Pasar produk Indonesia sangat luas. Kalo pinter menjajakan barang, menjadi kaya itu cuma achievement kecil buat si pemain pasar. Sayangnya yang maen bukan satu orang, bukan sekampung, tapi satu negara. Dan kayak satu negara kurang pemaen pasar aja, pemaen dari negara lain juga ikut nyempil menjajakan produk. Akhirnya requirement pinter buat bisa menjadi kaya, udah nggak relevan lagi. Pemain pasar harus jenius *kayak gue*. Masalahnya menjadi jenius itu nggak segampang ngoles salep panu.
Waktu gue manipulasi gambar di Photoshop, gue punya satu aturan yang seringkali nggak dipegang designer lainnya :
Kalo lighting crop-an nggak masuk target, manipulasi crop-annya biar ngikut targetnya. Kalo mentok, puter prosesnya, manipulasi target biar ngikut crop-annya.
Dengan filosofi demikian, gue sukses bertahun-tahun membodohi konsumen fashion Indonesia dengan foto-foto Andy Lau dan F4 tersenyum lebar dengan pakaian yang nggak pernah mereka pake. *Behind the scene of fashion retail market*
Basically, pemasaran juga gitu.
Kalo lu nggak lebih pintar dari konsumen, perbaiki diri lu. Kalo mentok, puter prosesnya, bodohin konsumen lu.
Tau nggak minuman sari jeruk Nutrisari? Baru-baru ini Nutrisari meluncurkan campaign advertising jalan-jalan ke Hongkong & Disneyland, puluhan Nintendo Wii dan ratusan hadiah lainnya, temukan di dalam kemasan! *lho kok malah gue iklan*
Kalo disuruh nulis sesuatu dengan judul “Aku & (isi apa aja)”, gue bisa bikin ratusan bahkan ribuan. Ambil aja contoh :
dan lain-lain yang naujubilah banyaknya. Tapi khusus untuk hari ini, gue kepengen nulis soal Aku & Acting.
Gue suka banget acting! Acting pertama gue adalah pas drama natal sekolah waktu TK. Waktu itu gue berperan jadi peran yang paling dihindari semua anak lainnya, yaitu jadi domba. Halah! Mong-ngomong tau kan Yesus lahir di kandang di Betlehem, nah gue berperan jadi tempat minum kuda. HALAH! *konsentrasi konsentrasi* Yang bener gue berperan jadi malaikat. Acting banget kan gue, bayangin Michael jadi malaikat, kalo bukan acting apa tuh namanya.
Hikayat cerita di tanah Sriwijaya, tersebutlah sebuah komunitas untuk blogger Sriwijaya. Tercatat dengan nama nan syahdu, wongkito. Ah capek!
Gue baru join komunitas blogger baru! Isinya blogger-blogger aneh dari Palembang, Hollywood, LA dan sekitarnya. Ternyata walau pun udah orang Palembang, lahir di Palembang, selesai wajib belajar di Palembang, cinta pertama di Palembang, nggak bisa otomatis masuk wongkito. Kecebong! *baru nemu*
Blogger baru bisa jadi member bila telah melakukan ritual Pecah Telok. What the zing is Pecah Telok?
Dari wiki wongkito,
Pecah telok adalah istilah yang dipake komunitas WongKito yang artinya perkenalan anggota yang baru akan bergabung dengan milis WongKito. Sebelum lulus Pecah telok, member baru belum boleh reply atau posting di thread lain.
…dan segabrek peraturan lainnya. Kalo orang palembang nyebutnya : GILOOO!
Ah tapi pikir-pikir, lumayan lah biar ada temen ntar kalo mudik. Lagian ni blog belom terafiliasi dengan organisasi mana pun. Tadinya sih gue pengen afiliasi ama Al-Qaeda, tapi pikir-pikir… wongkito dulu aja.
As we all know, sekarang sudah ada pembagian resmi mengenai jenis-jenis blogger langsung dari pakar IT kenegaraan. Dari pakar sendiri, tipe-tipe blogger dirangkum menjadi demikian :
Tapi terus gue baca di blognya mas Ardy, seorang blogger bernama Fajri memaparkan lebih lanjut pembedaan blogger positif dan negati sebagai berikut :
Seorang blogger adalah blogger negatif jika :
![]()
Dan seorang blogger adalah blogger positif jika :
![]()
Banyak dari kita yang jatuh cinta pada binatang yang ada di sekitar kita. Kita menghabiskan jutaan rupiah untuk membeli aksesoris hewan peliharaan, padahal bisa dialokasikan untuk membeli LCD TV dan XBOX 360 dan disumbangkan pada yang belum punya. Kita bahkan rela menghabiskan memory di HP untuk diisi foto-foto hewan kesayangan, padahal punya pacar yang fotogenik dan rajin menulis blog.
Tapi sayangnya banyak di antara kita yang cuma memegang asas cinta pada hewan. Sedikit dari kita yang memang mengerti bagaimana caranya memelihara hewan dengan benar, bukan cuma sayang. Berikut ini saya bagikan tips memelihara hewan yang agak sulit dipelihara, yaitu dinosaurus.
Siapkan Kandang yang Sesuai
Definisi kandang untuk anjing misalnya adalah rumah kecil seukuran 120×80 cm. Definisi kandang untuk hamster misalnya adalah kotak kaca seukuran 80×30 cm. Definisi kandang untuk dinosaurus misalnya adalah sebagian danau Toba untuk keluarga Brachiosaurus atau gedung BEJ untuk koloni Psittacosaurus atau dua stadion Senayan untuk tiap ekor T-Rex. Ini penting agar waktu mereka lepas dan mengamuk, anda punya space untuk berlari-lari panik sementara mereka dengan lucunya mangap di belakang.