<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Panggil Aku Michael &#187; cowok</title>
	<atom:link href="http://blog.yosua.net/tag/cowok/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.yosua.net</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sun, 15 Aug 2010 09:29:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Why Wait a Million Year?</title>
		<link>http://blog.yosua.net/2010/05/16/why-wait-a-million-years/</link>
		<comments>http://blog.yosua.net/2010/05/16/why-wait-a-million-years/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 May 2010 09:07:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yosu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips & Tricks]]></category>
		<category><![CDATA[cewek]]></category>
		<category><![CDATA[cowok]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yosua.net/?p=748</guid>
		<description><![CDATA[Ratusan ribu tahun yang lalu peran kami hanyalah mencari mammoth, memburu rusa, menombaki apapun yang berdaging dan berlari lebih lamban dari kami (yang bisa jadi adalah tetangga menyebalkan di sebelah gua kita). Pulang ke rumah menggotong daging, makan malam sambil berusaha mengingat nama anak-anak (itupun kalo mereka punya nama), have sex, lalu ulangi lagi besok [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ratusan ribu tahun yang lalu peran kami hanyalah mencari mammoth, memburu rusa, menombaki apapun yang berdaging dan berlari lebih lamban dari kami (yang bisa jadi adalah tetangga menyebalkan di sebelah gua kita). Pulang ke rumah menggotong daging, makan malam sambil berusaha mengingat nama anak-anak (itupun kalo mereka punya nama), have sex, lalu ulangi lagi besok pagi karena waktu itu belum ada yang menemukan kulkas.</p>
<p><span id="more-748"></span></p>
<p>Sementara wanita mendapat kesempatan untuk berevolusi dalam peran mereka yang tidak banyak berubah dalam ratusan ribu tahun terakhir (dulu mengumpulkan buah-buahan, sekarang mengumpulkan buah tangan, merawat buah hati dan memanage berbagai buah mereka yang lain), kami para pria tidak mendapatkan kesempatan itu.</p>
<p>Dulu kami tidak perlu melihat apakah sebuah rusa sedang memberikan isyarat tertentu. Misalnya sang rusa sedang memandangi sungai sambil mengangkat ekor, oh itu artinya: &#8220;Saya lagi datang bulan, jangan buru saya. Cari rusa lain.&#8221; Atau bila sang rusa memandang pada pemburu di sebelah gue dengan telinga terangkat artinya: &#8220;Saya hanya mau diburu oleh pemburu tersebut, pemburu lain harap jangan panah saya.&#8221;</p>
<p style="text-align: center;">
<div id="attachment_766" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-766  " title="deerAP_468x667" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2010/05/deerAP_468x667-450x641.jpg" alt="" width="300" /><p class="wp-caption-text">Not now, hunters! I&#39;m busy knitting.</p></div>
<p>Kami akan berhenti memanah, hanya bila rusa tersebut datang menghampiri kami dan tiba-tiba bersuara: &#8220;Akulah jalan kebenaran dan hidup. Tidak ada yang dapat sampai ke rumah Bapa bila tidak melalui Aku.&#8221; Kami akan sujud menyembahnya. Tapi kemungkinan besar kami akan tetap membunuhnya beberapa tahun kemudian. Mo gimana lagi, kami orangnya memang cepat bosan. Ingat barang-barang yang kami beli dengan sukacita luar biasa tapi sekarang teronggok di sudut kamar? Nah kurang lebih seperti itu.</p>
<p>Oke, oke, ratusan ribu tahun terakhir kami memang, <em>sedikit</em>, berevolusi. Sekarang kami punya lebih sedikit bulu dan tidak lagi punya wajah seperti orang purba idiot. Tapi untuk sesuatu yang lebih dari itu, kami butuh paling tidak sejuta atau dua juta tahun lagi untuk berevolusi mengembangkan naluri atau organ baru untuk membaca selisih perbedaan beberapa derajat dari sudut senyummu yang artinya: Sebenarnya saya mau chocolate sundae, nggak pake kacang, kenapa belikan saya orange juice?</p>
<div id="attachment_767" class="wp-caption aligncenter" style="width: 410px"><img class="size-full wp-image-767" title="evolution" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2010/05/evolution.gif" alt="" width="400" height="178" /><p class="wp-caption-text">Woman   &lt;---------&gt; Man</p></div>
<p style="text-align: center;">
<p>Dan walaupun kalian punya organ itu sekarang, tidak perlu menggunakannya pada kami. Bila hari ini sudut senyum kami dua derajat lebih kecil dibanding senyum kami kemaren, bukan berarti kami sadar bahwa kalian bertambah berat satu atau dua kilo atau ada keluarga kami yang meninggal. Siapa tahu cuma karena Chelsea jadi juara liga Inggris.</p>
<p>Jadi, kalian para wanita punya dua opsi. Opsi pertama, tunggu sejuta tahun lagi sampai kami semua pria berevolusi mengembangkan organ kami sehingga bisa mengerti kalian secara otomatis. Atau opsi kedua, beritahu kami apa yang kalian pikirkan dan tanya kami apa yang kami pikirkan.</p>
<p>Entah kalian para wanita pilih yang mana, tapi kalo gue pikir sih daripada menunggu sejuta tahun agar kami mengerti ternyata kalian mau strawberry sundae, bukan chocolate sundae, mendingan bilang langsung.</p>
<p>Cabut dulu. Dalam kurang dari lima menit, gue harus menebak malam ini pacar gue punya keinginan untuk makan di mana.</p>

	<br><br><br>Entry yang rada nyambung *dikit* :<br><br>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/09/aku-hujan/" title="Aku &#038; Hujan (Monday, 9 November 2009)">Aku &#038; Hujan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/10/28/semuanya-untuk-kamu-hampir-semuanya/" title="Semuanya Untuk Kamu! *Hampir* Semuanya. (Wednesday, 28 October 2009)">Semuanya Untuk Kamu! *Hampir* Semuanya.</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/03/17/surat-cinta-untuknya/" title="Surat Cinta Untuknya (Tuesday, 17 March 2009)">Surat Cinta Untuknya</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/02/25/ode-untuk-malaikatku/" title="Ode untuk Malaikatku (Wednesday, 25 February 2009)">Ode untuk Malaikatku</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/01/31/pria-penguasa-perempuan/" title="Test IQ &#8212; Pria : Penguasa Perempuan (Saturday, 31 January 2009)">Test IQ &#8212; Pria : Penguasa Perempuan</a></li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yosua.net/2010/05/16/why-wait-a-million-years/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Semuanya Untuk Kamu! *Hampir* Semuanya.</title>
		<link>http://blog.yosua.net/2009/10/28/semuanya-untuk-kamu-hampir-semuanya/</link>
		<comments>http://blog.yosua.net/2009/10/28/semuanya-untuk-kamu-hampir-semuanya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 06:28:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yosu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips & Tricks]]></category>
		<category><![CDATA[satire]]></category>
		<category><![CDATA[cewek]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[cowok]]></category>
		<category><![CDATA[humor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yosua.net/?p=620</guid>
		<description><![CDATA[Cowok : Say, tau nggak. Walaupun gue cinta abis sama lo, tetep ada beberapa hal yang gue nggak mungkin mau lakuin buat lo. Cewek : (mulai marah) Hah?! Misalnya? Cowok : Misalnya, kalo lo minta gue berhenti mencintai lo. Cewek : (manyun malu-malu minta digampar, trus nggelayut di leher kayak orang utan) &#8230;ah sayang. &#60;3 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Cowok</strong> : Say, tau nggak. Walaupun gue cinta abis sama lo, tetep ada beberapa hal yang gue nggak mungkin mau lakuin buat lo.</p>
<p><strong>Cewek</strong> : (mulai marah) Hah?! Misalnya?</p>
<p><strong>Cowok</strong> : Misalnya, kalo lo minta gue berhenti mencintai lo.</p>
<p><strong>Cewek</strong> : (manyun malu-malu minta digampar, trus nggelayut di leher kayak orang utan) &#8230;ah sayang. &lt;3</p>
<p><strong>Cowok</strong> : &#8230;dan nemenin lo belanja semu (try everything, buy nothing), nungguin lo di salon tanpa PSP gue, bawa anjing lo grooming ke salon, beli sayur ke pasar, translate beribu-ribu halaman buku wajib lo, nganterin lo ke gading, nyetok barang-barang kewanitaan lo di kamar gue. Wah Yang, gue bisa pake sehari full buat bikin list komplitnya lho.</p>
<p><strong>Cewek</strong> : *menghilang bersama asap &#8212; dan semua pemberian dan hadiah yang pernah dia terima*</p>
<p><strong>Pesan moral :</strong> Lebih baik nggak usah bahas sedikit pun tentang apa aja yang rela kalian lakukan untuk wanita-wanita kalian. Karena wanita lebih concern pada apa yang kalian nggak rela lakukan untuk mereka.</p>

	<br><br><br>Entry yang rada nyambung *dikit* :<br><br>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/08/15/tips-bermain-petasan/" title="Tips Bermain Petasan (Sunday, 15 August 2010)">Tips Bermain Petasan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/05/16/why-wait-a-million-years/" title="Why Wait a Million Year? (Sunday, 16 May 2010)">Why Wait a Million Year?</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/04/13/hitung-mundur-menuju-kuburan/" title="Hitung Mundur Menuju Kuburan (Tuesday, 13 April 2010)">Hitung Mundur Menuju Kuburan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/09/aku-hujan/" title="Aku &#038; Hujan (Monday, 9 November 2009)">Aku &#038; Hujan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/06/aku-statistik/" title="Aku &#038; Statistik (Friday, 6 November 2009)">Aku &#038; Statistik</a></li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yosua.net/2009/10/28/semuanya-untuk-kamu-hampir-semuanya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Test IQ &#8212; Pria : Penguasa Perempuan</title>
		<link>http://blog.yosua.net/2009/01/31/pria-penguasa-perempuan/</link>
		<comments>http://blog.yosua.net/2009/01/31/pria-penguasa-perempuan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Jan 2009 07:28:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yosu</dc:creator>
				<category><![CDATA[satire]]></category>
		<category><![CDATA[cewek]]></category>
		<category><![CDATA[cowok]]></category>
		<category><![CDATA[emansipasi]]></category>
		<category><![CDATA[humor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yosua.net/?p=509</guid>
		<description><![CDATA[Suatu hari seorang pria masuk ke dalam sebuah toko buku. Ia menghabiskan waktu berputar-putar di antara rak-rak buku tentang hubungan pria dan wanita sambil menggaruk kepalanya. Seorang petugas melihatnya dan menawarkan bantuan, &#8220;Ada yang bisa saya bantu?&#8221; &#8220;Hmm. Kalo tidak salah, minggu lalu saya sekilas melihat buku Pria : Penguasa Perempuan di antara buku-buku ini. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu hari seorang pria masuk ke dalam sebuah toko buku. Ia menghabiskan waktu berputar-putar di antara rak-rak buku tentang hubungan pria dan wanita sambil menggaruk kepalanya.</p>
<p>Seorang petugas melihatnya dan menawarkan bantuan, &#8220;Ada yang bisa saya bantu?&#8221;</p>
<p>&#8220;Hmm. Kalo tidak salah, minggu lalu saya sekilas melihat buku <strong>Pria : Penguasa Perempuan</strong> di antara buku-buku ini. Tapi saya terlalu buru-buru sehingga tidak sempat membelinya. Apakah buku itu sudah diturunkan dari rak?&#8221; tanyanya.</p>
<p>&#8220;Oh buku itu. Coba lihat di rak buku-buku fiksi.&#8221;</p>
<p><em>&#8211; Kalo IQ anda ada di garis rata-rata, anda sekarang sedang tertawa.<br />
&#8211; Sori kalo ternyata nggak. Banyak-banyak minum minuman penambah IQ seperti Nutrisari atau jus telor mata sapi. Ciao.</em></p>

	<br><br><br>Entry yang rada nyambung *dikit* :<br><br>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/08/15/tips-bermain-petasan/" title="Tips Bermain Petasan (Sunday, 15 August 2010)">Tips Bermain Petasan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/05/16/why-wait-a-million-years/" title="Why Wait a Million Year? (Sunday, 16 May 2010)">Why Wait a Million Year?</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/09/aku-hujan/" title="Aku &#038; Hujan (Monday, 9 November 2009)">Aku &#038; Hujan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/06/aku-statistik/" title="Aku &#038; Statistik (Friday, 6 November 2009)">Aku &#038; Statistik</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/10/28/semuanya-untuk-kamu-hampir-semuanya/" title="Semuanya Untuk Kamu! *Hampir* Semuanya. (Wednesday, 28 October 2009)">Semuanya Untuk Kamu! *Hampir* Semuanya.</a></li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yosua.net/2009/01/31/pria-penguasa-perempuan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>What Michael Says About Giving Gifts</title>
		<link>http://blog.yosua.net/2009/01/26/what-michael-says-about-giving-gifts/</link>
		<comments>http://blog.yosua.net/2009/01/26/what-michael-says-about-giving-gifts/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Jan 2009 13:46:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yosu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips & Tricks]]></category>
		<category><![CDATA[satire]]></category>
		<category><![CDATA[cewek]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[cowok]]></category>
		<category><![CDATA[humor]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<category><![CDATA[valentine]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yosua.net/?p=405</guid>
		<description><![CDATA[Oh! You better watch out, You better not cry, You better not pout, I&#8217;m telling you why: Valentine is coming to town! We&#8217;re buying a gift, So proud of the price, But we&#8217;ll never find out Why it never works out. And then hell is coming to town! &#8211; Oh yeah, Valentine is already in [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="padding-left: 30px;"><span style="color: #000000;"><em>Oh! You better watch out,<br />
You better not cry,<br />
You better not pout,<br />
I&#8217;m telling you why:</em></span></p>
<p style="padding-left: 30px;"><span style="color: #000000;"><em>Valentine is coming to town!</em></span></p>
<p style="padding-left: 30px;"><span style="color: #000000;"><em>We&#8217;re buying a gift,<br />
So proud of the price,<br />
But we&#8217;ll never find out<br />
Why it never works out.</em></span></p>
<p style="padding-left: 30px;"><span style="color: #000000;"><em>And then hell is coming to town!</em></span></p>
<p>&#8211;</p>
<p>Oh yeah, Valentine is already in the corner. Ini adalah saat yang tepat untuk menyusun surat wasiat kalian. Well, who knows, it doesnt work out <em>*like always*</em>. Tapi hmm, okay, I&#8217;m in a really good mood now. Jadi gue pikir nggak ada salahnya gue bagi tips sedikit. Sedikit. Gue dan kemurahan hati, alangkah sulitnya kami dipisahkan.</p>
<p><span id="more-405"></span></p>
<p>Untuk kali ini, gue akan pandang dari gender gue, Pria. Untuk para wanita silahkan berlutut di samping ranjang dan berdoa dengan iman, semoga suatu saat dalam kehidupan Michael, ia  kembali merasa sangat bosan di kamarnya. Dan oh, sebelum hari Valentine.</p>
<p>Kebanyakan kita para  pria selalu berpikir bahwa memberi hadiah untuk mereka para wanita adalah sulit. Jauh lebih sulit bila dibandingkan dengan mengakui bahwa kita sedang salah jalan saat semobil dengan mereka. Jauh lebih sulit juga bila dibandingkan dengan mencari suatu barang yang mereka letakkan di suatu tempat yang hanya Tuhan dan mereka yang tahu ada di mana, setelah mereka membantu merapikan kamar. Juga jauh lebih sulit bila dibanding harus menggunakan payung di tengah hujan. Oh, oke, yang terakhir mungkin cuma gue.</p>
<p>Padahal sebenernya gampang banget lho. Sudah terlalu banyak neraka Valentine yang gue lewatin atau dengerin, jadi more or less gue ada basis datanya. Seperti yang gue bilang di post-post gue terdahulu, wanita itu berpola. Dan untuk yang satu ini, kalian bisa bernapas lega karena untuk yang satu ini juga ada pola yang jelas dalam preferensi hadiah wanita. Yaitu :</p>
<p><strong>- Mereka suka benda berkilau.</strong><br />
Misalnya silver, emas, emas putih, atau berlian, diurutkan berdasarkan kadar senyum yang akan kita dapatkan dan berbanding terbalik terhadap jumlah angka yang hilang dari rekening bank kita. I dont know why, but it always works like wonders! Jadi kalo sudah mentok, silahkan hampiri toko perhiasan terdekat.</p>
<p style="text-align: center;">
<div id="attachment_413" class="wp-caption aligncenter" style="width: 433px"><img class="size-full wp-image-413" title="diamond_wideweb__470x348" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/01/diamond_wideweb__470x348.jpg" alt="Benda kecil yang akan selalu membantu wanita lupa betapa parahnya jerawat di wajah kita." width="423" height="313" /><p class="wp-caption-text">Benda kecil yang akan selalu membantu wanita lupa betapa parahnya jerawat di wajah kita.</p></div>
<p><strong>- Mereka tidak suka barang apa pun yang punya daya guna.<br />
</strong>Contoh benda yang berguna: kunci inggris, remote universal, pemantik praktis, senter LED, converter DVI ke RGB, larutan pembersih contact lens, alarm pintu infrared, seset obeng magnetic, DVD-ROM dan sejumlah barang lainnya.</p>
<p>Contoh benda yang tidak berguna: lilin aroma lavender, rak kecil dari jerami yang entah bisa memuat benda apa yang lebih besar dari bangkai serangga, bouquet bunga lili yang harus layu keesokan harinya agar tidak dituduh memberikan bunga palsu, rangkaian nama kita dan mereka di atas susunan pita kusut dan artistik, sebotol kecil cairan yang wanginya akan membuat kita terbatuk-batuk, plat besi yang diengrave foto candid terbaik, cincin yang kebesaran karena kita buat sendiri dan sejumlah barang-barang nggak jelas lainnya.</p>
<p>Itulah sebabnya perhiasan adalah hadiah yang terbaik. Karena perhiasan sangat nggak berguna.</p>
<p><strong>- Mereka tidak suka barang apa pun yang kita butuhkan untuk ada di tempat mereka.</strong><br />
Ya, ya gue tau betapa lu sangat sebel harus menghandle begitu banyak remote di kamar cewek lu. Satu untuk sound system. Satu untuk TV. Satu untuk DVD player. Satu untuk ranjang. Wow, gue kepengen banget punya ranjang yang bisa diremote. Tapi bukan berarti itu bisa jadi ide gift yang luar biasa dengan cara memberinya : remote universal.</p>
<p><strong>- Membelikan mereka lingerie adalah pilihan yang mematikan</strong><br />
Terlepas dari betapa kita begitu ingin melihatnya mengenakan hadiah kita saat itu juga, <em>*ehem*</em> lingerie adalah pilihan yang serupa perjalanan penuh resiko. Mulai dari membeli. Gue nggak tau apakah kita harus melenggang masuk toko lingerie begitu aja, atau harus berdandan seperti waria. Atau mungkin kita harus terus menerus mengucap &#8220;aku belanja untuk hadiah ibuku&#8221; secara keras dan jelas. Terlepas dari kenyataan apakah mami gue suka panty pink lembut dengan renda-renda yang hampir transparan. Atau mungkin menggandeng seorang gadis kecil dengan dalih : aku sedang mengajarkan anakku cara termudah menyenangkan teman prianya.</p>
<p>Lalu pada saat memberikan, serupa dengan sebuah persimpangan yang mengerikan. Antara kita dapat apa yang kita mau, atau, diantar tepat ke pintu peperangan yang menyala-nyala. Terutama apabila kita belum tahu jawaban dari: Apakah aku tampak gemuk?</p>
<div id="attachment_412" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="size-medium wp-image-412" title="&quot;Apakah aku tampak gemuk?&quot; -- &quot;Entahlah sayang. Pencahayaannya kurang baik. Hmm. Coba bandingin sama kalo nggak pake.&quot;" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/01/msfe6egewh6v8b81at5u-466x700.jpg" alt="msfe6egewh6v8b81at5u" width="450" /><p class="wp-caption-text">&quot;Apakah aku tampak gemuk?&quot; -- &quot;Entahlah sayang. Pencahayaannya kurang baik. Hmm. Coba bandingin sama kalo nggak pake.&quot;</p></div>
<p><strong>- Dont cook!</strong><br />
Ya ya gue tau pria yang memasak kelihatan begitu karismatik, kokoh, mandiri, bisa diandalkan dan mengingatkannya pada ayahnya. Tapi satu hal yang perlu diingat, memasak untuk candlelight dinner yang super romantis bukan berarti kita nggak perlu lagi memberikan gift. Jadi daripada kerja dua kali plus mengurangi kemungkinan kalian meracuni pacar kalian dengan makanan yang belum matang, konsen aja sama gift-nya, oke. Urusan masak memasak gantungkan sepenuhnya pada restoran. Dan uhm, sisa budget kalian.</p>
<div id="attachment_411" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="size-medium wp-image-411" title="Mami : penyebab utama Papi nggak pernah sedikit pun punya ide buat masak di hari Valentine." src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/01/dsc00294-700x525.jpg" alt="dsc00294" width="450" height="337" /><p class="wp-caption-text">Mami : penyebab utama Papi nggak pernah sedikit pun punya ide buat masak di hari Valentine.</p></div>
<p style="text-align: center;">
<p><strong>- NO. SEX IS NOT A GIFT.</strong><br />
Ya ya gue juga tahu betapa kita sangat ingin memberikan keperjakaan kita yang begitu suci dan tak ternoda sebagai hadiah tahun ini. Dan tahun depan. Dan tahun berikutnya lagi. Tapi inget guys, wanita selalu lebih pintar dari pria. Jadi kecuali kita pacaran dengan cewek idiot, dia pasti sudah mencium rencana yang sebenarnya di balik ketulusan kita. Think of something else.</p>
<div id="attachment_409" class="wp-caption aligncenter" style="width: 410px"><img class="size-full wp-image-409" title="Happy Valentine! Here's your present." src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/01/lyg6ufewkdrhthuvcp.jpg" alt="lyg6ufewkdrhthuvcp" width="400" height="310" /><p class="wp-caption-text">Happy Valentine! Here&#39;s your present.</p></div>
<p><strong>- Jangan berikan boneka teddy bear yang paling besar</strong><br />
Pastikan kalian nggak memberikan boneka teddy bear yang paling besar yang pernah kalian temui. Berikan yang cukup besar, tapi bukan yang paling besar. Kenapa? Agar tahun depan kalian bisa memberikan boneka teddy bear yang lebih besar lagi. Dan lebih besar lagi di tahun berikutnya, dan seterusnya.</p>
<p>Permulaan yang baik adalah: boneka teddy bear sebesar gantungan kunci. Dengan demikian akan ada begitu banyak valentine berlalu sebelum kalian akhirnya nggak bisa lagi nemuin boneka teddy bear yang lebih besar.</p>
<p><strong>- Dan bila masih mentok juga&#8230;</strong><br />
Gue bersimpati sama lu, tapi jalan belum tertutup buat lu. Apa lagi kalo papi lu direktur atau wakil rakyat di DPR. Belilah apa pun yang harganya sangat mahal, tapi jangan lepaskan price tagnya. Misalnya sofa, ranjang lipat, AC, LCD TV, bed cover. Atau belilah apa pun yang harganya bisa dicek di mana saja misalnya Motorola RAZR warna pink, nokia N90 atau iPhone. Pastikan ada cukup digit yang bisa membuat matanya terbelalak. Dan kalo dalam suatu moment lu memutuskan untuk cari sahabat curhat, hubungi gue. Gue akan jadi sahabat terbaik lu.</p>
<div id="attachment_76" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="size-full wp-image-76" title="Kalo standar hadiah valentine lu begini... apa gue jadi homo aja yah..." src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2008/04/ipodtouch450.jpg" alt="Namanya : ipod touch" width="450" height="329" /><p class="wp-caption-text">Kalo standar hadiah valentine lu begini... apa gue jadi homo aja yah...</p></div>
<p>Dan kalo lu masih mentok dan papi lu ternyata nggak masuk golongan yang gue sebut, gue punya satu tips yang akan membuat hari-hari lu makin baik yaitu: JANGAN PACARAN! Pacaran itu mahal! Oke hmm baiklah, kecuali lu wanita. Sebagai pria, lu bukan cuma membayar uang, tapi juga waktu dalam hidup lu. Walau lu bisa banjiri dia dengan cinta, lu akan liat seiring waktu, orientasi wanita akan bergeser dari cinta menuju rasa aman. Dan kalo lu nggak bisa kasih rasa aman itu, selalu siapkan katalog cewek jomblo lu karena sewaktu-waktu hubungan itu akan berakhir.</p>
<p>But by the way though, Papi gua nggak pernah bergantung pada Valentine buat mempertahankan pernikahannya.</p>
<p>Nah kan, I talk too much. Udah seribu kata lebih. Ini bertentangan dengan kata-kata gue di awal di mana gue menekankan gue cuma akan kasih sedikit. Padahal di tahun 2009 ini gue berusaha untuk belajar konsisten. Misal: buruk di awal tahun, maka akan buruk juga sepanjang tahun. That&#8217;s all folks! Good luck with your valentine.</p>
<p>And uh, no. I dont accept cheap gifts from men.</p>

	<br><br><br>Entry yang rada nyambung *dikit* :<br><br>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/08/15/tips-bermain-petasan/" title="Tips Bermain Petasan (Sunday, 15 August 2010)">Tips Bermain Petasan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/05/16/why-wait-a-million-years/" title="Why Wait a Million Year? (Sunday, 16 May 2010)">Why Wait a Million Year?</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/04/13/hitung-mundur-menuju-kuburan/" title="Hitung Mundur Menuju Kuburan (Tuesday, 13 April 2010)">Hitung Mundur Menuju Kuburan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/20/indahnya-kebaikan/" title="Indahnya Kebaikan (Friday, 20 November 2009)">Indahnya Kebaikan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/09/aku-hujan/" title="Aku &#038; Hujan (Monday, 9 November 2009)">Aku &#038; Hujan</a></li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yosua.net/2009/01/26/what-michael-says-about-giving-gifts/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>41</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Manusia Gua™</title>
		<link>http://blog.yosua.net/2009/01/04/manusia-gua/</link>
		<comments>http://blog.yosua.net/2009/01/04/manusia-gua/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Jan 2009 06:37:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yosu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Current Affairs]]></category>
		<category><![CDATA[cewek]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[cowok]]></category>
		<category><![CDATA[humor]]></category>
		<category><![CDATA[ironis]]></category>
		<category><![CDATA[satire]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yosua.net/?p=297</guid>
		<description><![CDATA[&#8230; Hello moi readerz! Ave moi! Bon appetite! Eau de cologne! Je dois regagner mes pénates! Les Rosbifs! A la carte! *dan semua salam dalam bahasa perancis lainnya!* Nggak perlu repot buka kamus. Semua artinya Hello, apa kabar, I miss you all. *kurang lebih* Entry satu ini adalah buah dari lelahnya gue bercerita berulang-ulang tentang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8230;<br />
Hello moi readerz!<br />
Ave moi!<br />
Bon appetite!<br />
Eau de cologne!<br />
Je dois regagner mes pénates!<br />
Les Rosbifs!<br />
A la carte!<br />
<em>*dan semua salam dalam bahasa perancis lainnya!*</em></p>
<p>Nggak perlu repot buka kamus. Semua artinya Hello, apa kabar, I miss you all. <em>*kurang lebih*</em></p>
<p>Entry satu ini adalah buah dari lelahnya gue bercerita berulang-ulang tentang sesuatu yang sangat panjang. Yaitu soal: kenapa sudah pasti ayam dulu baru telur. Hmm. Tunggu dulu. Ada yang lebih panjang dari itu. Yaitu soal: Manusia Gua™.</p>
<p>Are you falling in love? Is someone falling in love with you? Falling in love is fun, isn&#8217;t it? Apa yang lebih mudah dari falling in love? Sebelum lu dateng ke YM gue dan datang dengan buzz cute-mu itu untuk meminta pendapat soal <strong>dia</strong>, ada baiknya lu baca dulu kisah berikut ini. Karena : GUE CAPEK NGETIK CERITA MANUSIA GUA BUAT SETIAP ORANG YANG DATANG KONSULTASI. Au cas ou, in case gue perlu menggunakan penjelasan dari keseluruhan atau sebagian dari cerita ini, gue nggak perlu lagi ngetikkin. Gue tinggal paste linknya, voila mamma mia fetuccini, tinggal baca sendiri. Please be considerate, you guys dont pay me or anything! So please spare me from the suffering. Here we go.</p>
<p style="text-align: center;">
<hr />
<p style="text-align: center;"><em>!!!! <strong>Warning.</strong> The following passage is quite long. Pastiin lu sudah dalam posisi PW, ditemani makanan dan minuman yang cukup selama membaca, penerangan cukup, jarak yang aman dari monitor dan dalam bimbingan orang tua atau orang dewasa lainnya. !!!!</em></p>
<hr />
<span id="more-297"></span></p>
<h1 style="text-align: center;">Manusia Gua™</h1>
<p style="text-align: center;">original story by: Yosua Omimaru<br />
<em>*i made this myself, so please be considerate on how you use names when you retell the story somewhere*</em></p>
<p>Suatu hari, hiduplah seorang manusia di dalam gua yang sangat gelap. Gelap secara literal, nggak ada cahaya apa pun di dalam gua itu. Manusia ini nggak pernah liat cahaya sekali pun. Dari lahir. Tapi hidupnya bahagia. Nggak ada alasan baginya untuk nggak bahagia. Sejalan dengan : &#8220;You never miss what you never have&#8221;, manusia ini nggak pernah merindukan cahaya, karena ya, emang nggak pernah tau apa itu cahaya. Dunianya berubah ketika suatu saat&#8230;</p>
<p>&#8230;ia menemukan sekotak korek api.<br />
Pertemuannya dengan korek api adalah pengalaman pertamanya dengan cahaya. It fascinates him a lot! Dalam sekejap ia yakin dalam hatinya, &#8220;Korek api adalah cahaya paling terang dalam hidupku&#8221; dan ia jatuh cinta padanya. Api-api korek tersebut nyaris nggak bisa dipake buat nerangin apa pun. Tapi buatnya cahaya tersebut adalah yang paling terang dalam hidupnya.</p>
<p>But it doesnt last long. Setiap saat ia ingin korek api bercahaya, semakin sedikit jumlah batang yang tersisa. Dan bila ia ingin korek api bercahaya lebih terang, ia harus menggunakan lebih dari satu batang korek api. Tak lama kemudian cahaya tersebut habis dan ia kembali ke dalam kegelapannya. Kegelapan yang sama yang dulu ia jalani selama bertahun-tahun. Tapi kegelapan kali ini rasanya beda. Rasanya&#8230;</p>
<p>Sendiri.<br />
Merudung.<br />
Nggak bahagia.<br />
Sepi.</p>
<p>Hari-hari kini berlalu dengan rasa benci.<br />
&#8220;Kenapa korek api harus hadir dalam hidup gue?&#8221;<br />
&#8220;Kenapa nggak biarin gue sendirian dalam kegelapan gue?&#8221;<br />
&#8220;Kenapa kasih gue cahaya kalo cuma sesingkat itu?&#8221;</p>
<p>Until one day dia bertemu dengan lilin. Lilin lebih terang dari korek. Lilin bertahan jauh lebih lama dibanding korek. Dalam sekejap ia jatuh cinta pada lilin, cahaya paling terang dalam hidupnya.</p>
<p>Suatu hari ia berpikir, &#8220;Aku ingin lebih dekat lagi dengan lilin!&#8221; Maka ia membawa lilin berjalan-jalan ke dalam guanya. Tapi di tengah perjalanan, ia terkena tetesan cairan lilin yang panas sehingga kulitnya terluka. Ia marah. Ia kecewa. Manusia ini nggak bisa terima kenyataan bahwa memang begitulah sifat lilin. Dan ia pergi meninggalkan lilin tersebut. Kembali ke kegelapannya.</p>
<p>Sendiri.<br />
Merudung.<br />
Nggak bahagia.<br />
Sepi.</p>
<p>Hari-hari kini kembali berlalu dengan rasa benci.<br />
&#8220;Kenapa lilin harus hadir dalam hidup gue?&#8221;<br />
&#8220;Buat apa dia kasih gue cahaya kalo cuma buat sakitin gue?&#8221;</p>
<p>Hari-hari tersebut berakhir begitu ia bertemu dengan sebuah cahaya yang jauh lebih terang, sebuah obor. Obor lebih terang dari lilin. Obor bertahan jauh lebih lama dibanding lilin. Obor jauh lebih mudah dibawa-bawa dibanding lilin. Dan kali ini ia sudah belajar menerima sifat panas obor tersebut. Dalam sekejap ia jatuh cinta pada obor, cahaya paling terang dalam hidupnya.</p>
<p>Tapi lama-kelamaan cahaya obor semakin meredup. Obor butuh minyak untuk bisa tetap menyala terang. Jika tidak ada minyak yang bisa dibakar, maka kain dan kayunya sendirilah yang akan terbakar. Manusia ini tidak bisa terima kenyataan bahwa obor butuh minyak untuk bercahaya. Maka lalu ia pergi meninggalkan obor tersebut. Kembali ke kegelapannya.</p>
<p>Sendiri.<br />
Merudung.<br />
Nggak bahagia.<br />
Sepi.</p>
<p>Kembali ditemani rasa benci yang mulai terasa familiar.<br />
&#8220;Kenapa obor harus hadir dalam hidup gue?&#8221;<br />
&#8220;Buat apa dia kasih gue cahaya kalo akhirannya minta minyak sebagai balasan?&#8221;<br />
&#8220;Cahaya itu hak semua orang! Hak gue! Sewajarnya kalo obor kasih gue cahaya.&#8221;<br />
&#8220;Gue nggak butuh cahaya yang nggak tulus kayak gitu.&#8221;<br />
Dan ia mengutuk setiap cahaya yang pernah datang dalam hidupnya.</p>
<p>&#8220;Adakah cahaya yang sejati dalam dunia ini?&#8221;</p>
<p>Ia pikir jawabannya tiba saat ia bertemu dengan sebuah cahaya yang luar biasa, sebuah api unggun. Api unggun jauh lebih besar dan terang dari semua yang pernah ia temui. Api unggun jauh lebih hangat dari semua yang pernah ia temui. Seisi gua terang dan hangat karena kehadirannya. Kali ini ia mengerti dan rela memberikan kayu agar api unggun bisa bercahaya lebih terang. Begitu banyak manusia gua lain berkumpul di sekitarnya dan mereka semua mendapat cahaya dan kehangatan yang sama persis &#8211; sama rata, tidak perduli di sebelah mana mereka duduk.</p>
<p>Ia jatuh cinta. &#8220;Inilah cahaya paling terang dan hangat dalam hidupku. Akhir dari pencarianku. Nggak mungkin ada yang lebih terang dari ini.&#8221; Ia menginginkan api unggun untuk dirinya sendiri. Ia ingin membawa api unggun masuk ke dalam guanya sendiri tapi api unggun tak ingin beranjak. Ia ingin menikmati api unggun sendiri, tapi manusia gua lainnya terlalu banyak untuk ia usir. Ia kelelahan dan akhirnya menyerah. Kembali ke kegelapan.</p>
<p>Sendiri.<br />
Merudung.<br />
Nggak bahagia.<br />
Sepi.</p>
<p>Kembali ditemani rasa benci yang kini sangat familiar.<br />
&#8220;Kenapa api unggun harus hadir dalam hidup gue?&#8221;<br />
&#8220;Buat apa dia kasih gue cahaya sebesar itu buat gue?&#8221;<br />
&#8220;Kenapa dia harus sehangat itu sama gue?&#8221;<br />
&#8220;Bukannya itu namanya memberi harapan? Ke banyak orang?&#8221;<br />
&#8220;Gue juga butuh cahaya, gue butuh diperhatiin! Gue! Gue! Orang lain nggak usah karena hidup mereka lebih bahagia dari gue. GUE!&#8221;<br />
Dan ia mengutuk setiap cahaya yang pernah datang dalam hidupnya. Plus setiap manusia gua yang dulu ikut mengerubungi api unggun bersamanya.</p>
<p>Kali ini hari-hari tanpa cahaya lebih panjang dari sebelumnya. Banyak cahaya mampir dalam kehidupannya tapi ia membuang mereka semua karena : cahaya-cahaya itu bukan cahaya yang paling terang dalam hidupnya. &#8220;Di mana cahaya paling terang dalam hidupku?&#8221; hanya itu yang ia tanyakan setiap hari. Suatu hari ia memutuskan untuk melakukan sesuatu yang radikal, yang belum pernah ia lakukan sebelumnya, sesuatu yang sangat ia benci dari dulu. Karena pikirnya, hidup gue udah berantakan, nggak mungkin bisa lebih berantakan lagi, jadi nggak ada salahnya.</p>
<p>Ia&#8230; keluar dari guanya.</p>
<p>Betapa ia terperanjat dan jantungnya berdegup kencang saat untuk pertama kalinya dalam hidupnya, ia melihat cahaya yang baru. Semua manusia menikmati cahaya ini! Yang sangat terang! Yang sangat hangat! Yang berlangsung berjam-jam! Yang tidak menyakiti dirinya! Tanpa perlu minyak! Tak perlu dibawa ke mana-mana karena cahaya itu ada di mana-mana! Tidak ada yang membahas apakah cahayaku lebih terang dari cahayamu. Dan tidak ada yang memperebutkan cahaya itu karena semua menerimanya.</p>
<p>Cahaya itu adalah matahari.</p>
<p>Matahari sangat besar. Paling besar. Ia percaya tidak ada yang lebih besar dari matahari. Matahari sangat jauh. Begitu jauhnya hingga ia tak pernah tahu bentuk matahari itu. Tapi baginya itu tak masalah, karena ia bisa rasakan cahaya dan hangatnya. Ia jatuh cinta kepada matahari. Cinta yang jauh lebih kuat dari semua cinta yang pernah ia alami. Karena matahari adalah cahaya paling terang dalam hidupnya dan ia percaya tidak ada lagi cahaya yang lebih terang darinya.</p>
<p>Lalu malam tiba. Kegelapan menyapanya. Perasaan yang dulu familiar mengetuk pintunya.</p>
<p>Sendiri.<br />
Merudung.<br />
Nggak bahagia.<br />
Sepi.</p>
<p>Ia bertanya-tanya. Di mana cahaya itu? Yang paling besar? Yang paling hangat? Di mana? Aku tidak melihatnya! Hampir ia mengutuknya saat suatu ketika, seseorang melintas dan melihat ia meringkuk di dalam kegelapan.</p>
<p>Ia memberi si manusia gua sekotak korek api.</p>
<p>Lalu datang manusia lain memberi ia lilin. Dengan korek tadi ia menghidupkan lilin tersebut.</p>
<p>Lalu datang manusia lain memberi ia kain, kayu dan minyak. Dibantu cahaya lilin ia membuat obor.</p>
<p>Lalu datang manusia lain yang juga punya obor. Bersama-sama mereka mencari kayu di hutan. Ia lalu membuat api unggun.</p>
<p>Api unggunnya begitu besar, terang dan hangat. Begitu banyak orang lain yang mengutuk malam datang berkumpul mendekatinya untuk menghangatkan diri bersamanya. Dan mereka semua berbahagia. Bersama-sama mereka melewati malam yang tadi menjadi objek sumpah serapah, hingga siang tiba. Bersama-sama mereka saling belajar, saling mengajar sehingga mereka mengerti. Bahwa selalu ada siang sehabis malam dan akan selalu ada malam sehabis siang. Mereka berjanji untuk bertemu kembali di malam berikutnya, menghangatkan diri bersama-sama hingga siang kembali tiba.</p>
<p>Menatapi abu dan arang api unggunnya, di tengah sinar fajar, manusia gua mengerti sebuah pelajaran tentang hidupnya. Untuk menghargai cahaya yang paling redup, temukanlah dahulu cahaya yang paling terang. Untuk menghargai kehangatan yang paling kecil, temukanlah dulu kehangatan yang paling besar.</p>
<h2 style="text-align: center;">THE END</h2>
<p><em>*dah woy bangun-bangun, ceritanya udah kelar*</em></p>
<p>Mo tau artinya? Ini dia.</p>
<p><strong>- Cahaya</strong></p>
<p>Literally translated, cahaya adalah kasih. Berbagai bentuk perhatian. Cinta. Interaksi. Semua hal yang kita berikan pada orang lain. Ada cahaya yang redup, misalnya perhatian basa-basi, atau sebuah senyuman, atau sebuah hello. Ada cahaya yang sangat terang, misalnya berkorban, berjuang bersama sahabat dan empati. Bentuk cahaya yang paling terang, hanya ada satu: mati di kayu salib buat tebus dosa manusia. Nggak ada yang lebih terang dari itu.</p>
<p><strong>- Kehangatan</strong></p>
<p>Kehangatan adalah perasaan yang tinggal dan menumpuk karena mendapatkan kasih. Setiap hari mendapatkan hello nggak akan meninggalkan kesan apa-apa. Tapi empati yang terus menerus akan menghasilkan ikatan yang emosional.</p>
<p><strong>- Korek api</strong></p>
<p>Korek api adalah bentuk sikap wajar kita terhadap siapa saja. Tersenyum. Menyapa. Sesuatu yang kita lakukan tanpa pengharapan akan balasan apapun. Hal-hal yang sewajarnya kita lakukan karena orang lain memperlakukan kita sama. Perbuatan-perbuatan kecil. Tanpa relasi antar tindakan. Habis saat itu juga dan tidak meninggalkan kesan.</p>
<p>Tapi bagi si manusia gua yang nggak pernah mendapatkan perhatian, just a single hello baginya adalah &#8220;aku cinta padamu, maukah kau cinta padaku?&#8221; atau &#8220;jadilah sahabat karibku saat ini juga.&#8221; Saat perbuatan-perbuatan kecil kita disalah artikan demikian, biasanya kita merasa risih dan akhirnya berhenti melakukannya terhadap si manusia gua.</p>
<p><strong>- Lilin</strong></p>
<p>Lilin adalah bentuk interaksi yang diberikan terhadap seseorang yang bukan orang asing terhadap kita tapi belum terlalu akrab. Misalnya teman kelompok kerja, teman kuliah, teman les, satu kos. Dalam bahasa gampangya, gue memberikan perhatian &#8220;demikian&#8221; karena gue kenal dia. Itu doang. Nggak ada maksud apa-apa. Sama semua orang yang gue kenal, demikianlah perhatian gue.</p>
<p>Kalo interaksi hello aja bisa bikin manusia gua kepincut, apalagi bentuk interaksi yang lebih dalam. Ia kepincut, atau ingin bersahabat, lalu berusaha untuk mengenal lebih dalam, tapi akhirnya terluka dan kecewa karena sebuah sifat yang tidak ia sukai. Manusia gua tidak bisa menerima orang tersebut apa adanya karena konsep demikian baginya adalah omong kosong.</p>
<p><strong>- Obor</strong></p>
<p>Obor adalah bentuk interaksi dalam bentuk sahabat akrab atau lebih dari seorang teman. Ada kesan yang terus dibangun seiring waktu. Ada impresi yang tertinggal, yang terukir. Sewajarnya gue memberikan kasih demikian karena gue deket sama lu melebihi seorang teman. Dan gue memberikan porsi yang sama kepada semua orang yang levelnya sama dengen lu. Jadi gue mau pergi nonton dibayarin lu bukan karena gue naksir lu.</p>
<p>Tapi yang namanya persahabatan itu cara kerjanya adalah dua arah. Bukan hanya menerima, dan bukan juga hanya memberi. Bukan hanya menuntut, dan bukan juga hanya memenuhi tuntutan. Hal ini yang gagal dimengerti oleh manusia gua. Baginya persahabatan atau percintaan adalah hak dan dia nggak wajib untuk membalas. Yang penting orang mengerti dia, urusan dia mengerti orang lain itu tahun depan aja, atau abad depan waktu dia udah punya blog.</p>
<p><strong>- Api unggun</strong></p>
<p>Api unggun adalah manusia langka yang populer. Ia memberikan perhatian, senyuman, bimbingan, kepemimpinan atau kasih dalam porsi yang sangat besar pada semua orang, tidak perduli siapa dan seakrab apa. Ia sama sekali nggak perlu alasan kenapa harus demikian karena emang udah nature-nya dia. Dia stand out di tengah komunitas dan semua orang berkerumun di sekitarnya berharap bisa memilikinya.</p>
<p>Tapi di mata manusia gua, perhatian dalam porsi sebesar ini artinya adalah: dia cinta padaku. Didukung hipotesa yang ia anggap fakta ini, ia mulai mengajukan tuntutan-tuntutan nggak masuk akal seperti: jangan perhatikan dia, atau jangan sentuh dia, atau kenapa lu akrab sama dia dan kenapa baik banget sama dia. Tuntutan gilanya mendapat respon bukan hanya dari api unggun sendiri, tapi juga orang-orang yang berkerumun di sekitarnya.</p>
<p><strong>- Melakukan hal yang radikal</strong></p>
<p>To have something you have never had, you have to do something you have never done. Ini adalah proses radikal yang di luar akal sehat lu. Misalnya ikut komunitas tertentu, atau bertobat, atau membuat tatanan baru dalam hidup, atau apalah sesuatu yang drastis.</p>
<p>Buat gue misalnya adalah: menjadi pengajar di BNCC. Mami gue butuh dua tahun buat sembuh dari shocknya karena denger kabar tersebut. Gue bahkan harus bawa papi gue ke sekret buat buktiin bahwa mimpi itu nyata, anak mereka bener-bener ikut kegiatan yang melibatkan tindakan memberi kontribusi kepada banyak orang.</p>
<p><strong>- Matahari</strong></p>
<p>Matahari adalah sumber cahaya dan kehangatan yang nggak ada tandingannya di muka bumi. Sinarnya gratis. Nggak ada yang perlu dikeluarkan agar matahari tetap bersinar. Nggak ada yang bisa miliki matahari untuk dirinya sendiri. Nggak ada yang perduli berapa banyak sinar matahari yang lu dapet karena gue juga dapet. Nggak ada yang perlu bawa-bawa matahari karena semua tempat dapat sinarnya. Matahari sangat jauh dan nggak bisa dicapai. Sebuah entity luar biasa. Entity itu bernama Tuhan, Allah, Buddha, Brahma, Amaterasu atau apa lah.</p>
<p>Kadang kita bertanya-tanya Dia ada di mana, tapi kita tahu Dia ada di sana karena kita bisa lihat sinarnya dan rasain hangatnya. Kadang kita bertanya-tanya ke mana Ia bergerak karena kita nggak melihatnya. Padahal Ia tak bergerak, kita lah yang berputar-putar menjauhinya. Kadang kita membencinya karena Ia memberi kesempatan pada malam untuk hadir dalam kehidupan kita atau orang lain. Tapi melalui malam itu lah kita mendapatkan kesempatan untuk belajar memberikan cahaya dan kehangatan kepada orang lain. Agar orang lain yang kita beri cahaya, dapat juga memberikan cahaya untuk manusia gua lainnya.</p>
<p style="text-align: center;">_________________________________________________________________________</p>
<p>Beberapa hal yang pengen gue sampein buat lu semua :</p>
<p>- Kalo seseorang memberi lu perhatian, sebesar apa pun, jangan taroh &#8220;dia pasti naksir gue&#8221; di no.1 dalam daftar kemungkinan lu. Bisa jadi emang begitu cara ia memperlakukan semua orang dalam level relasi sosial yang sama dengan lu. Hal yang paling buruk terjadi adalah, dia udah pernah baca kisah ini dan dia terang-terangan menyebut lu Manusia Gua™.</p>
<p>- Kalo lu memberi korek, lilin, obor atau api unggun kepada Manusia Gua™ dan di luar keinginan lu dia malah jatuh cinta pada lu, jangan berhenti memberikannya kepada orang lain! Hidup lu dipersiapkan untuk jadi jauh lebih besar dan bermakna dari sekedar bete karena rengekan seorang Manusia Gua™!</p>
<p>- Nggak perduli lu melankronis™ atau Manusia Gua™ dari region mana, ya ya gue tau bumi berputar buat lu. Tapi satu hal yang gue mo kasih tau, GUE TULIS INI BUKAN KHUSUS BUAT NYINDIR LU SEORANG. Nggak penting banget.</p>
<p>- Kalo lu merasa selama ini sudah jadi Manusia Gua™, ingatlah selalu bahwa lu bisa jadi lebih baik dari itu. Yang penting <span style="text-decoration: underline;">lu lakuin tindakan radikal dalam hidup lu</span>. Obviously tindakan radikal yang positif. Nggak usah bahas-bahas soal gimana orang lain atau apa yang harusnya dilakukan orang lain buat lu. Nonsense. Semuanya soal lu!</p>
<p>- &#8230;dan yang terakhir: Sori merusak kebahagiaan lu, <span style="text-decoration: underline;">tapi bisa jadi dia bukan lagi jatuh cinta sama looo!!</span></p>
<div id="attachment_440" class="wp-caption aligncenter" style="width: 386px"><span style="text-decoration: underline;"><img class="size-full wp-image-440" title="captaincaveman1" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/01/captaincaveman1.jpg" alt="Lu pasti naksir gue! Buktinya lu ngeliat ke arah gue." width="376" height="282" /></span><p class="wp-caption-text">Lu pasti naksir gue! Buktinya lu ngeliat ke arah gue.</p></div>
<h1 style="text-align: center;">Jadi. Lu Manusia Gua™ yang kayak apa?</h1>

	<br><br><br>Entry yang rada nyambung *dikit* :<br><br>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/08/15/tips-bermain-petasan/" title="Tips Bermain Petasan (Sunday, 15 August 2010)">Tips Bermain Petasan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/05/16/why-wait-a-million-years/" title="Why Wait a Million Year? (Sunday, 16 May 2010)">Why Wait a Million Year?</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/04/13/hitung-mundur-menuju-kuburan/" title="Hitung Mundur Menuju Kuburan (Tuesday, 13 April 2010)">Hitung Mundur Menuju Kuburan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/12/12/ninja-assassin/" title="Ninja Assassin (Saturday, 12 December 2009)">Ninja Assassin</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/20/indahnya-kebaikan/" title="Indahnya Kebaikan (Friday, 20 November 2009)">Indahnya Kebaikan</a></li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yosua.net/2009/01/04/manusia-gua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Men vs Women &#8211; part 3</title>
		<link>http://blog.yosua.net/2008/04/13/men-vs-women-part-3/</link>
		<comments>http://blog.yosua.net/2008/04/13/men-vs-women-part-3/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Apr 2008 15:19:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yosu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips & Tricks]]></category>
		<category><![CDATA[cewek]]></category>
		<category><![CDATA[cowok]]></category>
		<category><![CDATA[humor]]></category>
		<category><![CDATA[satire]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yosua.net/?p=81</guid>
		<description><![CDATA[Bonjour, messieurs-dames! Comment ca va? Vous parlez_francais? Saudara Vendy dari Arab Saudi mengirimkan surat berikut ke redaksi : hmmm… next request : apakah kalau cewe bilang “baik-baik aja”, itu pasti berarti dia betul2 fine? XD Oh dek Pendi dek Pendi. Kalo cewek bilang nothing, artinya memang betul-betul nothing. Bukan nothing happened, tapi nothing you&#8217;ll know [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bonjour, messieurs-dames!<br />
Comment ca va?<br />
Vous parlez_francais?</p>
<p>Saudara Vendy dari Arab Saudi mengirimkan surat berikut ke redaksi :</p>
<blockquote><p>hmmm…<br />
next request :<br />
apakah kalau cewe bilang “baik-baik aja”, itu pasti berarti dia betul2 fine?</p>
<p>XD</p></blockquote>
<p>Oh dek Pendi dek Pendi. Kalo cewek bilang <strong>nothing</strong>, artinya memang betul-betul nothing. Bukan <strong>nothing happened</strong>, tapi <strong>nothing you&#8217;ll know until it has been too late to mend things</strong>. Cara cewek menyatakan sesuatu, seringkali buat mereka nggak seru kalo nggak disembunyiin di balik bahasa tubuh, intonasi, cara duduk atau teknik telepati membaca pikiran. Sialnya terkadang &#8220;sesuatu&#8221; itu penting buat didengerin dan disimak bagi kita para pria-pria dungu kalo masih mau tu bibir nempel di pipi kita.</p>
<p><span id="more-81"></span></p>
<p>Lebih parahnya lagi, pria yang selalu straight dengan perkataannya, suka menganggap straight perkataan para wanita. Kalo ngantuk ya berarti ngantuk kalo nggak mau ya berarti nggak mau. Dan inilah yang bikin subur profesi pengacara pernikahan.</p>
<p>Jadi next time lu denger &#8220;nggak ada apa-apa&#8221;, ingatlah selalu bahwa jawaban yang sebenarnya adalah &#8220;ada apa-apa tapi lu nggak bakal tahu dan nggak bakal gua kasi tahu, kecuali sampe entar pas gua marah besar&#8221;.</p>
<hr size="1" />Ke ngelanjot ngelanjot! Buat yang blom baca part 2, ada <a href="http://blog.yosua.net/2008/03/28/men-vs-women-part-2/" target="_blank">di sini</a>.</p>
<p>Saat pria melihat sesuatu yang nggak bener, pria berpikir tentang gimana caranya biar bisa tetap hidup damai tanpa memperbaiki yang nggak bener itu. Saat wanita melihat sesuatu yang nggak bener, wanita berpikir tentang siapa yang akan memperbaiki yang nggak bener itu sekarang juga.</p>
<p>Yang dibanggakan antar suami saat ngobrol : siapa yang perabotan rumahnya paling mahal. Yang dibanggakan istri-istri saat ngobrol : siapa perabotan rumahnya paling mahal, tapi belinya paling murah.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 328px"><img class="center" title="Yang kreatif itu, pasti burung cowok!" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2008/04/281.jpg" alt="" width="318" height="432" /><p class="wp-caption-text">Yang kreatif itu, pasti burung cowok!</p></div>
<p>Waktu cowok kehilangan sesuatu, mereka akan bertanya pada si cewek dan berharap semoga aja si cewek yang naruh di suatu tempat.</p>
<p>Pria bisa menyimpan begitu banyak informasi nggak berguna. Misalnya tanggal lahir artis porno, top speed Mc Laren yang nggak bakal kebeli, versi terakhir firmware Nokia dan lokasi-lokasi tai lalat di badan pasangannya.</p>
<p>Kecuali ada perbedaan mencolok tentang seberapa exposed atau tertutup di baju baru seorang wanita, pria nggak punya pendapat apa-apa.</p>
<p>Buat wanita, remote TV artinya kenyamanan hidup, bisa melakukan banyak hal sembari melakukan hal lain dari tempat yang lain lagi. Buat pria, remote TV artinya kontrol dan otoritas yang harus dipegang dan dipertahankan. Kontrol misalnya memastikan channel ini tetap aman dari gangguan. Otoritas misalnya menonton banyak channel sekaligus.</p>
<p>Sementara wanita selalu mempertanyakan hal-hal basic, pria selalu punya penjelasan untuk setiap pertanyaan, nggak perduli betapa kompleks pertanyaannya dan betapa nggak nyambungnya jawaban yang diberikan.</p>
<p><strong>Cewek </strong>: Sayang, bener nggak sih radiasi HP bisa masak telor?<br />
<strong>Cowok </strong>: Jadi gini, Yang. Dulu waktu tahun 1876, Alexander Graham Bell pasti nggak pernah kepikiran bahwa penemuannya akan dihubungkan dengan memasak telor. Kalo kita melihat gelombang yang&#8230;</p>
<p><strong>Cewek </strong>: Sayang, bener nggak sih radiasi HP bisa masak telor?<br />
<strong>Cowok </strong>: Umm&#8230; nggak tau yah. Tapi temen gue si Michael pasti tau tuh. Secara die anak MIT gitu. Lu tau kan Michael? Yang blognye keren. Eh, tau nggak, dia tuh dulu satu TK lho ama gue. Sekarang beasiswa gitu dari pemerintah Amerika, mantep banget ye.</p>
<p><strong>Cewek </strong>: Sayang, bener nggak sih radiasi HP bisa masak telor?<br />
<strong>Cowok </strong>: Bisa kok. Gampang banget tau. Gua bisa sih kalo gua mau. Tapi mungkin nggak sekarang.</p>
<p><strong>Cewek </strong>: Sayang, bener nggak sih radiasi HP bisa masak telor?<br />
<strong>Cowok </strong>: (nonton TV)<br />
<strong>Cewek </strong>: SAYANG!!<br />
<strong>Cowok </strong>: Apa&#8230;? Ada apa?<br />
<strong>Cewek </strong>: (ngambek)<br />
<strong>Cowok </strong>: &#8230;telornya di kulkas.</p>
<p>Pria membuat list barang-barang mahal yang kepengen dibeli tapi nggak bakal kebeli. Wanita membuat list hal-hal yang harus dilakukan pria tapi nggak bakal dilakukan pria, sampai otoritas itu akhirnya berpindah tangan.</p>
<p>Contoh kreativitas wanita : menggunakan selimut bekas untuk taplak meja, menggunakan keranjang bekas untuk hiasan di atas TV, menggunakan botol-botol bekas untuk pot-pot kecil. Contoh kreativitas pria : menstaples ujung celana yang kepanjangan.</p>
<p>Di tengah pameran, wanita akan melihat-lihat dan berkunjung ke stand dengan harga yang terlihat bagus. Sementara pria, di tengah pameran akan melihat-lihat dan berkunjung ke stand dengan rok terpendek atau belahan dada terbaik.</p>
<hr size="1" />Makin lama&#8230; makin susah yah bikin post tentang cowok vs. cewek. Semoga bisa sampe part 100, amin! Daripada di next post kehabisan entry, mending ditabung dulu ah. Hihihi. Dagh!</p>

	<br><br><br>Entry yang rada nyambung *dikit* :<br><br>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/08/15/tips-bermain-petasan/" title="Tips Bermain Petasan (Sunday, 15 August 2010)">Tips Bermain Petasan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/05/16/why-wait-a-million-years/" title="Why Wait a Million Year? (Sunday, 16 May 2010)">Why Wait a Million Year?</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/04/13/hitung-mundur-menuju-kuburan/" title="Hitung Mundur Menuju Kuburan (Tuesday, 13 April 2010)">Hitung Mundur Menuju Kuburan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/20/indahnya-kebaikan/" title="Indahnya Kebaikan (Friday, 20 November 2009)">Indahnya Kebaikan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/09/aku-hujan/" title="Aku &#038; Hujan (Monday, 9 November 2009)">Aku &#038; Hujan</a></li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yosua.net/2008/04/13/men-vs-women-part-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Men vs Women &#8211; part 2</title>
		<link>http://blog.yosua.net/2008/03/28/men-vs-women-part-2/</link>
		<comments>http://blog.yosua.net/2008/03/28/men-vs-women-part-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Mar 2008 04:54:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yosu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips & Tricks]]></category>
		<category><![CDATA[satire]]></category>
		<category><![CDATA[cewek]]></category>
		<category><![CDATA[cowok]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yosua.net/2008/03/28/men-vs-women-part-2/</guid>
		<description><![CDATA[Ngelanjot, ngelanjot! Kalo blom baca yang part 1, nih ada di sini. Request dari Vendi : 1. bagaimana wanita menilai pria kutu buku? seperti menilai tissue? 2. bagaimana wanita merespon terhadap kata “terserah”? Michael menjawab : 1. Untuk sepuluh detik pertama, wanita melihat paras. Sepuluh menit kemudian, wanita melihat sikap. Sisanya, kartu apa aja yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ngelanjot, ngelanjot! Kalo blom baca yang part 1, nih <a title="Kitab Kamasutra part 1" href="http://blog.yosua.net/2008/03/24/men-vs-women-part-1/" target="_blank">ada di sini</a>.</p>
<p><span style="color: #993300;"><strong>Request dari Vendi :</strong></span><br />
1. bagaimana wanita menilai pria kutu buku? seperti menilai tissue?<br />
2. bagaimana wanita merespon terhadap kata “terserah”?</p>
<p><span style="color: #993300;"><strong>Michael menjawab :</strong></span><br />
1. Untuk sepuluh detik pertama, wanita melihat paras. Sepuluh menit kemudian, wanita melihat sikap. Sisanya, kartu apa aja yang ada di dompet, kunci kendaraan apa yang ada di kantong, hewan peliharaan apa yang dia punya, blognya lucu apa nggak <span style="color: #993300;">*ngarep*</span>, dll. Jadi selalu ada kesempatan untuk semua pria, apapun tampangnya yang penting belakangnya. Sementara untuk pria, sepuluh detik pertama habis melihat paras, sepuluh menit kemudian masih melihat paras, sisanya berusaha keras buat bisa melihat yang belum terlihat.</p>
<p>2. Buat pria, terserah dalam hidupnya artinya, ya terserah, titik. Kalo tau TI, terserah itu *.* Jadi kalo mo makan apa jawabnya terserah, artinya ada mie goreng ataupun tempe ataupun keripik, ya terserah. Sementara buat cewek, terserah artinya : terserah, asal memenuhi kaidah-kaidah gue yang lu nggak tau apa aja.  Jadi misalnya, &#8220;Terserah sayang mo makan apa&#8221; artinya : lu tau jenis makanan yang gua suka, nah kita makan salah satu dari itu!</p>
<p><span id="more-66"></span></p>
<p>Yang bikin runyam, begitu konsep &#8220;terserah&#8221; ini nyebrang dari satu gender ke gender lain, tiba-tiba kehidupan jadi rumit. Misalnya, kalo suatu saat cewek bilang terserah, sebenernya ia sudah punya preset-template pilihan yang harus diseleksi. Padahal buat cowok, terserah ya terserah, kita ke warteg aja. &#8220;Muka lu kok tekuk tujuh sayang, katanya terserah?&#8221; Sementara waktu cowok bilang terserah, si cewek bertanya-tanya apa yang si cowok mau sampai terkesan bahwa cowok nggak boleh ngomong terserah. &#8220;Iya terserah, tapi makan apa?&#8221; <span style="color: #993300;">*wong namanya terserah, geblek*</span></p>
<p>Kalo menurut lu salah, terserah lah!</p>
<hr size="1" />Gue mo lanjut yang punya gue, kalo ada lagi, taro aja di comment. Gue cuma berharap sotoy gue masih dalam kerangka yang bener.</p>
<p>Cewek sangat mengerti warna. Ada built-in pantone match up di dalam otak mereka. Jadi cara mereka menyatukan warna sangat logis. Sementara buat cowok, mikirnya gini : hijau bagus, merah juga bagus, jadi <span style="color: #993300;">*harusnya*</span> nggak ada masalah kalo pake hijau bareng merah.Cowok nggak merasa bersalah saat diomeli cewek karena mengeluarkan 2 juta rupiah untuk barang penting seharga 1 juta rupiah. Cewek nggak merasa bersalah saat diomeli cowok karena mengeluarkan 1 juta rupiah untuk barang nggak penting seharga 2 juta rupiah. Buat cewek, diskon artinya perlu dibeli.</p>
<p>Cara wanita mengingat baju kemaren : cek memory otak. Cara pria mengingat baju kemaren : liat tumpukan di lantai.</p>
<p>Cewek nggak tahan melewati satu sesi film tanpa bertanya : Itu siapa? Terus dia mati? Jadi yang di mobil sapa? Suratnya ada di mana? Maksudnya apa sih? Sementara cowok nggak tahan melewati satu sesi film tanpa bercerita ulang ke sebelah tentang adegan yang sedang terjadi.</p>
<p>Cowok suka bertindak tanpa memikirkan resikonya, lalu minta maaf. Cewek suka memikirkan resiko dan akhirnya tidak bertindak, lalu minta maaf.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 410px"><img class="center" title="Jalur belanja pria vs jalur belanja wanita" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2008/03/menvswomen.jpg" alt="menvswomen.jpg" width="400" height="300" /><p class="wp-caption-text">Jalur belanja pria vs jalur belanja wanita</p></div>
<p>Rekor belanja tercepat dipegang oleh pria. Gue bisa beli shampoo dalam hitungan detik. Rekor belanja terhemat dipegang oleh wanita, paket fitness tiga bulan plus sesi kelas plus kesempatan keringat bareng cowok keren plus macem-macem seharga paket mahasiswa padahal udah wisuda dari kapan&#8230;</p>
<p>Cowok bisa horny kalo mikirin dua cewek yang <span style="color: #993300;">*ehem*</span> bareng. Sementara cewek nggak ngerti kenapa dua cowok mau <span style="color: #993300;">*ehem*</span> bareng.</p>
<p>Cowok suka memulai kalimat, yang entar diakhiri oleh si cewek.</p>
<p>Reaksi wanita terhadap pertanyaan &#8220;Gimana hari ini?&#8221; : &#8220;Wah, sibuk! Mesin cuci rusak, ada bos galak dari pusat dateng, invoice numpuk, pas fitness kaki gue terkilir, untuk instrukturnye ganteng. Trus tau nggak, tadi gue baca di koran&#8230;&#8221;<br />
Reaksi pria terhadap pertanyaan &#8220;Gimana hari ini?&#8221; : Ok. <span style="color: #993300;">*sambil mengangguk-anggukkan kepala*</span></p>
<p>Pria menyetir sambil memastikan nggak ada mobil yang lebih cepat dari mobilnya. Wanita menyetir sambil memastikan riasannya tetep utuh.</p>
<hr size="1" />Trus <a href="http://beanspirit.net/" target="_blank">temen gue</a> yang lagi nyasar di Jerman bilang :</p>
<blockquote>
<h4><span lang="DE">Frauen und Männer sind verschieden. Aber die Unterschiede sind „für die Vereinigung“. Die Vereinigung ist „in der Verschiedenheit“</span></h4>
</blockquote>
<p>Artinya : Waktu ada Hitler, nggak ada yang perduli soal perbedaan pria dan wanita. <span style="color: #993300;">*kok aneh yah*</span> Salah paste ternyata. Arti benerannya : Pria dan wanita memang berbeda. Tetapi perbedaan untuk bersama. Bersama dalam perbedaan.</p>
<p>Tul banget! Misalnya, pria malas dan wanita rajin. Pria yang gemar makan dan wanita pencuci piring. TV Dweller dan pembuat popcorn. Pencinta anjing dan istri yang bertugas memandikan. Bersama dalam perbedaan!</p>

	<br><br><br>Entry yang rada nyambung *dikit* :<br><br>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/05/16/why-wait-a-million-years/" title="Why Wait a Million Year? (Sunday, 16 May 2010)">Why Wait a Million Year?</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/09/aku-hujan/" title="Aku &#038; Hujan (Monday, 9 November 2009)">Aku &#038; Hujan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/10/28/semuanya-untuk-kamu-hampir-semuanya/" title="Semuanya Untuk Kamu! *Hampir* Semuanya. (Wednesday, 28 October 2009)">Semuanya Untuk Kamu! *Hampir* Semuanya.</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/03/17/surat-cinta-untuknya/" title="Surat Cinta Untuknya (Tuesday, 17 March 2009)">Surat Cinta Untuknya</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/02/25/ode-untuk-malaikatku/" title="Ode untuk Malaikatku (Wednesday, 25 February 2009)">Ode untuk Malaikatku</a></li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yosua.net/2008/03/28/men-vs-women-part-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Men vs Women &#8211; part 1</title>
		<link>http://blog.yosua.net/2008/03/24/men-vs-women-part-1/</link>
		<comments>http://blog.yosua.net/2008/03/24/men-vs-women-part-1/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Mar 2008 14:08:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yosu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips & Tricks]]></category>
		<category><![CDATA[cewek]]></category>
		<category><![CDATA[cowok]]></category>
		<category><![CDATA[humor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yosua.net/2008/03/24/men-vs-women-part-1/</guid>
		<description><![CDATA[Hola! Beneficido gracia mucha catro pendejo, amigo! Artinya : Nah! Sekarang lu tau gua jago bahasa Spanyol! Nggak ding, becanda. Yang bener artinya : Halo! Apa kabar kamu di sana, teman? Yah kira-kira gitu. More or less. Paling grammarnya error dikit. &#8230;dikit. Perasaan kemaren ada tulis tentang Men vs Women kah? Agak nyesel sih gua [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hola! Beneficido gracia mucha catro pendejo, amigo!<br />
Artinya : Nah! Sekarang lu tau gua jago bahasa Spanyol!</p>
<p>Nggak ding, becanda. Yang bener artinya : Halo! Apa kabar kamu di sana, teman? Yah kira-kira gitu. More or less. Paling grammarnya error dikit. &#8230;dikit.</p>
<p>Perasaan kemaren ada tulis tentang Men vs Women kah? Agak nyesel sih gua udah nulis gitu&#8230; soalnya jadi terobligasi untuk menulis hari ini. Orang lain yang nulis aja gua tertantang, apalagi diri sendiri! APALAGI ALTER-EGO! Kurang ajar tu kepribadian. Draft terakhir ada 50 point lebih terkompilasi dari berbagai sumber bacaan tahun-tahun terakhir. Wow&#8230; banyak yah. Oh iya lah! Soalnya &#8220;draft&#8221; di kamus gua artinya : apa yang mau ditulis, bukan : apa yang sudah ditulis.</p>
<p><span id="more-57"></span></p>
<p>Well here are the first ten!</p>
<p>Wanita punya pedoman : walaupun lu perlu diberitahu, gua nggak akan kasih tau. Karenanya pria sering sekali bertemu dengan kalimat : Nggak ada apa-apa. Pria punya pedoman : walaupun lu nggak kepengen tahu, gua merasa perlu kasih tau. Misalnya, pria merasa perlu sekali menjelaskan cara kerja motor listrik  saat wanita bertanya letak tombol on/off.</p>
<p>Wanita bisa menggunakan sex untuk mendapatkan apa yang mereka mau. Sementara pria stuck dengan sex. Soalnya, ya itu yang pria mau, titik, berhenti di situ.</p>
<p>Pria bisa memasukkan sebanyak mungkin sampah ke dalam tempat sampah tanpa tumpah sedikit pun. Sementara wanita merasa perlu mengosongkan kotak sampah setiap saat.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 335px"><img title="Optimisme pria dibanding wanita" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2008/03/men-vs-women-mirror_small.jpg" alt="" width="325" height="201" align="left" /><p class="wp-caption-text">Optimisme pria dibanding wanita</p></div>
<p>Pria menggunakan kata aku saat seharusnya menggunakan kata kita. Misalnya : (setelah merapihkan rumah bersama) Aku berhasil merapikan rumah! Sementara wanita menggunakan kata kita saat seharusnya menggunakan kata aku. Misalnya : Kita sepertinya butuh anak anjing di rumah ini.</p>
<p>Paralel ada dalam semua aspek kehidupan wanita. Bekerja secara paralel, berpikir secara paralel, berbicara secara paralel. Sementara paralel dalam hidup pria hanya satu, parkir paralel.</p>
<p>Sosialisme wanita dan pria sangat terlihat di kamar kecil. Wanita bisa dengan mudah mengobrol dengan wanita lain yang tidak ia kenal dan keluar kamar kecil sebagai sahabat baru. Sementara pria juga dengan mudah mengobrol dengan pria lain yang tidak ia kenal sambil berkata : Bisa bagi roll tissuenya?</p>
<p>Wanita menikmati saat-saat merencanakan hal-hal sebelum dan saat acara pernikahan. Pria menikmati saat-saat merencanakan malam setelah acara pernikahan.</p>
<p>Wanita punya kalendar built-in di dalam otak mereka, sehingga mudah buat mereka untuk menghafal ulang tahun ataupun moment-moment penting lainnya. Pria mengandalkan teknologi alarm, lalu bertanya-tanya sambil mengingat-ngingat kenapa alarmnya bunyi atau malah tidak mendengar bunyinya sama sekali.</p>
<p>Cewek makan wasabi karena mereka suka. Cowok makan wasabi buat nunjukkin kalo mereka sanggup makan.</p>
<p>Cara mengetahui apa yang diinginkan pria : lihat barang yang ditunjuknya. Cara mengetahui apa yang diinginkan wanita : lihat barang yang ditunjuknya, lalu cari relasi antar benda di samping kiri dan kanannya, lalu hubungkan dengan moment yang lalu, moment sekarang, atau yang akan datang, jangan lupa telaah korelasi antar kata dalam kalimatnya, lalu&#8230;</p>
<p><strong>Bonus :</strong><br />
Pria tau betul bahwa kalajengking jauh lebih berbahaya daripada laba-laba rumah. Buat wanita, semua serangga adalah berbahaya dan harus dimusnahkan&#8230; sebesar apa pun ukurannya.</p>
<p>Dah ah itu dulu buat hari ini.<br />
Adios!</p>

	<br><br><br>Entry yang rada nyambung *dikit* :<br><br>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/08/15/tips-bermain-petasan/" title="Tips Bermain Petasan (Sunday, 15 August 2010)">Tips Bermain Petasan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/05/16/why-wait-a-million-years/" title="Why Wait a Million Year? (Sunday, 16 May 2010)">Why Wait a Million Year?</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/09/aku-hujan/" title="Aku &#038; Hujan (Monday, 9 November 2009)">Aku &#038; Hujan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/06/aku-statistik/" title="Aku &#038; Statistik (Friday, 6 November 2009)">Aku &#038; Statistik</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/10/28/semuanya-untuk-kamu-hampir-semuanya/" title="Semuanya Untuk Kamu! *Hampir* Semuanya. (Wednesday, 28 October 2009)">Semuanya Untuk Kamu! *Hampir* Semuanya.</a></li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yosua.net/2008/03/24/men-vs-women-part-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Antara Pria &amp; TV-nya</title>
		<link>http://blog.yosua.net/2008/03/23/antara-pria-tv-nya/</link>
		<comments>http://blog.yosua.net/2008/03/23/antara-pria-tv-nya/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 Mar 2008 15:12:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yosu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips & Tricks]]></category>
		<category><![CDATA[cowok]]></category>
		<category><![CDATA[satire]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yosua.net/2008/03/23/antara-pria-tv-nya/</guid>
		<description><![CDATA[Berangkat dari pengalaman pribadi dan temen-temen, satu kalimat yang paling sering diteriakkan wanita terhadap prianya adalah, &#8220;Lu dengerin gua nggak, sih?&#8221; Kalo Anda wanita, dan berasa pernah teriak gitu, coba pertama-tama instropeksi sebelum penghakiman berjenis benda padat melayang itu Anda eksekusi. Kalo Anda tau betul, penyebab ketulian akut sementara tersebut disebabkan oleh teknologi bernama TV, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berangkat dari pengalaman pribadi dan temen-temen, satu kalimat yang paling sering diteriakkan wanita terhadap prianya adalah, &#8220;Lu dengerin gua nggak, sih?&#8221; Kalo Anda wanita, dan berasa pernah teriak gitu, coba pertama-tama instropeksi sebelum penghakiman berjenis benda padat melayang itu Anda eksekusi. Kalo Anda tau betul, penyebab ketulian akut sementara tersebut disebabkan oleh teknologi bernama TV, saya punya paragraf singkat untuk Anda.</p>
<p>Pria suka teknologi. 99% pria mengerti betul apa pentingnya punya TV Plasma 40 inch, sementara 1%-nya pake koteka dan bermain bumerang. Mereka intim dengan teknologi, hapal setiap spec dan keunggulan produk-produk unggulan. Apalagi terhadap sebuah teknologi yang nggak pernah mereka pake, boro-boro beli. Misalnya, Audi TT Coupe, Honda CBR400, LCD TV Samsung Bordeaux 42&#8243;, Alienware, dan Sony Erricsson Xperia. Saat-saat bertemu teknologi adalah moment-moment intim yang menyita konsentrasi pria. Moment lain dalam hidup pria dengan intensitas yang equal hanya ada satu, yaitu seks. Dalam kehidupan wanita, moment yang equal misalnya wanita dan es krim coklatnya.</p>
<p><span id="more-55"></span></p>
<p>Pria juga suka action, kekerasan, darah, persaingan, seks dan fantasi liarnya. Tak disangka, teknologi yang bernama Televisi, menjadikan semua hal-hal tersebut menjadi satu paket all-in-one. Cuma perlu duduk bengong membuka mata dan hasrat maskulin pria pun terpuaskan! What could be better for men?</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="center" title="Wow, this is a lot better than Spongebob!" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2008/03/46003276_f29bfb1155.jpg" alt="46003276_f29bfb1155.jpg" width="450" /><p class="wp-caption-text">Wow, this is a lot better than Spongebob!</p></div>
<p>Hal lainnya, bagi pria, jenis perhatian hanya ada 2 macam. Yang pertama adalah benda yang ia lihat, ia perhatikan, yang intim dengannya, fokus utamanya. Sementara sisanya adalah interference (gangguan). Berbeda dengan wanita yang menerapkan unlimited jenis perhatian. Ada TV yang ia tonton, ada coklat yang ia makan, ada sup yang mendidih dan tetangganya yang sedang bercerita tentang istri muda juragan toko seberang. Jadi kalo ada pria dan TV yang memutar Alien vs Predator di dalam suatu ruangan, semua hal lain termasuk Anda, wanita yang sedang berteriak, adalah minor interference.</p>
<p>Untuk mencuri perhatiannya, berdirilah di tengah-tengah pria &amp; TVnya. Akan lebih baik lagi kalo ternyata Anda cukup gede dan menutupi seluruh bagian TV. Secara tak sadar dan segera, pria akan berusaha mengerti benda aneh apa yang sedang berdiri di antara ia dan TVnya. Ia perlu mengerti, karena ia ingin dengan cepat menemukan solusi terbaik dalam menyingkirkan benda tersebut sebelum adegan di mana peluru berterbangan lewat begitu saja. Kalo ternyata solusi terbaik adalah menjawab pertanyaan Anda dalam waktu yang sesingkat mungkin, tanpa pikir panjang ia akan menjawab!</p>
<p>Dan selagi kesempatan itu ada, segeralah bertanya, karena waktu yang Anda punya hanya beberapa detik sebelum ia menggunakan kakinya atau benda apa pun untuk mendorong Anda, yang penting ia tak perlu beranjak dari tempatnya. Semoga dalam beberapa detik tersebut, Anda sempat bertanya mo makan malam apa dan di mana. Ciao!</p>
<p>PS : Gue lagi bikin draft panjang tentang perbedaan pria &amp; wanita. Jadi post hari ini singkat aja.</p>

	<br><br><br>Entry yang rada nyambung *dikit* :<br><br>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/08/15/tips-bermain-petasan/" title="Tips Bermain Petasan (Sunday, 15 August 2010)">Tips Bermain Petasan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/05/16/why-wait-a-million-years/" title="Why Wait a Million Year? (Sunday, 16 May 2010)">Why Wait a Million Year?</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/04/13/hitung-mundur-menuju-kuburan/" title="Hitung Mundur Menuju Kuburan (Tuesday, 13 April 2010)">Hitung Mundur Menuju Kuburan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/20/indahnya-kebaikan/" title="Indahnya Kebaikan (Friday, 20 November 2009)">Indahnya Kebaikan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/06/aku-statistik/" title="Aku &#038; Statistik (Friday, 6 November 2009)">Aku &#038; Statistik</a></li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yosua.net/2008/03/23/antara-pria-tv-nya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wanita &amp; Tissue</title>
		<link>http://blog.yosua.net/2008/03/19/wanita-tissue/</link>
		<comments>http://blog.yosua.net/2008/03/19/wanita-tissue/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Mar 2008 09:01:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yosu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips & Tricks]]></category>
		<category><![CDATA[cewek]]></category>
		<category><![CDATA[cowok]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yosua.net/2008/03/19/wanita-tissue/</guid>
		<description><![CDATA[Ada banyak hal yang tiba-tiba berubah dalam hidup kita saat seorang wanita masuk ke dalamnya. Pakaian kita, frekuensi merokok kita, merk sepatu kita, intensitas parfum kita, obat kumur yang dulu nggak pernah kita senggol dan&#8230; tissue. Sekilas kedengerannya mengerikan sekali! COWOK PAKE TISSUE! Buat gua sih itu equivalen banget dengen cowok pake pembalut! Mo tau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada banyak hal yang tiba-tiba berubah dalam hidup kita saat seorang wanita masuk ke dalamnya. Pakaian kita, frekuensi merokok kita, merk sepatu kita, intensitas parfum kita, obat kumur yang dulu nggak pernah kita senggol dan&#8230; tissue.</p>
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 176px"><img style="margin-left: 5px; margin-right: 5px;" title="Gua yakin ni cowok gay." src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2008/03/tissue.jpg" alt="Gua yakin ni cowok gay." hspace="5" width="166" height="250" align="left" /><p class="wp-caption-text">Gua yakin ni cowok gay.</p></div>
<p>Sekilas kedengerannya mengerikan sekali! COWOK PAKE TISSUE! Buat gua sih itu equivalen banget dengen cowok pake pembalut! Mo tau contoh mengerikan lainnya? Cowok pake payung. Hrrrr&#8230;. bayanginnya aja udah merinding. Gua sih lebih suka basah kuyup daripada diliat orang pake payung!</p>
<p>Bertahun-tahun kita para cowok hidup dan selamat-selamat aja ngelap di kerah, lengan jaket, long sleeve, baju temen, sprei ranjang ato yang paling praktis dari semuanya : nggak usah dilap sekalian.  Dan semua kenikmatan maskulin yang luar biasa itu harus berantakan berkeping-keping karena satu spesies kecil (atau besar kalo kasus gua) masuk ke dalam hidup lu. Mo bete juga gimana&#8230; soalnya kita yang undang masuk sih.</p>
<p>Tapi jangan takut. Sebab aku membawakan kabar baik bagimu. Telah lahir di Betlehem bagimu juru selamat yang&#8230; *PLLAAK* Malah ngelantur. Tapi jangan takut, ada solusi yang terbaik buat masalah kita para pria-pria jantan. Sama seperti pria-pria yang menggunakan berlian untuk memikat wanita, kita akan memikat wanita menggunakan tissue! Jauh lebih murah (gratis malah) dan bisa berulang-ulang! Selain itu, kalo putus, nggak perlu repot-repot nagih balik kayak kalo kita ngasih berlian terus ditagih balik. <span id="more-40"></span></p>
<p><span style="color: #993300;"><strong>Trick 1</strong></span></p>
<p>Sebelum menggunakan tissue, pastikan si doi melihat lu. Misalnya, setelah habis makan, walaupun nggak belepotan dan berantakan, tetap harus ngelap biar si doi tau kita sangat hygiene *bener nggak tuh ngejanya*. Panggil namanya dan bilang, &#8220;Sayang. Gua sayang banget ama lu&#8230;&#8221; Dan selagi doi terbelalak karena seumur-umur baru kali ini lu bilang sayang dan ngeliatin lu dengan pandangan anehnya, segeralah mengambil tissue, melipatnya dengan rapi dan mengelap mulut lo dengan elegant dan sangat cool. Lalu letakkan tissue di meja atau piring dan tersenyum kecil padanya.</p>
<p><span style="color: #993300;"><strong>Trick 2</strong></span></p>
<p>Belilah makanan yang jelas-jelas nggak butuh tissue. Misalnya&#8230; hotdog dengan mayo-nya UHMMMM slurrp. Hah? Hotdog butuh tissue? Yakin lo? Gua selama ini makan hotdog mana pake tissue. Ya udah, es krim cone aja. HAH? Becanda lo makan es krim pake tissue! Ya udah ya udah, jagung gelas aja. Kan nggak butuh tissue tuh. Pertama-tama, pastikan si doi sedang memperhatikan transaksi pembelian, lalu katakan, &#8220;Mbak, ada tissuenya? Saya takut berantakan di kerah.&#8221; Lu mungkin akan agak keliatan bego dikit, soalnya siapa orang di bumi ini yang makan jagung gelas pake tissue. Tapi liat sisi positifnya, lu keliatan hygiene banget bo di mata doi! Ya&#8230; hygiene dan sedikit bego.</p>
<p><span style="color: #993300;"><strong>Trick 3</strong></span></p>
<p>Pas bareng temen-temen plus doi di restoran, jangan lupa untuk mengambil tissue jauh lebih banyak dari biasanya. Letakkan tissue tersebut di meja lu dan siagalah mengamati kegiatan temen-temen lu. Begitu ada celah sedikit aja, misalnya saus tomatnya jatuh, atau sopnya menetes ke meja, daging burgernya slip, scrambled eggnya melayang dan colanya mendarat di meja seberang. Begitu kejadian, dengan segera langsung tawarin tissue yang lu timbun tadi ke temen lu. Jangan lap sendiri, biarkan temen lu yang ngelap karena sapa tau dia masih mau makan barang yang jatuh tadi. Lu akan keliatan mencolok banget di antara temen-temen lu di mata doi. Lu &#8220;agak-kurang-barbar&#8221;.</p>
<p><span style="color: #993300;"><strong>Trick 4</strong></span></p>
<p>Setiap saat lu abis boker dari WC, pastiin tangan lu kering nggak ada airnya. Tunjukkin banget bahwa tangan lu itu mencurigakan, soalnya dari WC tapi kok nggak basah. Kalo si doi nanya, tinggal jawab, &#8220;Oh. Kalo di rumah gua sih, dibiasain kalo boker jangan senggol kotorannya.&#8221; Ntar dia bingung tuh, kalo dia nanya lagi, tinggal jawab, &#8220;Oh iya, soalnya dari kecil diajar pake tissue.&#8221; Ding ding ding ding BINGO! Satu point untuk lo! Masalah gimana caranya biar kalo boker tangan tetep kering, ya itu kreativitas lu lah. Kalo standarnya sih, nggak usah cebok aja.</p>
<p><span style="color: #993300;"><strong>Trick 5</strong></span></p>
<p>Buat si doi tau bahwa lu bener-bener cinta sama tissue. Segitu cintanya sampe lu punya preference sendiri soal tissue. Misalnya suatu saat ada orang yang ngasih lu tissue, terima sebentar, cium baunya lalu kembalikan sambil menolak dengan halus dan berkata, &#8220;Sori. Gua nggak suka tissue yang perfumed. Soalnya gua alergi alkohol dan barang kimia.&#8221; Gile mantep banget tuh. Jangan perduliin temen di sebelah lu yang bilang cuih dan tetap mainkan peran lu dengan elegant dan cool.</p>
<p><span style="color: #993300;"><strong>Trick 6</strong></span></p>
<p>Yang namanya cowok tuh akrab banget sama refleks-nya, soalnya motorik cowok sangat berkembang. Refleks juga mewakili kepribadian cowok lho! Ada cewek cantik refleks liat. Ada duit di lantai refleks nunduk. Ada cewek seksi refleks ngeres. Ada pantat seksi refleks nepok. Ada HP bengong refleks masuk kantong. Ditawarin tissue refleks nolak. Pada umumnya sih refleks-refleks cowok seperti yang gua tulis di atas nggak begitu bahaya. Tapi refleks yang paling terakhir gua tulis, itu bahaya banget! Usaha lu bisa kebongkar! Apa coba yang bisa lebih hancur dari rutin make tissue dan nggak dapet apa-apa? Jadi biasain menjawab Ya apa pun pertanyaan cewek lu.</p>
<p>Ayang udah makan? Ya. Ayang mo bobo? Ya. Ayang berlian ini bagus! Ya. Kita putus aja yah? Ya. Boleh nggak beli coklat ini? Ya. Ayang selingkuh ya?! Ya. Lu bt ya ama gua? Ya.  Cowok itu mukanya cute banget yah! Ya. Ayang mo tissue nggak? Ya.</p>
<p>See! Jawab aja Ya dan masalah refleks lo akan teratasi. Kedok tetap tersimpan rapi dan nggak ada yang tau sebenernya lu malessss banget pake tissue.</p>
<p>Jadi buat lu pada cowok-cowok, sekarang ada harapan yang lebih baik menyangkut wanita dan tissue. Jangan pikirin malunya, jangan pikirin capeknya, jangan pikirin begonya, pikirin betapa bahagianya kalo tu bibir udah nempel di wajah lu. Kalo udah begitu&#8230; gua rasa pake payung pun lu jabanin.</p>

	<br><br><br>Entry yang rada nyambung *dikit* :<br><br>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/05/16/why-wait-a-million-years/" title="Why Wait a Million Year? (Sunday, 16 May 2010)">Why Wait a Million Year?</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/09/aku-hujan/" title="Aku &#038; Hujan (Monday, 9 November 2009)">Aku &#038; Hujan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/10/28/semuanya-untuk-kamu-hampir-semuanya/" title="Semuanya Untuk Kamu! *Hampir* Semuanya. (Wednesday, 28 October 2009)">Semuanya Untuk Kamu! *Hampir* Semuanya.</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/03/17/surat-cinta-untuknya/" title="Surat Cinta Untuknya (Tuesday, 17 March 2009)">Surat Cinta Untuknya</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/02/25/ode-untuk-malaikatku/" title="Ode untuk Malaikatku (Wednesday, 25 February 2009)">Ode untuk Malaikatku</a></li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yosua.net/2008/03/19/wanita-tissue/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
