<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Panggil Aku Michael &#187; buku</title>
	<atom:link href="http://blog.yosua.net/tag/buku/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.yosua.net</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sun, 15 Aug 2010 09:29:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Aku &amp; Statistik</title>
		<link>http://blog.yosua.net/2009/11/06/aku-statistik/</link>
		<comments>http://blog.yosua.net/2009/11/06/aku-statistik/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 03:00:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yosu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Current Affairs]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[humor]]></category>
		<category><![CDATA[satire]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yosua.net/?p=630</guid>
		<description><![CDATA[Banyak orang membenci statistik. Entahlah. Gue nggak ngerti kenapa, tapi gue rasa ada hubungannya dengan : kejujuran yang menyakitkan. Padahal nggak selamanya kejujuran itu menyakitkan, kadang kejujuran bisa juga mematikan. No, really, ada banyak hal yang berhubungan dengan statistik yang lo harus tau agar hidup lo lebih baik. Misalnya : Marriage is so good for [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak orang membenci statistik. Entahlah. Gue nggak ngerti kenapa, tapi gue rasa ada hubungannya dengan : kejujuran yang menyakitkan. Padahal nggak selamanya kejujuran itu menyakitkan, kadang kejujuran bisa juga mematikan. No, really, ada banyak hal yang berhubungan dengan statistik yang lo harus tau agar hidup lo lebih baik. Misalnya :</p>
<blockquote><p>Marriage is so good for men’s health that it appears to be more beneficial even than quitting smoking, according to researchers at the University of Arizona.</p></blockquote>
<p>Dalam bahasa lo-lo pade : menikah membuat seorang pria lebih sehat. Ini bukan aksi manipulasi statistik seperti yang dilakukan 27% ahli statistik di luar sana, lo bisa google kalimat di atas.</p>
<p><span id="more-630"></span></p>
<div id="attachment_639" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><a href="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/11/image.jpg"><img class="size-medium wp-image-639" title="image" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/11/image-450x265.jpg" alt="Sapa tau lo baru tau bahwa Google itu adalah sebuah &quot;search engine&quot;." width="450" height="265" /></a><p class="wp-caption-text">Sapa tau lo baru tau bahwa Google itu adalah sebuah &quot;search engine&quot;.</p></div>
<p>Dan kalo lu nemu website yang gue maksud, juga bisa lo temukan hasil lain seperti :</p>
<blockquote><p>Keeping your marriage healthy can keep you personally healthy.</p></blockquote>
<p>Semua yang lo baca di sana adalah hasil study dari university-university di USA. Entahlah, gue orangnya skeptis dan nggak mudah percaya dengan apa pun kecuali kata-kata dari Spongebob dan Homer Simpson. Tapi gue sudah melihat banyak orang di sekitar gue yang depresi karena single &#8212; atau karena belum tahu entah orang bodoh mana yang mau diajak nikah sama mereka. Tingkat depresi meningkat secara eksponensial saat mendekati umur 30. Dan makin eksponensial bila lo adalah wanita. Dulu di depan kaca gue selalu mengeluh iri, &#8220;Tuhan kenapa aku tak punya payudara sendiri?!&#8221; Sekarang gue sangat bersyukur lahir jadi pria sejati.</p>
<p>Ya gue tau, eventually, gue juga harus menikah. Gue punya banyak alasan kenapa gue harus menikah. Tapi jika melihat bahwa alasan &#8220;Agar gue bisa melanjutkan keturunan&#8221; ada di nomor 19, dan terlebih alasan &#8220;Karena Tuhan berpendapat tak baik manusia seorang diri&#8221; bahkan nggak ada di halaman yang sama, mungkin sebaiknya gue nggak usah jelasin apa aja alasan gue. Kalian nggak tau gimana rasanya menjaga sebuah blog agar tetap berada di rating Semua Umur. Gue cuma siaga aja terhadap kemungkinan isi blog gue dibikin jadi film. Gue tentu kepengen bahkan anak-anak, bisa menonton tulisan gue tentang <a title="Film Action Keluarga" href="http://blog.yosua.net/2009/03/01/ayah-aku-ingin-jadi-dewasa/" target="_blank">seorang suami yang menendang istrinya yang hamil</a> dan <a title="Sex Education for Kids" href="http://blog.yosua.net/2009/01/14/surat-untuk-istriku/" target="_blank">bagaimana bibir gue menjelajah seluruh bagian tubuh istri gue</a>.</p>
<p>Mungkin beberapa dari kalian ada yang belum begitu kenal gue, tapi sejumlah orang yang tengah mengernyitkan dahi di depan monitor saat ini tahu betul bahwa gue benci ikut trend. Trend pernikahan saat ini adalah : 87% pasangan yang menikah adalah warga negara di negara yang sama. Ini berarti gue harus mencari pacar dari negara yang berbeda dengan gue &#8212; karena gue lagi single.</p>
<p style="text-align: center;">
<div id="attachment_638" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><a href="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/11/song-chart-memes-have-girlfriend.jpg"><img class="size-medium wp-image-638 " title="song-chart-memes-have-girlfriend" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/11/song-chart-memes-have-girlfriend-450x284.jpg" alt="Demografi orang-orang single." width="450" height="284" /></a><p class="wp-caption-text">Demografi orang-orang single. Tebak gue ada di mana.</p></div>
<p>Negara pilihan gue buat mencari pacar tentu saja Cina. Sudah pernah nonton Celestial TV? Bagi pria kayak gue yang punya preferensi tinggi terhadap cewek chinese, menonton Celestial TV bisa diekuivalenkan dengan menonton parade SPG-SPG Indocomtech tanpa henti di RCTI. Lo bisa nonton sambil mejem, lalu buka mata di interval waktu yang acak dan dalam kemungkinan 88%, lo akan suka apapun yang lo liat. 5% nya adalah komputer atau gadget yang pengen lo beli. 3% nya adalah logo produk. Sisanya pembawa acara pria.</p>
<p>Gue orangnya logis, jadi bukan tanpa alasan gue memilih Cina &#8212; walau pada awalnya memang nggak ada alasannya selain karena cewek-cewek di Celestial TV. Begini, angggaplah jumlah wanita cantik di Cina jumlahnya sedikit sekali, hanya ada 6% dari total populasi wanita di Cina. Itu artinya ada 40  juta wanita cantik di Cina! Bila semua pria di Indonesia pergi ke Cina untuk mencari pacar dari populasi 6% itu, artinya untuk setiap dua wanita cantik, gemulai dan keriting gantung itu, lo bersaing dengan empat pria lainnya. Kalo lo kenal empat pria yang sudah punya pacar atau menikah, artinya dua wanita cantik itu adalah milik lo langsung secara otomatis karena lo menang bye. Hrmmmm, Megan Fox rasa Cina&#8230;</p>
<div id="attachment_642" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><a href="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/11/song-chart-memes-content-transformers.jpg"><img class="size-medium wp-image-642" title="song-chart-memes-content-transformers" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/11/song-chart-memes-content-transformers-450x219.jpg" alt="Sudah nonton film Megan Fox &amp; The Robots?" width="450" height="219" /></a><p class="wp-caption-text">Sudah nonton film Megan Fox &amp; The Robots?</p></div>
<p>Hal-hal kayak gini yang bikin gue suka abis sama statistik. Entah kenapa gue dulu nggak masuk jurusan statistik. Mungkin karena gue merasa bahwa jurusan gue yang sekarang adalah jurusan yang memiliki probabilitas tinggi akan menyediakan level tantangan yang paling tinggi dibanding jurusan lainnya. Oke, gue ternyata benar. Shit abis.</p>
<p>Oh bila dipikir-pikir, gue tau kenapa gue nggak begitu akrab sama statistik. Lo tau, statistik itu adalah pedang bermata dua, persis sahabat yang menusuk lo dari belakang. Oke koreksi, statistik nggak menusuk dari belakang, statistik menusuk dari depan &#8212; dan gue baru inget, beberapa sahabat juga begitu. Walaupun statistik mendukung probabilitas gue untuk dapet pacar yang cakep di Cina, sudahkah lo denger statistik berikut?</p>
<blockquote><p>&#8220;Hanya 8% orang pacaran yang berlanjut ke pernikahan.&#8221;</p></blockquote>
<p>Ini adalah statistik yang mengerikan. Artinya, 92% orang yang pacaran tidak menikah! Oke, oke, &#8220;92%&#8221; adalah bahasa statistik yang kompleks. Ini dia terjemahan sederhananya dalam bahasa Indonesia : kurang lebih semua orang. Dan walaupun lo melankolis, lo tetep masuk kategori &#8220;semua orang&#8221;. Gue rasa sebaiknya gue mulai membiasakan diri one night stand dibanding relasi jangka panjang. Secara logika bisnis, kita nggak mau kan invest untuk sesuatu yang nggak memberikan return? Nah gue juga agak bingung kenapa gue mau keluar duit beli kado, beli yoghurt extra topping dan bayar taksi untuk wanita yang entar nggak jadi istri gue.</p>
<p>Tapi anggaplah, kita masuk ke dalam 8% populasi orang pacaran yang berlanjut ke pernikahan. Sesuatu yang sama mengerikan sebenarnya, tapi pembaca blog gue nggak semuanya berada di club 20&#8242;s, jadi mari kita simpan kebenaran tentang pernikahan dan biarkan pandangan indah mereka tentang seks yang dilegalkan pemerintah dan agama. Statistik mengatakan bahwa faktor-faktor terbesar 8% tersebut berlanjut ke pernikahan karena :</p>
<ol>
<li>Salah satu dari pasangan tersebut kaya.</li>
<li>Mereka nggak punya waktu dan/atau pergaulan untuk cari pasangan yang lebih binal.</li>
<li>Pada suatu malam, kondom nggak bekerja dengan semestinya.</li>
</ol>
<p>Sekarang, entah kenapa, gue merasa gue bisa kapan aja tanpa sengaja masuk ke dalam populasi 8% tersebut. Mengerikan.</p>
<p>Oke, lo mungkin nggak terima itu alasan wanita yang sekarang rutin nonton film di 21 dari credit card lo, atau pria yang rajin mendaratkan bagian tubuhnya di bibir lo, akan menikahi lo beberapa tahun atau belasan tahun lagi. Lo bahkan desperate dan akan berusaha keras melindungi harga diri lo dengan bullshit kayak :</p>
<ol>
<li>Karena dia sayang gue.</li>
<li>Karena gue adalah topping mahal saat dia adalah yoghurt.</li>
<li>Karena gue adalah seseorang yang <em>one in a million</em>.</li>
</ol>
<p>Dunia nggak punya statistik dan ukuran untuk sesuatu yang se-bullshit kata &#8220;sayang&#8221;, menjadikan topik ini irrelevant dan tidak ilmiah untuk dibahas secara statistika. &#8220;Sayang&#8221; sekali bukan? Dan lo belom tau? Topping ada di yoghurt biar cowok menganggap yoghurt adalah benda asam yang bisa dimakan, karena pria sejati makan sundae. Cocholate sundae. Hrrmm, atau McFlurry Milo. Dan yang terakhir yang mungkin akan bikin lo sedih, kalo lo adalah seseorang yang <em>one in a million</em>, maka saat ini ada 1.345 orang lain yang kayak lo di Cina doang. Sekarang lo tentu makin ngerti kenapa pacar lo suka artis dari Cina atau sekitarnya.</p>
<p>Lo mungkin bisa berusaha buat jadi seseorang yang <em>one in a billion</em>, tapi gue dan dunia belom pernah dengar kabar tentang orang yang <em>one in a million</em> berhasil menjadi <em>one in a billion</em>. Sejumlah orang Yahudi hampir berhasil mencapai tingkat kelangkaan tertentu saat jutaan ras mereka dibantai. But Hitler shot himself in the head dan Yahudi kembali beranak pinak. Jadi secara statistik kita bisa bilang peluang keberhasilan dari usaha itu adalah : 0%.</p>
<p>Dan omong-omong soal pernikahan yang mengerikan, gue baru inget seorang kolega di gereja gue bahkan menulis buku dengan judul : Menikah Adalah Bunuh Diri.</p>
<div id="attachment_635" class="wp-caption aligncenter" style="width: 247px"><a href="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/11/josua-menikah-adalah-bunuh-diri.jpg"><img class="size-full wp-image-635" title="josua - menikah adalah bunuh diri" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/11/josua-menikah-adalah-bunuh-diri.jpg" alt="Ini buku asli, beneran, suer, sumpe!" width="237" height="320" /></a><p class="wp-caption-text">Ini buku asli, beneran, suer, sumpe!</p></div>
<p>Ya, ya gue tau gue akrab dengan cover-cover buku imajiner, dan lo pasti melihat ada nama Josua di cover buku tersebut. Tapi buku ini ASLI emang beneran ada. Gue nggak ngerti kenapa dia bisa pake nama Josua di situ, suer, sumpe, demi nama Pattrick Starfish! Lo bisa beli bukunya di Gramedia, metanoia dan toko-toko buku lainnya. <a title="Josua Wahyudi : Menikah Adalah Bunuh Diri" href="http://www.josuawahyudi.com/2009/06/04/menikah-adalah-bunuh-diri/" target="_blank">Lo bisa baca info tentang buku ini dan pengarangnya di sini</a>. Ini buku yang bagus banget dan harus lo semua baca sebelum masuk ke dalam sebuah pernikahan. Kurang lebih  untuk menyadarkan bahwa keindahan pernikahan ada pada kuenya. Dan seperti yang kita tahu, diacak-acak kedua mempelai.</p>
<p>Sebuah study menunjukkan bahwa di tahun 2009, sudah ada peningkatan sebesar 40% untuk jumlah kasus perceraian, menjadikan divorce rate sebesar 10%. Ini mengerikan, dan makin mengerikan bila lo sudah menikah dan mengenal 9 keluarga yang hidup bahagia. Kita tentu tidak bersusah payah masuk ke dalam sebuah pernikahan hanya untuk keluar lagi, bukan? Eh sori. Gue salah ketik. Kita tentu tidak bersusah payah masuk ke dalam sebuah rumah hanya untuk diklaim mantan istri di pengadilan agama, bukan? Tapi tenang saja, sama seperti ilmu ginekologi dan kelirumologi, ilmu statistika ada agar manusia bisa hidup lebih baik. Dengan mempelajari statistika, kita bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.</p>
<p>Statistik menunjukkan bahwa dalam populasi pasangan-pasangan yang bercerai, 100% adalah pasangan yang sedang berkeluarga dengan pasangannya. Wow! Ini titik terang. Artinya, jika kita tidak menikahi pasangan kita, maka kemungkinan kita untuk bercerai adalah 0%. Bukankah ini luar biasa? Inget waktu gue bilang sebaiknya gue one night stand aja? Kita harus bikin klub sendiri untuk menyaingi klub poligami. Gue baru aja mengetik ratusan kata dan promosi buku orang hanya untuk menjelaskan bahwa bahkan bila lo cuma memahami statistika berkeluarga pun, sudah akan membuat kehidupan lo makin baik.</p>
<p>Statistik bukanlah sesuatu yang harus ditakuti. Bahkan bila statistik tersebut ada hubungannya ada dengan kematian, misalnya : dengan keadaan teknologi sekarang, kurang lebih 96% dari populasi dunia rentan terhadap kanker. Ingat waktu gue menerjemahkan &#8220;92%&#8221; sebagai &#8220;kurang lebih semua orang&#8221;? Well, &#8220;96%&#8221; bisa diterjemahkan sebagai &#8220;terserah lo mo bilang siapa, kurang lebih itu dia&#8221;. Bukankah ini mengerikan? Menjadi bagian dari 4% orang yang tidak rentan terkena kanker tidaklah mudah. Tapi tunggu dulu.</p>
<p>Pernahkah lo denger bahwa kemungkinan lo tersambar petir di sepanjang hidup lo adalah 1:5000? Itu adalah angka yang sangat kecil, lo bisa jadi nggak akan pernah tersambar petir seumur hidup lo! Jadi nggak ada yang perlu lo takutin dari sebuah kilatan petir &#8212; sampe akhirnya lo tahu bahwa di seluruh dunia petir menyambar 6000 kali setiap menitnya. Tapi lihat sisi baiknya, kalo lo tewas tersambar petir, lo nggak bisa tewas karena kanker! Dan kalo lo selamat dari sambaran petir, lo punya probabilitas tinggi untuk jadi Ponari kedua!</p>
<div id="attachment_637" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><a href="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/11/dangers.jpg"><img class="size-medium wp-image-637" title="dangers" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/11/dangers-450x390.jpg" alt="So far, blogging adalah kegiatan yang sangat aman." width="450" height="390" /></a><p class="wp-caption-text">So far, blogging adalah kegiatan yang sangat aman.</p></div>
<p>Uh. Ngetik angka-angka dan statistik ini bikin gue tipsy. Atau mungkin juga ini gara-gara minuman gue. Gue rasa probabilitas terbaik buat gue adalah tidur, sebelum gue kena serangan jantung karena jantung gue serasa pindah ke kepala. Atau mungkin entar, setelah gue ketemu data statistik jumlah orang yang meninggal karena tidur saat tipsy.</p>
<p>Anyway.<br />
I&#8217;m done.<br />
Uh.<br />
See ya!</p>
<p>&#8230;shit. Besok pagi gue pasti hangover.<br />
*ngecek probabilitas hangover menurut tingkat tipsy*</p>

	<br><br><br>Entry yang rada nyambung *dikit* :<br><br>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/08/15/tips-bermain-petasan/" title="Tips Bermain Petasan (Sunday, 15 August 2010)">Tips Bermain Petasan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/04/13/hitung-mundur-menuju-kuburan/" title="Hitung Mundur Menuju Kuburan (Tuesday, 13 April 2010)">Hitung Mundur Menuju Kuburan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/20/indahnya-kebaikan/" title="Indahnya Kebaikan (Friday, 20 November 2009)">Indahnya Kebaikan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/09/aku-hujan/" title="Aku &#038; Hujan (Monday, 9 November 2009)">Aku &#038; Hujan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/10/28/semuanya-untuk-kamu-hampir-semuanya/" title="Semuanya Untuk Kamu! *Hampir* Semuanya. (Wednesday, 28 October 2009)">Semuanya Untuk Kamu! *Hampir* Semuanya.</a></li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yosua.net/2009/11/06/aku-statistik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aku &amp; Biografi</title>
		<link>http://blog.yosua.net/2008/11/12/aku-biografi/</link>
		<comments>http://blog.yosua.net/2008/11/12/aku-biografi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2008 10:08:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yosu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Current Affairs]]></category>
		<category><![CDATA[Life Logs]]></category>
		<category><![CDATA[satire]]></category>
		<category><![CDATA[barrack obama]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[xbox]]></category>
		<category><![CDATA[yosua]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yosua.net/?p=250</guid>
		<description><![CDATA[Semalem gue makan sate di daerah binus bertempat di bekas Salon Christopher, hence the name : sate christopher, or so gitu deh kita nyebutnya. Seorang temen gue yang Japan-freak, Sri, berceloteh tentang sebuah buku nggak jelas yang dia liat di Katanoia. Hmm. Nakatonia. Hmm&#8230; Nakaranaya. Kokunikiya. Kyunikoya. Apalah namanya tuh toko buku. Nggak menjual banget [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Semalem gue makan sate di daerah binus bertempat di bekas Salon Christopher, hence the name : sate christopher, or so gitu deh kita nyebutnya. Seorang temen gue yang Japan-freak, Sri, berceloteh tentang sebuah buku nggak jelas yang dia liat di Katanoia. Hmm. Nakatonia. Hmm&#8230; Nakaranaya. Kokunikiya. Kyunikoya. Apalah namanya tuh toko buku. Nggak menjual banget nama tokonya, sulit dihapal dan diceritain ulang! All in all, kurang lebih terjadi percakapan demikian :</p>
<p><strong><span style="color: #800000;">Sri</span> :</strong> BOHOO! Gue menang lotre!! Belanja komik sekontainer!<br />
<strong><span style="color: #800000;">Yosu </span>:</strong> MAKAN-MAKAN!! Pas banget lagi ma&#8230;<br />
<strong><span style="color: #800000;">Sri </span>:</strong> <em>*puff*</em> &#8212; ilang bersama asap &#8211;<br />
<strong><span style="color: #800000;">Yosu</span> :</strong> Sriiiii! Jangan tinggalkan aku. Kumohon. SRII! SRIIII! <em>*hidungnya mengeluarkan air mata dan mata mengeluarkan ingus*<br />
</em><strong><span style="color: #800000;">Mashi</span> :</strong> So lame.</p>
<p><span id="more-250"></span></p>
<p>Hmm&#8230;<br />
Kayaknya itu cerita yang salah&#8230; Disertai penokohan yang salah. Juga aksi yang salah. Dan alur percakapan yang jelas salah. Nggak mungkin banget terjadi! Karena si Mashi nggak pernah pake istilah &#8220;So lame&#8221;. Oke itu doang, sisanya bener.</p>
<p>Tapi tetap bukan percakapan itu yang gue maksud.<br />
Oke, jadi ini cerita yang bener :</p>
<p><strong><span style="color: #800000;">Sri</span> </strong>: Tau nggak tadi di toko buku *something*-kuniya, gue liat buku ilustrasi biografi Barrack Obama!<br />
<strong><span style="color: #800000;">Yosu</span> </strong>: Hm.<br />
<strong><span style="color: #800000;">Sri</span> </strong>: Jadi diceritain gitu dia masa kecilnya gimana, awal kehidupannya gimana, sejarahnya dan lain-lain.<br />
<strong><span style="color: #800000;">Yosu</span> </strong>: Hm.<br />
<strong><span style="color: #800000;">Sri</span> </strong>: Terus ada ceritanya gitu pas dia kecil kan di Indonesia tuh.<br />
<strong><span style="color: #800000;">Yosu</span> </strong>: Hm.<br />
<strong><span style="color: #800000;">Sri</span> </strong>: Nah di Indonesia itulah dia ngeliat pengemis dari dekat untuk pertama kalinya. Trus dibilang di bukunya: <strong>&#8220;When he saw the beggar, it broke his heart.&#8221;</strong><br />
<strong><span style="color: #800000;">Yosu</span> </strong>: Hm.<br />
<strong><span style="color: #800000;">Sri</span> </strong>: Trus dia tanya maminya : <strong>&#8220;Mommy, will I be able to help them? Will I be able to change the world?&#8221;</strong><br />
<strong><span style="color: #800000;">Yosu</span> </strong>: Hm.<br />
<strong><span style="color: #800000;">Sri</span> </strong>: Trus maminya jawab : <strong>&#8220;Someday, son, you will be. Someday.&#8221;</strong><br />
<strong><span style="color: #800000;">Yosu</span> </strong>: Hm.</p>
<p><em>*Gile. Pria yang luar biasa. Penjiwaan yang keras dibentuk oleh perjalanan kehidupan. Bening bagai air dan tenang bagai kaca. Dirajut dari belas kasih akan sesama di sekitarnya. Karakter yang luar biasa. Siapa lagi kalo bukan : Yosua dan &#8220;hm&#8221; nya.*</em></p>
<p>Lalu as usual, karena gue adalah melankolis <em>(melankolis = seperempat bagian dari komunitas dunia yang menyebalkan)</em>, maka gue membayangkan apa jadinya kalo orang membuat biografi ilustrasi tentang kehidupan gue di suatu hari nanti. Gua tau more or less akan jadi seperti ini :</p>
<p>&#8230;di masa kecilnya, Ia berkunjung ke Jakarta. Di sanalah untuk pertama kalinya ia melihat XBox dari dekat. <strong>When he saw the XBOX, it broke his heart.</strong> Dia pulang ke rumah dan menghampiri ibunya. Dengan mata bulat dan wajah polosnya ia berkata :</p>
<p><strong>&#8220;Mommy, will I be able to have an XBOX? Will I be able to change my world of gaming?&#8221;</strong></p>
<p>Dengan kasih sayang ibunya menjawab :</p>
<p><strong>&#8220;Someday, son, you will be. Someday. Eventually.&#8221;</strong></p>
<p>WOW! Buku ini akan laris kayak kacang goreng! Ato minimal banyak dipake jadi bungkusan kacang goreng, sama aja! I really cant wait to spend my life! Sisihkan uang-uang koin kalian agar kalian siap sedia buat beli kapan pun buku itu keluar!</p>
<p><a href="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2008/11/biografi-copy_r_s.jpg"><img class="center" title="Ultimate guide to please your children. BUY NOW!" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2008/11/biografi-copy_r_s-525x700.jpg" alt="" width="450" /></a></p>
<p>Jadi, kalo orang bikin biografi tentang diri lu,<br />
&#8230;Apa yang akan mereka tulis?</p>

	<br><br><br>Entry yang rada nyambung *dikit* :<br><br>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/08/15/tips-bermain-petasan/" title="Tips Bermain Petasan (Sunday, 15 August 2010)">Tips Bermain Petasan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/05/14/hitted-a-brick-wall/" title="Hitted a Brick Wall (Friday, 14 May 2010)">Hitted a Brick Wall</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/04/13/hitung-mundur-menuju-kuburan/" title="Hitung Mundur Menuju Kuburan (Tuesday, 13 April 2010)">Hitung Mundur Menuju Kuburan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/12/12/ninja-assassin/" title="Ninja Assassin (Saturday, 12 December 2009)">Ninja Assassin</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/20/indahnya-kebaikan/" title="Indahnya Kebaikan (Friday, 20 November 2009)">Indahnya Kebaikan</a></li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yosua.net/2008/11/12/aku-biografi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
