :</strong> Gue orangnya suka fakta.</p>
<p><strong>Bahasa Umum :</strong> Gue nggak suka akan apa yang lo lakukan dan lo harus tahu. Karena itu gue kasi tau lo <span style="text-decoration: underline;">secara jelas</span>!<br />
<strong>Bahasa Melan :</strong> <em>*murung, lalu bikin jurnal, tulis diari, bikin wallpaper, status YM atau entry blog tentang orang yang ngeselin hari ini.* *dalam konteks <span style="text-decoration: underline;">anonim (tanpa nama)</span>, karena orang itu supposed to know bahwa yang gue maksud adalah dia.*</em></p>
<p><strong>Bahasa Umum :</strong> Gue menghargai apa yang lo lakukan buat gue hari ini dan ini adalah apresiasi terbesar yang bisa gue kasih buat lo. <span style="text-decoration: underline;">Gue tunjukkin pada semua orang betapa lo sangat membantu gue</span>.<br />
<strong>Bahasa Melan :</strong> <em>*tersenyum, lalu bikin jurnal, tulis diari, bikin wallpaper, status YM atau entry blog tentang orang yang membantu gue hari ini.* *dalam konteks <span style="text-decoration: underline;">anonim (tanpa nama),</span> karena semua orang supposed to know bahwa yang gue maksud adalah dia.*</em></p>
<p><strong>Bahasa Umum :</strong> Gue pengen bilang banyak hal sama lo, tapi gue tahu bahwa lu udah tau isi hati gue. Karena semua orang di dunia bisa membaca pikiran gue kapan pun gue mau. Bahkan saat YM gue invisible.<br />
<strong>Bahasa Melan :</strong> . . .</p>
<p><strong>Bahasa Umum :</strong> Gue gagal akrab sama orang di hari pertama.<br />
<strong>Bahasa Melan :</strong> Semua orang membenci gue.</p>
<div id="attachment_590" class="wp-caption aligncenter" style="width: 406px"><a href="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/06/sad-vader.jpg"><img class="size-full wp-image-590" title="Semua orang membenci gue." src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/06/sad-vader.jpg" alt="Semua orang membenci gue." width="396" height="297" /></a><p class="wp-caption-text">Semua orang membenci gue.</p></div>
<p><strong>Bahasa Umum :</strong> Gue lagi butuh perhatian. Plis buzz ym gue, atau kasih komen buat status gue, atau sms yang menguatkan atau apa aja terserah.<br />
<strong>Bahasa Melan :</strong> &#8211; Biarkan aku sendiri dalam ketenangan malam.<br />
- <em>&lt;masukkan jenis emosi di sini&gt;</em> BANGET! e.g : KESEL BANGET!, BETE BANGET!<br />
- Leave me alone! Tinggalkan aku sendiri!<br />
- Biarlah gue menangis sendiri.<br />
- Semoga ini semua cuma mimpi.</p>
<p><strong>Bahasa Umum :</strong> Gue lagi nangis.<br />
<strong>Bahasa Melan :</strong> Kau menerawang jauh, jauh ke dalam telaga di balik mataku. Kukirim kembali jejak puisi yang sudah lama lalu. Basah dalam keriap akan kenangan tentang kamu.</p>
<p><strong>Bahasa Umum :</strong> Kunci dari kebahagiaan adalah latihan fisik! <em>*wah keren! gue harus bagi quote ini dengan orang lain biar mereka juga tau dan mengerti!*</em><br />
<strong>Bahasa Melan :</strong> <em>*tulis quote dalam bahasa latin atau perancis atau bahasa planet lain &#8212; yang penting bukan bahasa yang bisa diterjemahkan oleh orang yang ada di friend list gue*</em></p>
<p><strong>Bahasa Umum :</strong> Gue nggak suka ide gue yang brilian dan cemerlang diganti atau dimodifikasi oleh lo.<br />
<strong>Bahasa Melan :</strong> Lo terlalu koleris.</p>
<p><strong>Bahasa Umum :</strong> Lo terlalu berlebihan. Tapi seenggak-enggaknya, lo emang berguna jadi juru bicara buat kelompok gue.<br />
<strong>Bahasa Melan :</strong> Lo terlalu sanguin.</p>
<p><strong>Bahasa Umum :</strong> Lo adalah teman terbaik gue! Gampang dimanipulasi!<br />
<strong>Bahasa Melan :</strong> Lo terlalu phlegmatis.</p>
<p><strong>Bahasa Umum :</strong> Lo terlalu perfeksionis, terlalu moody, selalu diombang-ambingkan perasaan, posesif, terlalu teliti, penuh manipulasi, tukang kritik, menyimpan dendam, tidak suka membagi isi hati tapi tak segan mengumbar raut wajah, irritating, suka menyudut di ruangan, dramatis, terlalu perhitungan, menuntut perhatian dan masih banyak lagi.<br />
<strong>Bahasa Melan :</strong> Itu wajar. Semua orang dalam hidupnya paling nggak pernah sekali begitu. Gue juga pernah.</p>
<div id="attachment_597" class="wp-caption aligncenter" style="width: 415px"><a href="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/06/hobbs_perfectionist_nov_05.jpg"><img class="size-medium wp-image-597" title="Perfeksionis" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/06/hobbs_perfectionist_nov_05-450x358.jpg" alt="Kurang titik. Kelebihan spasi. Kurang koma. Kebanyakan konsonan. Nggak ada rima." width="405" height="322" /></a><p class="wp-caption-text">Kurang titik. Kelebihan spasi. Kurang koma. Kebanyakan konsonan. Nggak ada rima.</p></div>
<p style="text-align: center;">
<p><strong>Bahasa Umum :</strong> Gue orangnya pesimis.<br />
<strong>Bahasa Melan :</strong> Gue suka menganalisa resiko.</p>
<p><strong>Bahasa Umum :</strong> Lo terlalu optimis.<br />
<strong>Bahasa Melan :</strong> Lo terlalu menggantungkan diri pada mukzizat.</p>
<p><strong>Bahasa Umum :</strong> Pendapat lo nggak sama dengan pendapat gue. Berhubung pendapat gue adalah pendapat yang lahir dari seseorang yang suka menganalisa, punya pikiran sempurna, mendalam dan berlapis, maka sudah pasti pendapat gue adalah yang benar dan pendapat lo adalah yang salah.<br />
<strong>Bahasa Melan :</strong> Lo nggak logis.</p>
<p><strong>Bahasa Umum :</strong> Gue lebih suka komunikasi dengan tulisan karena dengan demikian gue bisa berpikir panjang sebelum menyampaikan apa yang pengen gue sampaikan. Kalimat apa yang paling manipulatif. Kalimat apa yang akan membuatnya menyesal. Kalimat apa yang paling menusuk. Kalimat apa yang paling mewakili keadaan sedih gue. Emoticon apa yang paling mengena. Karenanya gue jatuh cinta pada YM.<br />
<strong>Bahasa Melan :</strong> Jiwa gue lebih jujur berkata-kata melalui tulisan.</p>
<p><strong>Bahasa Umum :</strong> Lagu ini sedih banget kata-katanya.<br />
<strong>Bahasa Melan :</strong> Lagu ini mewakili hidup gue banget. <em>*paste lirik lagunya di mana-mana*</em></p>
<p><strong>Bahasa Umum :</strong> Lagu ini sedih banget nadanya.<br />
<strong>Bahasa Melan :</strong> Lagu ini mewakili perasaan gue banget.</p>
<p><strong>Bahasa Umum :</strong> Lagu ini udah kata-katanya sedih, nadanya juga sedih banget.<br />
<strong>Bahasa Melan :</strong> Lagu ini gue banget.</p>
<p><strong>Bahasa Umum :</strong> Lagu ini udah kata-katanya sedih, nadanya juga sedih banget. <em>*eh ada gebetan nongol*</em><br />
<strong>Bahasa Melan :</strong> Lagu ini&#8230; <em>*menitikkan air mata*</em></p>
<p><strong>Bahasa Umum :</strong> Isi blog entry ini bener banget. Gue emang gitu.<br />
<strong>Bahasa Melan :</strong> <em>*dalam hati*</em> Yosu menulis entry ini pasti karena gue seorang.</p>
<p>Yeah, right. You wish.</p>
<p>Anyway, tulisan hari ini terpaksa saya akhiri hari ini karena sebentar lagi saya harus berangkat ke daerah lain untuk membawakan seminar dengan judul &#8220;Orang Melan Gampang Naik Gaji?&#8221;. Dan berikut ini adalah buku menarik yang saya temukan di toko buku terdekat kemaren :</p>
<div id="attachment_601" class="wp-caption aligncenter" style="width: 329px"><img class="size-full wp-image-601" title="melankolis_for_dummies" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/06/melankolis_for_dummies.jpg" alt="Nice book buat yang pengen melannya lebih permanen!" width="319" height="400" /><p class="wp-caption-text">Nice book buat yang pengen melannya lebih permanen!</p></div>
<p>Sampai jumpa di pertemuan berikutnya!</p>

	<br><br><br>Entry yang rada nyambung *dikit* :<br><br>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/08/15/tips-bermain-petasan/" title="Tips Bermain Petasan (Sunday, 15 August 2010)">Tips Bermain Petasan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/05/14/hitted-a-brick-wall/" title="Hitted a Brick Wall (Friday, 14 May 2010)">Hitted a Brick Wall</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/04/13/hitung-mundur-menuju-kuburan/" title="Hitung Mundur Menuju Kuburan (Tuesday, 13 April 2010)">Hitung Mundur Menuju Kuburan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/12/12/ninja-assassin/" title="Ninja Assassin (Saturday, 12 December 2009)">Ninja Assassin</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/20/indahnya-kebaikan/" title="Indahnya Kebaikan (Friday, 20 November 2009)">Indahnya Kebaikan</a></li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yosua.net/2009/06/10/bahasa-melankolis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>41</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kiamat sudah dekat! Segera LES ENGLISH!</title>
		<link>http://blog.yosua.net/2009/05/02/kiamat-sudah-dekat-segera-les-english/</link>
		<comments>http://blog.yosua.net/2009/05/02/kiamat-sudah-dekat-segera-les-english/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 May 2009 08:26:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yosu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Religion]]></category>
		<category><![CDATA[satire]]></category>
		<category><![CDATA[barrack obama]]></category>
		<category><![CDATA[english]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[humor]]></category>
		<category><![CDATA[ironis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yosua.net/?p=560</guid>
		<description><![CDATA[Surat dari Uskup Mathias Alexander Mikael Ekklesia di gereja Vatikan cabang Roma : Syalom saudara-saudara yang terkasih dalam nama spaghetti italia. Senang rasanya hari ini saya bisa membagikan kabar baik kepada kalian semua. Kabar keselamatan yang akan menyelamatkan jiwa anda. Ini bukan MLM. Bukan juga perekrutan agen asuransi. Ini adalah panggilan misi kepada setiap jiwa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Surat dari Uskup Mathias Alexander Mikael Ekklesia di gereja Vatikan cabang Roma :</p>
<p>Syalom saudara-saudara yang terkasih dalam nama spaghetti italia. Senang rasanya hari ini saya bisa membagikan kabar baik kepada kalian semua. Kabar keselamatan yang akan menyelamatkan jiwa anda. Ini bukan MLM. Bukan juga perekrutan agen asuransi. Ini adalah panggilan misi kepada setiap jiwa yang terhilang di luar sana.</p>
<p>Tahukah anda kabar baik itu?<br />
Kiamat -sudah- dekat.</p>
<p><span id="more-560"></span></p>
<p>Itu artinya tidak perlu lagi bangun pagi untuk kerja. Tidak perlu lagi menghitung keuangan untuk fit-in rekening kartu kredit. Tidak perlu lagi PDKT. Tidak perlu lagi membeli bensin. Tidak perlu lagi melihat orang lalu lalang di mall pake iPhone. Tidak perlu lagi menulis blog. TIDAK PERLU LAGI! BOHOO!</p>
<p>Kita semua akan ke surga!<br />
&#8230;tapi mungkin tidak semua.</p>
<p>Renungkan hidup anda selama ini. Ya, renungkan. Setiap kesalahan&#8230; setiap hal yang tidak berkenan. Perasaan yang mengganggu di relung hati itu, yang sekarang anda rasakan&#8230; Betul! ANDA TIDAK AKAN MASUK SURGA! Selama anda masih bilang : &#8220;Beli iPhone nggak worthed!&#8221;, anda tidak akan pernah masuk surga. Karena : <strong>1. </strong>iPhone is mega-cool, dan <strong>2.</strong> nggak ada lagi orang waras di eropa ato amerika yang pake kata worthed.</p>
<div id="attachment_565" class="wp-caption aligncenter" style="width: 330px"><a rel="attachment wp-att-565" href="http://blog.yosua.net/2009/05/02/kiamat-sudah-dekat-segera-les-english/english-first-language/"><img class="size-full wp-image-565" title="english-first-language" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/05/english-first-language.jpg" alt="Amen." width="320" height="204" /></a><p class="wp-caption-text">Amen.</p></div>
<p>Gimana mo masuk surga kalo english masih belepotan? Tahukah anda bahwa bahasa resmi di sorga adalah english? Bertobatlah! Dengarlah panggilan itu! Bunyi sangkakala semakin mendekat setiap hari! Tinggalkan manusia lama dan beralihlah ke manusia baru. Tinggalkan dosa-dosa berikut:</p>
<ul>
<li>Worthed</li>
</ul>
<p>Aku menangis iba dan perih di dalam hati setiap ada saudaraku di luar sana yang menyebut : iPhone itu nggak worthed. Bukan karena engkau menghina iPhone, tapi karena aku membayangkan wajah orang-orang bule yang engkau kagumi mendengar engkau menyebut worthed. Aku berdoa setiap hari di samping ranjangku agar bule-bule itu salah dengar dan mengira kau menyebut worth it.</p>
<p>Demi anak kucing St. Peter! Terakhir orang pake kata worthed adalah waktu orang-orang berbaju besi masih memburu naga! Ini ironis. Karena orang-orang yang berusaha untuk tampil modern, terjeblos jadi orang yang medieval. Sama seperti orang-orang yang berusaha tampil beda dengan cara mengenakan pakaian yang dipakai semua orang.</p>
<p>Penggunaan yang berkenan :<br />
- This house <strong>is worth a million</strong>.<br />
- iPhone <strong>is worth more</strong> than your BB. <em>*kalimat yang sangat benar*</em><br />
- I&#8217;d love to do it! The car <strong>worth it</strong>. <em>*bukan worthed*</em><br />
- Aye, woe <strong>worthed</strong> the man that crosses me. <em>*jaman kuda gigit besi*</em></p>
<ul>
<li>Boring</li>
</ul>
<p>Dan aku juga menangis iba, saat seorang sahabatku yang kukasihi berkata : &#8220;Iya nih yos, gue lagi boring banget&#8221;. Dunia serasa meledak setiap gue denger kalimat itu. Hati gue perih setiap saat gue membayangkan sahabatku yang nggak masuk surga karena dia&#8230; boring.</p>
<p>Engkau, tidak boring. Engkau bored. Tapi kalo lama-lama lu terus-terusan pake kata boring, ya, lu boring juga. Boring tidak sama dengan bored. <strong>Boring adalah membosankan (kata kerja), bored adalah bosan (kata sifat).</strong> Jadi hari ini paling tidak lu tau kebenarannya, apa yang dipikirkan bule-bule itu waktu lu bilang : I am so boring. Dan butuh mukzizat luar biasa untuk bisa membuat bule-bule itu salah dengar boring menjadi bored.</p>
<p>Penggunaan yang berkenan :<br />
- I feel <strong>bored</strong>. Atau, I&#8217;m <strong>bored</strong>. *<em>bukan boring!*</em><br />
- This blog <strong>is boring</strong>. <em>*contoh kalimat yang salah, karena this blog is not boring*</em><br />
- Chasing girls <strong>is boring</strong>. <em>*contoh kalimat yang salah juga, karena chasing girls is not boring*</em><br />
- BB <strong>is boring</strong>. <em>*contoh kalimat yang benar*</em></p>
<ul>
<li>Exciting</li>
</ul>
<p>Ya, dan aku menangis dalam taraf iba yang sama saat saudaraku yang terkasih bilang : I am so exciting. Engkau memang sangat exciting, tapi sampai pada saat lu bilang lu exciting, lu jadi boring.</p>
<p>Sama seperti boring &#8211; bored, begitu pula exciting &#8211; excited. <strong>Exciting = menyenangkan, menarik (kata kerja) sementara excited = senang, tertarik, bahagia (kata sifat).</strong></p>
<p>Penggunaan yang berkenan :<br />
- I feel so <strong>excited</strong>! <em>*bukan exciting*</em><br />
- I am so <strong>exciting</strong>! <em>*antara lo pd abis, atau lu perlu diselamatkan dari neraka yang menyala-nyala*</em></p>
<ul>
<li>Dan dosa-dosa kronis lainnya</li>
</ul>
<p>Tapi semua belum terlambat. Karena kuasa penebusan itu nyata. Senyata lagu soundtrack Mukzizat Itu Nyata. Sebelum kiamat tiba, film Knowing menjadi nyata, kejarlah jalan yang benar! Jalan yang benar adalah mengambil kelas english. Seminggu sekali. Setengah jam setiap sesi. Anda akan lebih mungkin masuk surga dan gue akan lebih cinta sama lo. Just for your info, mami dari anak-anak gue harus TOEFL minimal 500.</p>
<div id="attachment_564" class="wp-caption aligncenter" style="width: 316px"><a rel="attachment wp-att-564" href="http://blog.yosua.net/2009/05/02/kiamat-sudah-dekat-segera-les-english/funny-church-sign/"><img class="size-full wp-image-564" title="funny-church-sign" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/05/funny-church-sign.jpg" alt="Yes. Let the church help kill you." width="306" height="249" /></a><p class="wp-caption-text">Yes. Let the church &quot;help&quot;.</p></div>
<p>Saudara-saudara terkasih, kita akan bersama-sama menikmati indahnya hidup kekal di dalam surgawi. Bagikan surat ini ke dua puluh orang lainnya agar kita bisa bersama-sama di surga dan bikin klub <strong>Sola-Fide-Sola-Gratia-Sola-Scriptura-Sola-ENGLISH</strong>. Gue pasti sukses jadi pengurus subdivisi HRD di situ. Bila anda tidak memforward surat ini, maka anda akan tertimpa musibah dan <span style="text-decoration: underline;">tidak akan ada yang bisa menyelamatkan and</span>a.</p>
<div id="attachment_567" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><a rel="attachment wp-att-567" href="http://blog.yosua.net/2009/05/02/kiamat-sudah-dekat-segera-les-english/engrish-funny-chinese-dictionary/"><img class="size-medium wp-image-567" title="engrish-funny-chinese-dictionary" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/05/engrish-funny-chinese-dictionary-450x337.jpg" alt="Bahkan kamus ini pun tidak akan bisa menyelamatkan engkau!" width="450" height="337" /></a><p class="wp-caption-text">Bahkan kamus ini pun tidak akan bisa menyelamatkan engkau!</p></div>
<p>- Barrack Obama walaupun sekolah di menteng, tapi menguasai english dengan baik. Dia diangkat menjadi the president of united states.<br />
- Oprah Winfrey walaupun hitam legam dan mukanya aneh, tapi karena menguasai english dengan baik, acaranya laris manis dan disukai banyak orang.<br />
- Adolf Hitler adalah orang yang berkemauan keras dan punya banyak potensi untuk sukses. Tapi dia tidak sempat hidup sampai era internet dan dunia blog sehingga tidak sempat membaca surat ini. Akibatnya, Nazi gagal menguasai dunia.<br />
- Napoleon Bonaparte tidak pernah belajar english. Seperti yang kita tahu, obsesinya menguasai dunia gagal total. Hal yang sama terjadi pada Alexander The Great, kerajaan Romawi, Nobunaga dan kerajaan Malaka.</p>
<p>Renungkan kabar baik ini dan simpan di dalam hati. Bila anda melakukannya, niscaya sukses akan menghampiri anda. Bila tidak, doa ku akan terus aku panjatkan untuk kehidupan dan kesempatan yang masih ada. Bila bimbang, duduk diam di dalam kamar, kunci pintu dan buka facebook agar pikiran anda tenang.</p>
<div id="attachment_563" class="wp-caption aligncenter" style="width: 363px"><a rel="attachment wp-att-563" href="http://blog.yosua.net/2009/05/02/kiamat-sudah-dekat-segera-les-english/no-spitting-sign/"><img class="size-full wp-image-563" title="no-spitting-sign" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/05/no-spitting-sign.jpg" alt="Kami menghormati pendapat anda." width="353" height="130" /></a><p class="wp-caption-text">Kami menghormati pendapat anda.</p></div>
<p>Syalom.</p>
<p>Uskup Mathias Alexander Mikael Ekklesia<br />
Vatikan cabang Roma<br />
&#8211; seberang Papa Ron Pizza</p>

	<br><br><br>Entry yang rada nyambung *dikit* :<br><br>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/08/15/tips-bermain-petasan/" title="Tips Bermain Petasan (Sunday, 15 August 2010)">Tips Bermain Petasan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/04/13/hitung-mundur-menuju-kuburan/" title="Hitung Mundur Menuju Kuburan (Tuesday, 13 April 2010)">Hitung Mundur Menuju Kuburan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/12/12/ninja-assassin/" title="Ninja Assassin (Saturday, 12 December 2009)">Ninja Assassin</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/20/indahnya-kebaikan/" title="Indahnya Kebaikan (Friday, 20 November 2009)">Indahnya Kebaikan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/18/2012/" title="2012 (Wednesday, 18 November 2009)">2012</a></li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yosua.net/2009/05/02/kiamat-sudah-dekat-segera-les-english/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Surat Cinta Untuknya</title>
		<link>http://blog.yosua.net/2009/03/17/surat-cinta-untuknya/</link>
		<comments>http://blog.yosua.net/2009/03/17/surat-cinta-untuknya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2009 14:18:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yosu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life Logs]]></category>
		<category><![CDATA[cewek]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[erotis]]></category>
		<category><![CDATA[humor]]></category>
		<category><![CDATA[ironis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yosua.net/?p=549</guid>
		<description><![CDATA[Dear sayang, Entah apa rasanya jadi kamu. Entah apa rasanya disukai begitu banyak orang. Entah apa rasanya dikejar-kejar begitu banyak orang. Pasti rasanya ngeselin abis. Pasti rasanya ngeselin banget menjadi objek dari mata-mata yang beralih tatap saat engkau melangkah menebar bau tubuhmu. Pasti rasanya irritating banget dipuja begitu banyak orang. Lalu aku berpikir tentang perasaan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dear sayang,</p>
<p>Entah apa rasanya jadi kamu. Entah apa rasanya disukai begitu banyak orang. Entah apa rasanya dikejar-kejar begitu banyak orang. Pasti rasanya ngeselin abis. Pasti rasanya ngeselin banget menjadi objek dari mata-mata yang beralih tatap saat engkau melangkah menebar bau tubuhmu. Pasti rasanya irritating banget dipuja begitu banyak orang.</p>
<p><span id="more-549"></span>Lalu aku berpikir tentang perasaan Tuhan. Having so many people admiring Him at the same time, it must be so irritating.</p>
<p>Aku bener-bener nggak ngerti kenapa banyak orang ingin jadi Tuhan.</p>
<p>Entah apa rasanya mandi sebagai kamu. Apakah di bawah shower itu, engkau berpikir tentang apa yang harus dijaga dan dibersihkan? Apa pesan mami tentang bagian tubuh yang satu ini? Lalu pesan mami tentang bagian tubuh yang itu? Dan yang ini? Dan yang itu?</p>
<p>Sengajakah engkau menjaga pesonamu, atau memang sekujur tubuhmu secara alami beraroma obat bius? Wangi tubuhmu seperti Viagra yang dikonsumsi lewat hidung.</p>
<p>Bila aku mandi sebagai kamu&#8230; kemungkinan besar aku akan pindahkan kaca besar ke kamar mandi. Lalu mandi terkekeh-kekeh cekikikan di depannya. Hanya ingin memastikan saja bahwa aku menggosok punggungku dengan benar. Itu saja.</p>
<p>Kemaren sore aku ke taman bunga. Baunya seperti deja vu. Seperti aku pernah ke sana. Tapi kenapa berbayang kepingan wajahmu? Berkesiapan merayap pelan-pelan di ujung ingatan. Aku ingat saat wajah kita hanya berjarak beberapa centi. Kau pasti tak tahu, saat itu kau hampir membunuhku tiga kali. Aku hampir terkena serangan jantung. Aku hampir mati tercekik menahan napas agar tak membaui wangi tubuhmu. Dan aku hampir mati dihajar massa bila saat itu aku memutuskan untuk mencuri barang sekecup saja dan kau berteriak &#8220;EEEEKK, PEMERKOSA!&#8221;</p>
<p>Anjing.</p>
<p>Tapi dipikir-dipikir&#8230; Kalau cuma hampir mati dihajar massa, itu murah sekali untuk sebuah harga kecupan. Lain kali aku akan punya keberanian untuk merubah beberapa centi itu menjadi nol. Bila kau tak berteriak, lalu aku akan mengecup bibirmu. Bila kau masih tak berteriak, lalu aku akan menyentuh dadamu. Bila kau masih tak berteriak, lalu aku akan mulai mengeksplorasi tubuhmu. Bila kau masih tak berteriak, aku akan bangun dari mimpiku, mandi lalu berangkat kerja.</p>
<p>Anjing.</p>
<p>Kapan kita akan jadian sayang? Aku kepengen kamu tahu bahwa aku open-minded. Pola pikirku modern dan tidak ikut tradisi. Jadi kita tidak perlu pake acara tembak-menembak menyatakan cinta oke? Yang penting langsung ciuman saja. Bagiku ciuman lebih penting dari jadian. Terlepas mana yang duluan.</p>
<p>Dan jelas aku akan bangga sekali jika bisa mengucap : &#8220;Entah kapan kami jadian, di antara kami tidak ada yang menghapalnya karena kami tidak ingin terikat pada budaya bodoh seperti itu.</p>
<p>Tapi yang pasti, ciuman pertama kami adalah 13 April 2007 jam 13:23 di beranda rumahnya. Dan sebentar lagi adalah ulang tahun ciuman pertama kami yang kedua.&#8221;</p>
<p>Aku bisa membayangkan betapa orang-orang akan iri pada kita berdua. Aku bisa membayangkan betapa pria-pria pemujamu gusar tak percaya aku yang punya wajah tak lebih baik dari mereka bisa menggandeng tanganmu sembari menunggu antrian ATM BCA. Dan aku bisa membayangkan betapa teman-teman wanitamu yang cantik-cantik itu iri luar bisa karena mereka tak pernah punya pacar dengan kualitas seperti ku. Mereka pasti penasaran sekali dan ingin paling tidak sekali saja dalam hidup mereka jatuh cinta pada pria dengan kualitas rendahan seperti aku.</p>
<p>Dan aku akan bangga sekali saat di hadapan mereka aku tersenyum dan berkata: &#8220;Cinta membuatnya mungkin.&#8221;</p>
<p>Anjing keren banget.</p>
<p>Aku seharusnya tidak menulis seperti di atas. Aku takut banyak orang jatuh cinta padaku karena sepenggal kalimat itu. Aku bahkan jatuh cinta pada diriku sendiri saat menuliskan kalimat itu.</p>
<p>Tapi kau tidak. Ribuan kalimat serupa yang kutuliskan tak mendorongmu untuk jatuh cinta padaku. Aku masih tak mengerti kenapa. Jika hanya karena kau tidak tahu siapa pengirimnya, itu bukan masalah kan. Lalu apa?</p>
<p>Kurasa kau unik. Kau pantas untuk dicintai. Dan dimiliki.</p>
<p>Dan untuk pertama kalinya, aku akan memberimu kesempatan membalas surat ini. Sebagai bukti bahwa aku kepingin komunikasi dalam hubungan cinta kita ini berlangsung dua arah. Sebagai bukti bahwa aku bukan pria egois, bahwa aku juga memberimu kesempatan menyatakan isi pikiranmu kepadaku. Setelah tujuh puluh tiga surat kujejalkan di bawah pintu kamarmu, tentu kau punya barang sepatah atau dua patah kata untuk diucapkan kepadaku bukan?</p>
<p>Jadi aku ingin mengucapkan : Aku cinta padamu dan aku ingin kita saling memiliki dalam kasih.</p>
<p>Malam ini bulan akan purnama. Bila perasaanmu tidak sejalan dengan perasaanku, nyatakanlah. Aku akan menghormati setiap pendapatmu dan menerimanya dengan tulus, apapun itu. Catlah bulan dengan warna hijau untuk menyatakan penolakanmu. Tapi bila kau setuju dan punya perasaan yang sama, diamkan saja. Aku sangat berharap tidak melihat bulan warna hijau malam ini.</p>
<p>Aku menunggu jawabanmu dengan hati yang berdebar kencang. Kuharap aku masih hidup keesokan hari untuk menulis surat yang ke tujuh puluh lima.</p>
<p>Tertanda,</p>
<p>Pengagum-mu<br />
<em>(aku tidak menyukaimu, tidak mengejarmu dan tidak memujamu, jadi tidak ada alasan untukmu terganggu karena ku)</em></p>
<p>&#8211;</p>
<p><em>Malamnya&#8230;</em></p>
<div id="attachment_551" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="size-full wp-image-551" title="s_full-moon_r" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/03/s_full-moon_r.jpg" alt="WTF?!" width="450" height="338" /><p class="wp-caption-text">WTF?!</p></div>
<p>Anjing.</p>

	<br><br><br>Entry yang rada nyambung *dikit* :<br><br>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/08/15/tips-bermain-petasan/" title="Tips Bermain Petasan (Sunday, 15 August 2010)">Tips Bermain Petasan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/05/16/why-wait-a-million-years/" title="Why Wait a Million Year? (Sunday, 16 May 2010)">Why Wait a Million Year?</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/04/13/hitung-mundur-menuju-kuburan/" title="Hitung Mundur Menuju Kuburan (Tuesday, 13 April 2010)">Hitung Mundur Menuju Kuburan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/12/12/ninja-assassin/" title="Ninja Assassin (Saturday, 12 December 2009)">Ninja Assassin</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/20/indahnya-kebaikan/" title="Indahnya Kebaikan (Friday, 20 November 2009)">Indahnya Kebaikan</a></li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yosua.net/2009/03/17/surat-cinta-untuknya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ayah, Aku Ingin Jadi Dewasa!</title>
		<link>http://blog.yosua.net/2009/03/01/ayah-aku-ingin-jadi-dewasa/</link>
		<comments>http://blog.yosua.net/2009/03/01/ayah-aku-ingin-jadi-dewasa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Feb 2009 19:36:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yosu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Current Affairs]]></category>
		<category><![CDATA[Prose]]></category>
		<category><![CDATA[family]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[ironis]]></category>
		<category><![CDATA[istri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yosua.net/?p=541</guid>
		<description><![CDATA[Ayah, aku ingin jadi dewasa! Aku ingin menikah! &#8212; dan tahu apa rasanya menampar wanita yang setia, membuatkan kopi setiap subuh tiba. Aku selalu penasaran apa rasanya menyepak wanita, yang setiap hari terjaga, pergi menyiapkan semua kemeja bahkan sebelum ayam membuka suara. Ayah, aku ingin jadi dewasa! Pergi bekerja, mencari nafkah pagi-pagi. Membanting tulang setiap [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ayah, aku ingin jadi dewasa!<br />
Aku ingin menikah! &#8212; dan tahu apa rasanya menampar wanita yang setia, membuatkan kopi setiap subuh tiba. Aku selalu penasaran apa rasanya menyepak wanita, yang setiap hari terjaga, pergi menyiapkan semua kemeja bahkan sebelum ayam membuka suara.</p>
<p><span id="more-541"></span>Ayah, aku ingin jadi dewasa!<br />
Pergi bekerja, mencari nafkah pagi-pagi. Membanting tulang setiap hari. Lalu mencoba menggandakannya di meja judi. Kala Sabtu tiba, akan kuhamburkan di rumah pelacuran Gandasari. Orang bilang, hasil keringat sendiri rasanya nikmat sekali. Apalagi bersama Lusi. Dan Kiranti. Diselingi dua butir pil KB.</p>
<p>Ayah, aku ingin jadi dewasa!<br />
Merasakan cinta dan tenggelam di dalamnya. Aku selalu bertanya-tanya apa rasanya gagal bercinta! Apa rasanya berselimut duka. Betapa aku ingin sekali punya kesempatan untuk mengucap: Apa pun yang aku lakukan tidak pernah cukup di matanya! &#8212; persis seperti telenovela, yang dibuka ibu di rumah tetangga. Entah apa rasanya menjalani hidup dengan tujuan membalas dendam pada seorang wanita. Entah apa rasanya mengejar sukses  dengan tujuan menciptakan sesal di hati seorang wanita. Oh betapa aku ingin tahu, Ayah!</p>
<p>Ayah, aku ingin jadi dewasa!<br />
Mulai dari belajar menengadah, lalu duduk bersila, dan berceloteh bahasa dewa. Belajar berjalan, menggapai taplak dan mengenal bunyi vas pecah. Tumbuh besar, lebih besar dari anak tetangga, agar aku bisa menghajar kepalanya. Karena aku pasti akan iri, pada setiap mainannya. Aku benci orang kaya. Tapi juga tak begitu besar, agar aku masih muat di kolong ranjang, saat Ibu mencari kemana hilangnya uang belanja.</p>
<p>Ayah, aku ingin jadi dewasa!<br />
Jumat kemarin, kau pulang dari kota. Membawa singkong dan bau alkohol ke seluruh bagian rumah. Kau bahkan tak tahu lagi yang mana sofa yang mana tempat sampah. Ibu merebus singkong dengan cinta. Tapi kau mengamuk seperti pria. Perkasa. Penuh kuasa. Dewasa. Sambil menjambak Ibu kau terus berkata : Singkong gorengku mana?! SINGKONG GORENGKU MANA! Dan kau melempar Ibu ke beranda. Ibu mendarat dengan perut di bawah.</p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-543" title="blood" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/03/blood_spatter-450x293.jpg" alt="blood" width="450" height="293" /></p>
<p>Ayah, aku ingin jadi dewasa!<br />
Tapi kau mengantarku langsung ke surga.<br />
Bahkan sebelum aku melihat dunia.<br />
Tapi lihat sisi baiknya.<br />
Aku tak kenal istilah fana.<br />
Dan aku batal jadi seperti Ayah.</p>
<p>Kau ayah yang luar biasa.<br />
Thanks!</p>
<p>&lt;aku bahkan belum punya nama&gt;</p>

	<br><br><br>Entry yang rada nyambung *dikit* :<br><br>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/04/13/hitung-mundur-menuju-kuburan/" title="Hitung Mundur Menuju Kuburan (Tuesday, 13 April 2010)">Hitung Mundur Menuju Kuburan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/12/12/ninja-assassin/" title="Ninja Assassin (Saturday, 12 December 2009)">Ninja Assassin</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/20/indahnya-kebaikan/" title="Indahnya Kebaikan (Friday, 20 November 2009)">Indahnya Kebaikan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/18/2012/" title="2012 (Wednesday, 18 November 2009)">2012</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/11/yosua-onimaru/" title="Yosua Onimaru (Wednesday, 11 November 2009)">Yosua Onimaru</a></li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yosua.net/2009/03/01/ayah-aku-ingin-jadi-dewasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>32</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Manusia Gua™</title>
		<link>http://blog.yosua.net/2009/01/04/manusia-gua/</link>
		<comments>http://blog.yosua.net/2009/01/04/manusia-gua/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Jan 2009 06:37:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yosu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Current Affairs]]></category>
		<category><![CDATA[cewek]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[cowok]]></category>
		<category><![CDATA[humor]]></category>
		<category><![CDATA[ironis]]></category>
		<category><![CDATA[satire]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yosua.net/?p=297</guid>
		<description><![CDATA[&#8230; Hello moi readerz! Ave moi! Bon appetite! Eau de cologne! Je dois regagner mes pénates! Les Rosbifs! A la carte! *dan semua salam dalam bahasa perancis lainnya!* Nggak perlu repot buka kamus. Semua artinya Hello, apa kabar, I miss you all. *kurang lebih* Entry satu ini adalah buah dari lelahnya gue bercerita berulang-ulang tentang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8230;<br />
Hello moi readerz!<br />
Ave moi!<br />
Bon appetite!<br />
Eau de cologne!<br />
Je dois regagner mes pénates!<br />
Les Rosbifs!<br />
A la carte!<br />
<em>*dan semua salam dalam bahasa perancis lainnya!*</em></p>
<p>Nggak perlu repot buka kamus. Semua artinya Hello, apa kabar, I miss you all. <em>*kurang lebih*</em></p>
<p>Entry satu ini adalah buah dari lelahnya gue bercerita berulang-ulang tentang sesuatu yang sangat panjang. Yaitu soal: kenapa sudah pasti ayam dulu baru telur. Hmm. Tunggu dulu. Ada yang lebih panjang dari itu. Yaitu soal: Manusia Gua™.</p>
<p>Are you falling in love? Is someone falling in love with you? Falling in love is fun, isn&#8217;t it? Apa yang lebih mudah dari falling in love? Sebelum lu dateng ke YM gue dan datang dengan buzz cute-mu itu untuk meminta pendapat soal <strong>dia</strong>, ada baiknya lu baca dulu kisah berikut ini. Karena : GUE CAPEK NGETIK CERITA MANUSIA GUA BUAT SETIAP ORANG YANG DATANG KONSULTASI. Au cas ou, in case gue perlu menggunakan penjelasan dari keseluruhan atau sebagian dari cerita ini, gue nggak perlu lagi ngetikkin. Gue tinggal paste linknya, voila mamma mia fetuccini, tinggal baca sendiri. Please be considerate, you guys dont pay me or anything! So please spare me from the suffering. Here we go.</p>
<p style="text-align: center;">
<hr />
<p style="text-align: center;"><em>!!!! <strong>Warning.</strong> The following passage is quite long. Pastiin lu sudah dalam posisi PW, ditemani makanan dan minuman yang cukup selama membaca, penerangan cukup, jarak yang aman dari monitor dan dalam bimbingan orang tua atau orang dewasa lainnya. !!!!</em></p>
<hr />
<span id="more-297"></span></p>
<h1 style="text-align: center;">Manusia Gua™</h1>
<p style="text-align: center;">original story by: Yosua Omimaru<br />
<em>*i made this myself, so please be considerate on how you use names when you retell the story somewhere*</em></p>
<p>Suatu hari, hiduplah seorang manusia di dalam gua yang sangat gelap. Gelap secara literal, nggak ada cahaya apa pun di dalam gua itu. Manusia ini nggak pernah liat cahaya sekali pun. Dari lahir. Tapi hidupnya bahagia. Nggak ada alasan baginya untuk nggak bahagia. Sejalan dengan : &#8220;You never miss what you never have&#8221;, manusia ini nggak pernah merindukan cahaya, karena ya, emang nggak pernah tau apa itu cahaya. Dunianya berubah ketika suatu saat&#8230;</p>
<p>&#8230;ia menemukan sekotak korek api.<br />
Pertemuannya dengan korek api adalah pengalaman pertamanya dengan cahaya. It fascinates him a lot! Dalam sekejap ia yakin dalam hatinya, &#8220;Korek api adalah cahaya paling terang dalam hidupku&#8221; dan ia jatuh cinta padanya. Api-api korek tersebut nyaris nggak bisa dipake buat nerangin apa pun. Tapi buatnya cahaya tersebut adalah yang paling terang dalam hidupnya.</p>
<p>But it doesnt last long. Setiap saat ia ingin korek api bercahaya, semakin sedikit jumlah batang yang tersisa. Dan bila ia ingin korek api bercahaya lebih terang, ia harus menggunakan lebih dari satu batang korek api. Tak lama kemudian cahaya tersebut habis dan ia kembali ke dalam kegelapannya. Kegelapan yang sama yang dulu ia jalani selama bertahun-tahun. Tapi kegelapan kali ini rasanya beda. Rasanya&#8230;</p>
<p>Sendiri.<br />
Merudung.<br />
Nggak bahagia.<br />
Sepi.</p>
<p>Hari-hari kini berlalu dengan rasa benci.<br />
&#8220;Kenapa korek api harus hadir dalam hidup gue?&#8221;<br />
&#8220;Kenapa nggak biarin gue sendirian dalam kegelapan gue?&#8221;<br />
&#8220;Kenapa kasih gue cahaya kalo cuma sesingkat itu?&#8221;</p>
<p>Until one day dia bertemu dengan lilin. Lilin lebih terang dari korek. Lilin bertahan jauh lebih lama dibanding korek. Dalam sekejap ia jatuh cinta pada lilin, cahaya paling terang dalam hidupnya.</p>
<p>Suatu hari ia berpikir, &#8220;Aku ingin lebih dekat lagi dengan lilin!&#8221; Maka ia membawa lilin berjalan-jalan ke dalam guanya. Tapi di tengah perjalanan, ia terkena tetesan cairan lilin yang panas sehingga kulitnya terluka. Ia marah. Ia kecewa. Manusia ini nggak bisa terima kenyataan bahwa memang begitulah sifat lilin. Dan ia pergi meninggalkan lilin tersebut. Kembali ke kegelapannya.</p>
<p>Sendiri.<br />
Merudung.<br />
Nggak bahagia.<br />
Sepi.</p>
<p>Hari-hari kini kembali berlalu dengan rasa benci.<br />
&#8220;Kenapa lilin harus hadir dalam hidup gue?&#8221;<br />
&#8220;Buat apa dia kasih gue cahaya kalo cuma buat sakitin gue?&#8221;</p>
<p>Hari-hari tersebut berakhir begitu ia bertemu dengan sebuah cahaya yang jauh lebih terang, sebuah obor. Obor lebih terang dari lilin. Obor bertahan jauh lebih lama dibanding lilin. Obor jauh lebih mudah dibawa-bawa dibanding lilin. Dan kali ini ia sudah belajar menerima sifat panas obor tersebut. Dalam sekejap ia jatuh cinta pada obor, cahaya paling terang dalam hidupnya.</p>
<p>Tapi lama-kelamaan cahaya obor semakin meredup. Obor butuh minyak untuk bisa tetap menyala terang. Jika tidak ada minyak yang bisa dibakar, maka kain dan kayunya sendirilah yang akan terbakar. Manusia ini tidak bisa terima kenyataan bahwa obor butuh minyak untuk bercahaya. Maka lalu ia pergi meninggalkan obor tersebut. Kembali ke kegelapannya.</p>
<p>Sendiri.<br />
Merudung.<br />
Nggak bahagia.<br />
Sepi.</p>
<p>Kembali ditemani rasa benci yang mulai terasa familiar.<br />
&#8220;Kenapa obor harus hadir dalam hidup gue?&#8221;<br />
&#8220;Buat apa dia kasih gue cahaya kalo akhirannya minta minyak sebagai balasan?&#8221;<br />
&#8220;Cahaya itu hak semua orang! Hak gue! Sewajarnya kalo obor kasih gue cahaya.&#8221;<br />
&#8220;Gue nggak butuh cahaya yang nggak tulus kayak gitu.&#8221;<br />
Dan ia mengutuk setiap cahaya yang pernah datang dalam hidupnya.</p>
<p>&#8220;Adakah cahaya yang sejati dalam dunia ini?&#8221;</p>
<p>Ia pikir jawabannya tiba saat ia bertemu dengan sebuah cahaya yang luar biasa, sebuah api unggun. Api unggun jauh lebih besar dan terang dari semua yang pernah ia temui. Api unggun jauh lebih hangat dari semua yang pernah ia temui. Seisi gua terang dan hangat karena kehadirannya. Kali ini ia mengerti dan rela memberikan kayu agar api unggun bisa bercahaya lebih terang. Begitu banyak manusia gua lain berkumpul di sekitarnya dan mereka semua mendapat cahaya dan kehangatan yang sama persis &#8211; sama rata, tidak perduli di sebelah mana mereka duduk.</p>
<p>Ia jatuh cinta. &#8220;Inilah cahaya paling terang dan hangat dalam hidupku. Akhir dari pencarianku. Nggak mungkin ada yang lebih terang dari ini.&#8221; Ia menginginkan api unggun untuk dirinya sendiri. Ia ingin membawa api unggun masuk ke dalam guanya sendiri tapi api unggun tak ingin beranjak. Ia ingin menikmati api unggun sendiri, tapi manusia gua lainnya terlalu banyak untuk ia usir. Ia kelelahan dan akhirnya menyerah. Kembali ke kegelapan.</p>
<p>Sendiri.<br />
Merudung.<br />
Nggak bahagia.<br />
Sepi.</p>
<p>Kembali ditemani rasa benci yang kini sangat familiar.<br />
&#8220;Kenapa api unggun harus hadir dalam hidup gue?&#8221;<br />
&#8220;Buat apa dia kasih gue cahaya sebesar itu buat gue?&#8221;<br />
&#8220;Kenapa dia harus sehangat itu sama gue?&#8221;<br />
&#8220;Bukannya itu namanya memberi harapan? Ke banyak orang?&#8221;<br />
&#8220;Gue juga butuh cahaya, gue butuh diperhatiin! Gue! Gue! Orang lain nggak usah karena hidup mereka lebih bahagia dari gue. GUE!&#8221;<br />
Dan ia mengutuk setiap cahaya yang pernah datang dalam hidupnya. Plus setiap manusia gua yang dulu ikut mengerubungi api unggun bersamanya.</p>
<p>Kali ini hari-hari tanpa cahaya lebih panjang dari sebelumnya. Banyak cahaya mampir dalam kehidupannya tapi ia membuang mereka semua karena : cahaya-cahaya itu bukan cahaya yang paling terang dalam hidupnya. &#8220;Di mana cahaya paling terang dalam hidupku?&#8221; hanya itu yang ia tanyakan setiap hari. Suatu hari ia memutuskan untuk melakukan sesuatu yang radikal, yang belum pernah ia lakukan sebelumnya, sesuatu yang sangat ia benci dari dulu. Karena pikirnya, hidup gue udah berantakan, nggak mungkin bisa lebih berantakan lagi, jadi nggak ada salahnya.</p>
<p>Ia&#8230; keluar dari guanya.</p>
<p>Betapa ia terperanjat dan jantungnya berdegup kencang saat untuk pertama kalinya dalam hidupnya, ia melihat cahaya yang baru. Semua manusia menikmati cahaya ini! Yang sangat terang! Yang sangat hangat! Yang berlangsung berjam-jam! Yang tidak menyakiti dirinya! Tanpa perlu minyak! Tak perlu dibawa ke mana-mana karena cahaya itu ada di mana-mana! Tidak ada yang membahas apakah cahayaku lebih terang dari cahayamu. Dan tidak ada yang memperebutkan cahaya itu karena semua menerimanya.</p>
<p>Cahaya itu adalah matahari.</p>
<p>Matahari sangat besar. Paling besar. Ia percaya tidak ada yang lebih besar dari matahari. Matahari sangat jauh. Begitu jauhnya hingga ia tak pernah tahu bentuk matahari itu. Tapi baginya itu tak masalah, karena ia bisa rasakan cahaya dan hangatnya. Ia jatuh cinta kepada matahari. Cinta yang jauh lebih kuat dari semua cinta yang pernah ia alami. Karena matahari adalah cahaya paling terang dalam hidupnya dan ia percaya tidak ada lagi cahaya yang lebih terang darinya.</p>
<p>Lalu malam tiba. Kegelapan menyapanya. Perasaan yang dulu familiar mengetuk pintunya.</p>
<p>Sendiri.<br />
Merudung.<br />
Nggak bahagia.<br />
Sepi.</p>
<p>Ia bertanya-tanya. Di mana cahaya itu? Yang paling besar? Yang paling hangat? Di mana? Aku tidak melihatnya! Hampir ia mengutuknya saat suatu ketika, seseorang melintas dan melihat ia meringkuk di dalam kegelapan.</p>
<p>Ia memberi si manusia gua sekotak korek api.</p>
<p>Lalu datang manusia lain memberi ia lilin. Dengan korek tadi ia menghidupkan lilin tersebut.</p>
<p>Lalu datang manusia lain memberi ia kain, kayu dan minyak. Dibantu cahaya lilin ia membuat obor.</p>
<p>Lalu datang manusia lain yang juga punya obor. Bersama-sama mereka mencari kayu di hutan. Ia lalu membuat api unggun.</p>
<p>Api unggunnya begitu besar, terang dan hangat. Begitu banyak orang lain yang mengutuk malam datang berkumpul mendekatinya untuk menghangatkan diri bersamanya. Dan mereka semua berbahagia. Bersama-sama mereka melewati malam yang tadi menjadi objek sumpah serapah, hingga siang tiba. Bersama-sama mereka saling belajar, saling mengajar sehingga mereka mengerti. Bahwa selalu ada siang sehabis malam dan akan selalu ada malam sehabis siang. Mereka berjanji untuk bertemu kembali di malam berikutnya, menghangatkan diri bersama-sama hingga siang kembali tiba.</p>
<p>Menatapi abu dan arang api unggunnya, di tengah sinar fajar, manusia gua mengerti sebuah pelajaran tentang hidupnya. Untuk menghargai cahaya yang paling redup, temukanlah dahulu cahaya yang paling terang. Untuk menghargai kehangatan yang paling kecil, temukanlah dulu kehangatan yang paling besar.</p>
<h2 style="text-align: center;">THE END</h2>
<p><em>*dah woy bangun-bangun, ceritanya udah kelar*</em></p>
<p>Mo tau artinya? Ini dia.</p>
<p><strong>- Cahaya</strong></p>
<p>Literally translated, cahaya adalah kasih. Berbagai bentuk perhatian. Cinta. Interaksi. Semua hal yang kita berikan pada orang lain. Ada cahaya yang redup, misalnya perhatian basa-basi, atau sebuah senyuman, atau sebuah hello. Ada cahaya yang sangat terang, misalnya berkorban, berjuang bersama sahabat dan empati. Bentuk cahaya yang paling terang, hanya ada satu: mati di kayu salib buat tebus dosa manusia. Nggak ada yang lebih terang dari itu.</p>
<p><strong>- Kehangatan</strong></p>
<p>Kehangatan adalah perasaan yang tinggal dan menumpuk karena mendapatkan kasih. Setiap hari mendapatkan hello nggak akan meninggalkan kesan apa-apa. Tapi empati yang terus menerus akan menghasilkan ikatan yang emosional.</p>
<p><strong>- Korek api</strong></p>
<p>Korek api adalah bentuk sikap wajar kita terhadap siapa saja. Tersenyum. Menyapa. Sesuatu yang kita lakukan tanpa pengharapan akan balasan apapun. Hal-hal yang sewajarnya kita lakukan karena orang lain memperlakukan kita sama. Perbuatan-perbuatan kecil. Tanpa relasi antar tindakan. Habis saat itu juga dan tidak meninggalkan kesan.</p>
<p>Tapi bagi si manusia gua yang nggak pernah mendapatkan perhatian, just a single hello baginya adalah &#8220;aku cinta padamu, maukah kau cinta padaku?&#8221; atau &#8220;jadilah sahabat karibku saat ini juga.&#8221; Saat perbuatan-perbuatan kecil kita disalah artikan demikian, biasanya kita merasa risih dan akhirnya berhenti melakukannya terhadap si manusia gua.</p>
<p><strong>- Lilin</strong></p>
<p>Lilin adalah bentuk interaksi yang diberikan terhadap seseorang yang bukan orang asing terhadap kita tapi belum terlalu akrab. Misalnya teman kelompok kerja, teman kuliah, teman les, satu kos. Dalam bahasa gampangya, gue memberikan perhatian &#8220;demikian&#8221; karena gue kenal dia. Itu doang. Nggak ada maksud apa-apa. Sama semua orang yang gue kenal, demikianlah perhatian gue.</p>
<p>Kalo interaksi hello aja bisa bikin manusia gua kepincut, apalagi bentuk interaksi yang lebih dalam. Ia kepincut, atau ingin bersahabat, lalu berusaha untuk mengenal lebih dalam, tapi akhirnya terluka dan kecewa karena sebuah sifat yang tidak ia sukai. Manusia gua tidak bisa menerima orang tersebut apa adanya karena konsep demikian baginya adalah omong kosong.</p>
<p><strong>- Obor</strong></p>
<p>Obor adalah bentuk interaksi dalam bentuk sahabat akrab atau lebih dari seorang teman. Ada kesan yang terus dibangun seiring waktu. Ada impresi yang tertinggal, yang terukir. Sewajarnya gue memberikan kasih demikian karena gue deket sama lu melebihi seorang teman. Dan gue memberikan porsi yang sama kepada semua orang yang levelnya sama dengen lu. Jadi gue mau pergi nonton dibayarin lu bukan karena gue naksir lu.</p>
<p>Tapi yang namanya persahabatan itu cara kerjanya adalah dua arah. Bukan hanya menerima, dan bukan juga hanya memberi. Bukan hanya menuntut, dan bukan juga hanya memenuhi tuntutan. Hal ini yang gagal dimengerti oleh manusia gua. Baginya persahabatan atau percintaan adalah hak dan dia nggak wajib untuk membalas. Yang penting orang mengerti dia, urusan dia mengerti orang lain itu tahun depan aja, atau abad depan waktu dia udah punya blog.</p>
<p><strong>- Api unggun</strong></p>
<p>Api unggun adalah manusia langka yang populer. Ia memberikan perhatian, senyuman, bimbingan, kepemimpinan atau kasih dalam porsi yang sangat besar pada semua orang, tidak perduli siapa dan seakrab apa. Ia sama sekali nggak perlu alasan kenapa harus demikian karena emang udah nature-nya dia. Dia stand out di tengah komunitas dan semua orang berkerumun di sekitarnya berharap bisa memilikinya.</p>
<p>Tapi di mata manusia gua, perhatian dalam porsi sebesar ini artinya adalah: dia cinta padaku. Didukung hipotesa yang ia anggap fakta ini, ia mulai mengajukan tuntutan-tuntutan nggak masuk akal seperti: jangan perhatikan dia, atau jangan sentuh dia, atau kenapa lu akrab sama dia dan kenapa baik banget sama dia. Tuntutan gilanya mendapat respon bukan hanya dari api unggun sendiri, tapi juga orang-orang yang berkerumun di sekitarnya.</p>
<p><strong>- Melakukan hal yang radikal</strong></p>
<p>To have something you have never had, you have to do something you have never done. Ini adalah proses radikal yang di luar akal sehat lu. Misalnya ikut komunitas tertentu, atau bertobat, atau membuat tatanan baru dalam hidup, atau apalah sesuatu yang drastis.</p>
<p>Buat gue misalnya adalah: menjadi pengajar di BNCC. Mami gue butuh dua tahun buat sembuh dari shocknya karena denger kabar tersebut. Gue bahkan harus bawa papi gue ke sekret buat buktiin bahwa mimpi itu nyata, anak mereka bener-bener ikut kegiatan yang melibatkan tindakan memberi kontribusi kepada banyak orang.</p>
<p><strong>- Matahari</strong></p>
<p>Matahari adalah sumber cahaya dan kehangatan yang nggak ada tandingannya di muka bumi. Sinarnya gratis. Nggak ada yang perlu dikeluarkan agar matahari tetap bersinar. Nggak ada yang bisa miliki matahari untuk dirinya sendiri. Nggak ada yang perduli berapa banyak sinar matahari yang lu dapet karena gue juga dapet. Nggak ada yang perlu bawa-bawa matahari karena semua tempat dapat sinarnya. Matahari sangat jauh dan nggak bisa dicapai. Sebuah entity luar biasa. Entity itu bernama Tuhan, Allah, Buddha, Brahma, Amaterasu atau apa lah.</p>
<p>Kadang kita bertanya-tanya Dia ada di mana, tapi kita tahu Dia ada di sana karena kita bisa lihat sinarnya dan rasain hangatnya. Kadang kita bertanya-tanya ke mana Ia bergerak karena kita nggak melihatnya. Padahal Ia tak bergerak, kita lah yang berputar-putar menjauhinya. Kadang kita membencinya karena Ia memberi kesempatan pada malam untuk hadir dalam kehidupan kita atau orang lain. Tapi melalui malam itu lah kita mendapatkan kesempatan untuk belajar memberikan cahaya dan kehangatan kepada orang lain. Agar orang lain yang kita beri cahaya, dapat juga memberikan cahaya untuk manusia gua lainnya.</p>
<p style="text-align: center;">_________________________________________________________________________</p>
<p>Beberapa hal yang pengen gue sampein buat lu semua :</p>
<p>- Kalo seseorang memberi lu perhatian, sebesar apa pun, jangan taroh &#8220;dia pasti naksir gue&#8221; di no.1 dalam daftar kemungkinan lu. Bisa jadi emang begitu cara ia memperlakukan semua orang dalam level relasi sosial yang sama dengan lu. Hal yang paling buruk terjadi adalah, dia udah pernah baca kisah ini dan dia terang-terangan menyebut lu Manusia Gua™.</p>
<p>- Kalo lu memberi korek, lilin, obor atau api unggun kepada Manusia Gua™ dan di luar keinginan lu dia malah jatuh cinta pada lu, jangan berhenti memberikannya kepada orang lain! Hidup lu dipersiapkan untuk jadi jauh lebih besar dan bermakna dari sekedar bete karena rengekan seorang Manusia Gua™!</p>
<p>- Nggak perduli lu melankronis™ atau Manusia Gua™ dari region mana, ya ya gue tau bumi berputar buat lu. Tapi satu hal yang gue mo kasih tau, GUE TULIS INI BUKAN KHUSUS BUAT NYINDIR LU SEORANG. Nggak penting banget.</p>
<p>- Kalo lu merasa selama ini sudah jadi Manusia Gua™, ingatlah selalu bahwa lu bisa jadi lebih baik dari itu. Yang penting <span style="text-decoration: underline;">lu lakuin tindakan radikal dalam hidup lu</span>. Obviously tindakan radikal yang positif. Nggak usah bahas-bahas soal gimana orang lain atau apa yang harusnya dilakukan orang lain buat lu. Nonsense. Semuanya soal lu!</p>
<p>- &#8230;dan yang terakhir: Sori merusak kebahagiaan lu, <span style="text-decoration: underline;">tapi bisa jadi dia bukan lagi jatuh cinta sama looo!!</span></p>
<div id="attachment_440" class="wp-caption aligncenter" style="width: 386px"><span style="text-decoration: underline;"><img class="size-full wp-image-440" title="captaincaveman1" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/01/captaincaveman1.jpg" alt="Lu pasti naksir gue! Buktinya lu ngeliat ke arah gue." width="376" height="282" /></span><p class="wp-caption-text">Lu pasti naksir gue! Buktinya lu ngeliat ke arah gue.</p></div>
<h1 style="text-align: center;">Jadi. Lu Manusia Gua™ yang kayak apa?</h1>

	<br><br><br>Entry yang rada nyambung *dikit* :<br><br>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/08/15/tips-bermain-petasan/" title="Tips Bermain Petasan (Sunday, 15 August 2010)">Tips Bermain Petasan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/05/16/why-wait-a-million-years/" title="Why Wait a Million Year? (Sunday, 16 May 2010)">Why Wait a Million Year?</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/04/13/hitung-mundur-menuju-kuburan/" title="Hitung Mundur Menuju Kuburan (Tuesday, 13 April 2010)">Hitung Mundur Menuju Kuburan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/12/12/ninja-assassin/" title="Ninja Assassin (Saturday, 12 December 2009)">Ninja Assassin</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/20/indahnya-kebaikan/" title="Indahnya Kebaikan (Friday, 20 November 2009)">Indahnya Kebaikan</a></li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yosua.net/2009/01/04/manusia-gua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>I&#8217;m Not Einstein!</title>
		<link>http://blog.yosua.net/2008/11/19/im-not-einstein/</link>
		<comments>http://blog.yosua.net/2008/11/19/im-not-einstein/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Nov 2008 19:35:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yosu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life Logs]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[ironis]]></category>
		<category><![CDATA[yosua]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yosua.net/?p=262</guid>
		<description><![CDATA[Glen : Eh yos. Gue lagi ada masalah nih. Yosu: Sama? Glen: Sama si itu. Yosu: Itu sapa? Glen: ITUU. Masa nggak tau? Yosu: Iya, nggak tau. Brad: Kok nggak tau sih? Sasha aja tau! Yosu: Ya gue bukan Sasha. Brad: Itu yang sahabat karibnya barusan aborsi. Yosu: Siapa yang barusan aborsi? Brad: ITUU. Ah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #800000;"><strong>Glen :</strong></span> Eh yos. Gue lagi ada masalah nih.<br />
<span style="color: #800000;"><strong>Yosu:</strong></span> Sama?<br />
<span style="color: #800000;"><strong>Glen:</strong></span> Sama si itu.<br />
<strong><span style="color: #800000;">Yosu:</span></strong> Itu sapa?<br />
<span style="color: #800000;"><strong>Glen:</strong></span> ITUU. Masa nggak tau?<br />
<span style="color: #800000;"><strong>Yosu:</strong></span> Iya, nggak tau.<br />
<span style="color: #800000;"><strong>Brad:</strong></span> Kok nggak tau sih? Sasha aja tau!<br />
<span style="color: #800000;"><strong>Yosu:</strong></span> Ya gue bukan Sasha.<br />
<span style="color: #800000;"><strong>Brad:</strong></span> Itu yang sahabat karibnya barusan aborsi.<br />
<span style="color: #800000;"><strong>Yosu:</strong></span> Siapa yang barusan aborsi?<br />
<span style="color: #800000;"><strong>Brad:</strong></span> ITUU. Ah parah lo masa nggak tau.<br />
<span style="color: #800000;"><strong>Yosu:</strong></span> Ya emang gue nggak tau. Kasih clue.<br />
<span style="color: #800000;"><strong>Glen:</strong></span> Pacarnya anak DPR. Yang naik BMW.<br />
<span style="color: #800000;"><strong>Yosu:</strong></span> Hah? Siapa anak DPR? Cowok apa cewek?<br />
<span style="color: #800000;"><strong>Jay:</strong></span> Cewek! Jadi yang aborsi tu cowok. YA COWOK LAHH.<br />
<span style="color: #800000;"><strong>Yosu:</strong></span> Oh. Ya kayaknya gue tau. <em>*Sebenernya nggak tau, cuma ya udahlah, daripada lama.*</em><br />
<span style="color: #800000;"><strong>Glen</strong><strong>:</strong></span> Nah iya, itu. Gue bermasalah dengan ini nih. Jadi kan bla bla bla, yada yada yada, badabing badabong, kadaching kadachong, kaboom!<br />
<span style="color: #800000;"><strong>Yosu:</strong></span> Itu kan masuk klaim asuransi? Ada di klausa paling akhir? Yang gue suruh tambah?<br />
<span style="color: #800000;"><strong>Glen</strong><strong>:</strong></span> YOSUA! YOU ARE SO GENIUS!! Gue seneng banget bisa punya temen yang tau banyak kayak lo!<br />
<span style="color: #800000;"><strong>Yosu:</strong></span> Hm. Jadi. Tadi. Siapa yang aborsi?<br />
<span style="color: #800000;"><strong>Mereka</strong><strong>:</strong></span> <em>*hilang bersama angin*</em></p>
<h1>Why does everyone insist that I know everything?</h1>

	<br><br><br>Entry yang rada nyambung *dikit* :<br><br>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/05/14/hitted-a-brick-wall/" title="Hitted a Brick Wall (Friday, 14 May 2010)">Hitted a Brick Wall</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/04/13/hitung-mundur-menuju-kuburan/" title="Hitung Mundur Menuju Kuburan (Tuesday, 13 April 2010)">Hitung Mundur Menuju Kuburan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/12/12/ninja-assassin/" title="Ninja Assassin (Saturday, 12 December 2009)">Ninja Assassin</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/20/indahnya-kebaikan/" title="Indahnya Kebaikan (Friday, 20 November 2009)">Indahnya Kebaikan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/18/2012/" title="2012 (Wednesday, 18 November 2009)">2012</a></li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yosua.net/2008/11/19/im-not-einstein/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
