Sudah tiga tahun terakhir, hadiah ulang tahun gue setiap tahunnya adalah kehilangan salah satu orang yang gue sayang. Menjalani tragedi demikian bikin birthday sama artinya dengan menunggu siapa orang tersayang yang tereliminasi tahun ini.
Minggu lalu opa meninggal. Opa begitu unik dan penuh kasih sehingga kalo kalian punya opa yang sama, kalian juga pasti akan mulai bertanya-tanya tentang arti kehidupan di tengah sarapan pagi mie babimu. Alangkah singkatnya hidup ini. Cuma sekedipan mata dan tiba-tiba berakhir. Persis kentut. Tinggal nama di batu nisan. Dan kau berjas di dalam tanah, di sebelah kubur istrimu. Ditaburi bunga yang 25 ribu rupiah satu kantongnya sementara di atasmu orang-orang membaca kutipan-kutipan alkitab yang memberi argumen kenapa keluargamu yang kristen seharusnya bahagia kau terbaring kaku di bawah sana. Baca selengkapnya »
Sep7

Siapa yang melindungi anak Anda saat bermain di lantai?
Gue suka analogi. Di dalam pemikiran gue, analogi menempati rak yang sama dengan sarkasme, tindakan yang menurut gue intelligent dan civilized. Waktu menyampaikan pesan, gue bisa dengan nyaman mengarahkan pesan hanya untuk orang-orang yang pintar dan yang mau berpikir, sementara sisanya cuma bilang: “Hah? Maksudnya apa sih?”
Dua jam yang lalu gue ngepel lantai kamar. Ngepel lantai bukanlah sebuah pekerjaan yang nikmat. Ngepel lantai nggak melibatkan proses berpikir, memecahkan masalah, meringkas premis atau menarik konklusi dalam jumlah yang adequate buat gue. Ngepel lantai hanya melibatkan aktivitas membungkuk, menggerakkan besi berkain itu maju mundur atau berputar-putar atau kiri kanan tergantung mood dan feng shui, sambil menyanyikan lagu-lagu putus cinta. Bukan sebuah kegiatan yang asik dilakukan, apalagi bila kamar kos lu segede ruang tamu orang.
Jadi seperti biasa gue melamun. Melamun adalah pekerjaan yang nikmat. Melamun melibatkan proses berpikir, memecahkan masalah, meringkas premis atau menarik konklusi dalam jumlah yang sangat adequate buat gue. Melamun tidak melibatkan aktivitas fisik apa pun, tapi tetap bisa dilakukan sambil menyanyikan lagu-lagu putus cinta. Sebuah kegiatan yang asik dilakukan, apalagi bila kamar kos lu segede ruang tamu orang tapi isinya cuma lu seorang.
Dan gue melamun tentang betapa mengepel sangat sama dengan hidup gue.
Baca selengkapnya »