<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Panggil Aku Michael</title>
	<atom:link href="http://blog.yosua.net/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.yosua.net</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sun, 15 Aug 2010 09:29:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Tips Bermain Petasan</title>
		<link>http://blog.yosua.net/2010/08/15/tips-bermain-petasan/</link>
		<comments>http://blog.yosua.net/2010/08/15/tips-bermain-petasan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Aug 2010 09:29:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yosu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips & Tricks]]></category>
		<category><![CDATA[satire]]></category>
		<category><![CDATA[humor]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yosua.net/?p=781</guid>
		<description><![CDATA[Bermain petasan adalah menyenangkan. Kadang memang irritating bagi orang lain, tapi hey, selama &#8220;orang lain&#8221; itu bukan kita bukan? Dua puluh abad yang lalu, bangsa Cina menciptakan substansi dari campuran sulfat, nitrat dan benda kimiawi ajib lainnya yang nggak ada di toko obat sehingga menjadi black powder. Substansi ini sampai ke Arab dan Eropa di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bermain petasan adalah menyenangkan. Kadang memang irritating bagi orang lain, tapi hey, selama &#8220;orang lain&#8221; itu bukan kita bukan?</p>
<p>Dua puluh abad yang lalu, bangsa Cina menciptakan substansi dari campuran sulfat, nitrat dan benda kimiawi ajib lainnya yang nggak ada di toko obat sehingga menjadi black powder. Substansi ini sampai ke Arab dan Eropa di abad 12, menyeberangi lautan dan sampai ke Indonesia di abad 13. Kita sudah tau cerita tentang efektifitas benda ini di tangan penjajah dalam bentuk senjata yang lebih superior. Kini, benda yang bisa membantai ribuan tentara lebih baik dari pedang itu ada di tangan kita, sebagai mainan. Hooray!</p>
<p>Bermain petasan sama dengan having sex. Walaupun sumpah asik abis, ada banyak hal-hal yang sangat kecil yang bila luput diperhatikan, akan berubah menjadi bencana.<br />
<span id="more-781"></span></p>
<h2>Timing is Everything</h2>
<p>Hanya satu kata yang harus selalu kalian ingat dalam bermain petasan: timing. Timing adalah segalanya. Dari beberapa microsecond kenikmatan meledakkan uang kalian tersebut, 85% sangat dipengaruhi oleh timing. Gue nggak berbicara soal timing kapan harus melepaskan bom kecil tersebut dari tangan kalian karena gue nggak merasa kalian seidiot itu. Plus, sekarang sudah ada petasan dengan slow fuse yang menyala dengan lamban (walau terakhir gue masih denger ada orang yang terluka gara-gara petasan slow fuse itu &#8212; mo gimana lagi, kebodohan memang nggak ada batasnya). Gue berbicara soal kapan waktu terbaik untuk bermain petasan.</p>
<p>Waktu paling tepat untuk bermain petasan adalah pagi-pagi buta, sekitar jam empat. Ada penjelasan mengapa rentang jam tersebut adalah waktu terbaik.</p>
<div id="attachment_791" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><a href="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2010/08/idiot01.jpg"><img class="size-medium wp-image-791" title="idiot01" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2010/08/idiot01-450x299.jpg" alt="" width="450" height="299" /></a><p class="wp-caption-text">Looks &amp; Lights Best on 4 AM</p></div>
<p>Pertama, karena itu adalah rentang klimaks dalam siklus istirahat tidur. Mimpi terbaik biasanya mulai menjadi klimaks di saat-saat ini. Ini adalah momen terbaik untuk merusak istirahat tidur orang-orang yang lelah bekerja seharian dan berharap bisa bangun segar untuk bekerja di pagi hari. Bayangkan seseorang sedang menumpuk piramida kartu dan sudah sampai pada kartu-kartu terakhirnya, lalu kalian meniupnya hingga roboh. Itulah kurang lebih gambaran efek yang kalian sebabkan pada jam-jam tersebut. Dan ingatlah bahwa bila kalian melakukannya berhari-hari secara berurutan, misalnya bila gue ambil angka acak: 30 hari, efeknya kumulatif.</p>
<p>Kedua, karena itu adalah rentang di mana jumlah orang yang menyaksikan kalian meledakkan petasan sangat minimum. Nggak ada penjual ayam atau bakso atau ibu-ibu bergosip di jam empat pagi. Percaya sama gue, kalian nggak akan mau meledakkan petasan di depan banyak orang. Karena orang yang meledakkan petasan bener-bener keliatan  tolol.</p>
<p>Orang tua kalian berjuang setiap hari pergi pagi pulang malam, gaji di bawah UMR, dipotong cicilan motor yang dibeli cuma untuk menaikkan status sosial, masih harus dipotong Jamsostek atau Askes, hanya untuk memberi kalian lembaran kertas yang kalian ledakkan jadi serpihan sampah di pinggir jalan. Itu tolol sekali dan kalian tentu nggak kepengen orang-orang melihat kalian demikian. Karena itu, jaga agar jumlah orang yang menyaksikan kalian seminimum mungkin.</p>
<div id="attachment_788" class="wp-caption aligncenter" style="width: 450px"><a href="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2010/08/idiot5.jpg"><img class="size-full wp-image-788" title="idiot5" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2010/08/idiot5.jpg" alt="" width="440" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Selalu Ada Alasan untuk Potong Gaji Papi</p></div>
<p>Dan yang terakhir, yang memampukan kalian terus menerus meledakkan benda kecil tersebut: karena itu adalah rentang terakhir di mana langit masih gelap sehingga memampukan kalian melihat beberapa microsecond dari kilatan petasan kalian, yang bila diproses otak idiot akan memunculkan perasaan euphoria seperti orang orgasme.</p>
<div id="attachment_786" class="wp-caption aligncenter" style="width: 420px"><a href="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2010/08/idiot__oPt.jpg"><img class="size-full wp-image-786" title="idiot__oPt" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2010/08/idiot__oPt.jpg" alt="" width="410" height="307" /></a><p class="wp-caption-text">Idiot on Multiple Orgasms</p></div>
<h2>Menghadapi Penolakan</h2>
<p>Tidak semua orang bisa mengapresiasi suara ledakan petasan. Tidak semua orang punya otak primitif, tidak berkembang dan berpendidikan rendah yang bisa menghargai suara ledakan petasan seperti kalian. Apalagi bila orang tersebut minoritas dan tidak merayakan apa yang kalian rayakan. Orang-orang lain di luar sana mungkin sok terganggu dan berusaha menghentikan kalian, bahkan mungkin dengan alasan yang tidak masuk akal seperti perduli pada keuangan keluarga kalian atau perduli pada keamanan kalian atau orang lain misalnya. JANGAN MENYERAH!</p>
<div id="attachment_789" class="wp-caption aligncenter" style="width: 403px"><a href="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2010/08/15016_105648992792088_100000409623165_142897_7099239_n.jpg"><img class="size-full wp-image-789 " title="15016_105648992792088_100000409623165_142897_7099239_n" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2010/08/15016_105648992792088_100000409623165_142897_7099239_n.jpg" alt="" width="393" height="576" /></a><p class="wp-caption-text">Air PAM Mati -- Coba Lagi Nanti</p></div>
<p>Gunakan argumen seperti : Juga ada petasan di tahun baru dan Imlek. Usahakan untuk tidak menggunakan kata &#8220;durasi&#8221; atau &#8220;kumulasi&#8221;. Dalam detail, jangan pernah beri ruang untuk argumen bahwa orang-orang tidak menyalakan petasan 30 hari berturut-turut sebelum imlek dan 14 hari berturut-turut sesudahnya. Karena bila kalian masuk ke dalam ruang itu, kalian akan deadlock dalam kekalahan argumen. Juga hati-hati untuk jangan sampai terjebak dalam deadlock lain karena memberikan ruang untuk argumen detail lain seperti &#8220;imlek tidak dirayakan jam empat pagi&#8221; atau &#8220;semua orang merayakan tahun baru dengan kembang api, bukan petasan&#8221;.</p>
<p>Dalam konfrontasi dengan pihak yang tidak bisa mengapresiasi petasan kalian, ingatlah bahwa kalian selalu punya benefit. Apa pun itu. Bila kalian anak-anak, tenang saja, orang tua kalian akan melindungi kalian dalam adu argumentasi lanjutan. Karena seidiot apa pun kalian, kalian adalah anak mereka. Bila kalian sudah dewasa, tenang saja, tidak ada yang mau berdebat dengan orang dewasa tolol yang bermain petasan. Mereka akan punya ketakutan bahwa kalian akan menyeret perdebatan ke level tolol kalian dan kalian akan menang karena kalian lebih berpengalaman menjadi orang tolol.</p>
<p>Plus, selama jumlah lo lebih besar daripada oposisi, mereka akan mengingat kalimat : Never underestimate stupid people in large groups. Jadi, JANGAN TAKUT!</p>
<div id="attachment_785" class="wp-caption aligncenter" style="width: 328px"><a href="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2010/08/downs-syndrome-mongolism-or-mongoloid-idiocy-21aa+a+xx-1.jpg"><img class="size-full wp-image-785" title="Idiocy" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2010/08/downs-syndrome-mongolism-or-mongoloid-idiocy-21aa+a+xx-1.jpg" alt="" width="318" height="400" /></a><p class="wp-caption-text">Alel kromosom gen papi mami yang menyebabkan ketololan kalian.</p></div>
<h2>Jangka Panjang</h2>
<p>Setiap langkah besar selalu dimulai dari langkah-langkah kecil. Di setiap ledakan tanpa makna itu, ingatlah bahwa setiap ledakan kecil yang kalian buat kemaren, hari ini dan hari-hari mendatang adalah langkah krusial menuju ledakan yang lebih besar. Ledakan hari ini mungkin tanpa makna dan terdengar idiot. Sangat idiot. Tapi bertahun-tahun lagi, kalian akan menyiapkan ledakan yang lebih besar dan penuh makna! Bahkan setiap kalian hendak menyampaikan sesuatu, kalian akan menyampaikannya melalui ledakan as if nggak ada cara lain untuk menyampaikan pendapat. Kalian akan dipuja dan dielu-elukan! Hal itu akan seperti mimpi menjadi nyata karena bagi seseorang yang tidak pernah punya harapan akan masa depan yang baik, apa lagi yang bisa kalian impikan?</p>
<p><a href="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2010/08/633774022700764160-Explosives.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-794" title="633774022700764160-Explosives" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2010/08/633774022700764160-Explosives-450x337.jpg" alt="" width="450" height="337" /></a></p>
<p>Jadi seperti yang orang Amerika dan CIA selalu bilang: Keep on fire!<br />
Selamat bermain petasan!</p>

	<br><br><br>Entry yang rada nyambung *dikit* :<br><br>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/04/13/hitung-mundur-menuju-kuburan/" title="Hitung Mundur Menuju Kuburan (Tuesday, 13 April 2010)">Hitung Mundur Menuju Kuburan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/20/indahnya-kebaikan/" title="Indahnya Kebaikan (Friday, 20 November 2009)">Indahnya Kebaikan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/09/aku-hujan/" title="Aku &#038; Hujan (Monday, 9 November 2009)">Aku &#038; Hujan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/06/aku-statistik/" title="Aku &#038; Statistik (Friday, 6 November 2009)">Aku &#038; Statistik</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/10/28/semuanya-untuk-kamu-hampir-semuanya/" title="Semuanya Untuk Kamu! *Hampir* Semuanya. (Wednesday, 28 October 2009)">Semuanya Untuk Kamu! *Hampir* Semuanya.</a></li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yosua.net/2010/08/15/tips-bermain-petasan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Why Wait a Million Year?</title>
		<link>http://blog.yosua.net/2010/05/16/why-wait-a-million-years/</link>
		<comments>http://blog.yosua.net/2010/05/16/why-wait-a-million-years/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 May 2010 09:07:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yosu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips & Tricks]]></category>
		<category><![CDATA[cewek]]></category>
		<category><![CDATA[cowok]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yosua.net/?p=748</guid>
		<description><![CDATA[Ratusan ribu tahun yang lalu peran kami hanyalah mencari mammoth, memburu rusa, menombaki apapun yang berdaging dan berlari lebih lamban dari kami (yang bisa jadi adalah tetangga menyebalkan di sebelah gua kita). Pulang ke rumah menggotong daging, makan malam sambil berusaha mengingat nama anak-anak (itupun kalo mereka punya nama), have sex, lalu ulangi lagi besok [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ratusan ribu tahun yang lalu peran kami hanyalah mencari mammoth, memburu rusa, menombaki apapun yang berdaging dan berlari lebih lamban dari kami (yang bisa jadi adalah tetangga menyebalkan di sebelah gua kita). Pulang ke rumah menggotong daging, makan malam sambil berusaha mengingat nama anak-anak (itupun kalo mereka punya nama), have sex, lalu ulangi lagi besok pagi karena waktu itu belum ada yang menemukan kulkas.</p>
<p><span id="more-748"></span></p>
<p>Sementara wanita mendapat kesempatan untuk berevolusi dalam peran mereka yang tidak banyak berubah dalam ratusan ribu tahun terakhir (dulu mengumpulkan buah-buahan, sekarang mengumpulkan buah tangan, merawat buah hati dan memanage berbagai buah mereka yang lain), kami para pria tidak mendapatkan kesempatan itu.</p>
<p>Dulu kami tidak perlu melihat apakah sebuah rusa sedang memberikan isyarat tertentu. Misalnya sang rusa sedang memandangi sungai sambil mengangkat ekor, oh itu artinya: &#8220;Saya lagi datang bulan, jangan buru saya. Cari rusa lain.&#8221; Atau bila sang rusa memandang pada pemburu di sebelah gue dengan telinga terangkat artinya: &#8220;Saya hanya mau diburu oleh pemburu tersebut, pemburu lain harap jangan panah saya.&#8221;</p>
<p style="text-align: center;">
<div id="attachment_766" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-766  " title="deerAP_468x667" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2010/05/deerAP_468x667-450x641.jpg" alt="" width="300" /><p class="wp-caption-text">Not now, hunters! I&#39;m busy knitting.</p></div>
<p>Kami akan berhenti memanah, hanya bila rusa tersebut datang menghampiri kami dan tiba-tiba bersuara: &#8220;Akulah jalan kebenaran dan hidup. Tidak ada yang dapat sampai ke rumah Bapa bila tidak melalui Aku.&#8221; Kami akan sujud menyembahnya. Tapi kemungkinan besar kami akan tetap membunuhnya beberapa tahun kemudian. Mo gimana lagi, kami orangnya memang cepat bosan. Ingat barang-barang yang kami beli dengan sukacita luar biasa tapi sekarang teronggok di sudut kamar? Nah kurang lebih seperti itu.</p>
<p>Oke, oke, ratusan ribu tahun terakhir kami memang, <em>sedikit</em>, berevolusi. Sekarang kami punya lebih sedikit bulu dan tidak lagi punya wajah seperti orang purba idiot. Tapi untuk sesuatu yang lebih dari itu, kami butuh paling tidak sejuta atau dua juta tahun lagi untuk berevolusi mengembangkan naluri atau organ baru untuk membaca selisih perbedaan beberapa derajat dari sudut senyummu yang artinya: Sebenarnya saya mau chocolate sundae, nggak pake kacang, kenapa belikan saya orange juice?</p>
<div id="attachment_767" class="wp-caption aligncenter" style="width: 410px"><img class="size-full wp-image-767" title="evolution" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2010/05/evolution.gif" alt="" width="400" height="178" /><p class="wp-caption-text">Woman   &lt;---------&gt; Man</p></div>
<p style="text-align: center;">
<p>Dan walaupun kalian punya organ itu sekarang, tidak perlu menggunakannya pada kami. Bila hari ini sudut senyum kami dua derajat lebih kecil dibanding senyum kami kemaren, bukan berarti kami sadar bahwa kalian bertambah berat satu atau dua kilo atau ada keluarga kami yang meninggal. Siapa tahu cuma karena Chelsea jadi juara liga Inggris.</p>
<p>Jadi, kalian para wanita punya dua opsi. Opsi pertama, tunggu sejuta tahun lagi sampai kami semua pria berevolusi mengembangkan organ kami sehingga bisa mengerti kalian secara otomatis. Atau opsi kedua, beritahu kami apa yang kalian pikirkan dan tanya kami apa yang kami pikirkan.</p>
<p>Entah kalian para wanita pilih yang mana, tapi kalo gue pikir sih daripada menunggu sejuta tahun agar kami mengerti ternyata kalian mau strawberry sundae, bukan chocolate sundae, mendingan bilang langsung.</p>
<p>Cabut dulu. Dalam kurang dari lima menit, gue harus menebak malam ini pacar gue punya keinginan untuk makan di mana.</p>

	<br><br><br>Entry yang rada nyambung *dikit* :<br><br>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/09/aku-hujan/" title="Aku &#038; Hujan (Monday, 9 November 2009)">Aku &#038; Hujan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/10/28/semuanya-untuk-kamu-hampir-semuanya/" title="Semuanya Untuk Kamu! *Hampir* Semuanya. (Wednesday, 28 October 2009)">Semuanya Untuk Kamu! *Hampir* Semuanya.</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/03/17/surat-cinta-untuknya/" title="Surat Cinta Untuknya (Tuesday, 17 March 2009)">Surat Cinta Untuknya</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/02/25/ode-untuk-malaikatku/" title="Ode untuk Malaikatku (Wednesday, 25 February 2009)">Ode untuk Malaikatku</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/01/31/pria-penguasa-perempuan/" title="Test IQ &#8212; Pria : Penguasa Perempuan (Saturday, 31 January 2009)">Test IQ &#8212; Pria : Penguasa Perempuan</a></li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yosua.net/2010/05/16/why-wait-a-million-years/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hitted a Brick Wall</title>
		<link>http://blog.yosua.net/2010/05/14/hitted-a-brick-wall/</link>
		<comments>http://blog.yosua.net/2010/05/14/hitted-a-brick-wall/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 May 2010 20:33:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yosu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life Logs]]></category>
		<category><![CDATA[melankolis]]></category>
		<category><![CDATA[moment of truth]]></category>
		<category><![CDATA[yosua]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yosua.net/?p=751</guid>
		<description><![CDATA[Remember those long weeks without any single post or even rant? How long has it been? Two years or so? This unimportant, unusual post is to show you how bad the brick wall was for me. I honestly thought I was fine and this was gonna be temporary. Turned out it was not. Now that&#8217;s [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Remember those long weeks without any single post or even rant? How long has it been? Two years or so? This unimportant, unusual post is to show you how bad the brick wall was for me. I honestly thought I was fine and this was gonna be temporary. Turned out it was not.</p>
<p><span id="more-751"></span></p>
<p>Now that&#8217;s pretty much showing me how my writing mood works.<br />
And a big question behind it all.<br />
How to prevent this thing from happening ever again?</p>
<div id="attachment_752" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><a href="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2010/05/Image-0092.jpg"><img class="size-medium wp-image-752 " title="Image-0092" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2010/05/Image-0092-450x688.jpg" alt="" width="450" height="688" /></a><p class="wp-caption-text">Only God knows when I&#39;ll wrap these up.</p></div>
<p>If I am paid for every draft I made, I&#8217;d be stinking rich by now.</p>
<p>No worries, guys.<br />
Having one coming soon. =]<br />
I just need some more time to polish the sarcasm.</p>
<p>See ya.</p>

	<br><br><br>Entry yang rada nyambung *dikit* :<br><br>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/04/13/hitung-mundur-menuju-kuburan/" title="Hitung Mundur Menuju Kuburan (Tuesday, 13 April 2010)">Hitung Mundur Menuju Kuburan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/12/12/ninja-assassin/" title="Ninja Assassin (Saturday, 12 December 2009)">Ninja Assassin</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/20/indahnya-kebaikan/" title="Indahnya Kebaikan (Friday, 20 November 2009)">Indahnya Kebaikan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/11/yosua-onimaru/" title="Yosua Onimaru (Wednesday, 11 November 2009)">Yosua Onimaru</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/09/aku-hujan/" title="Aku &#038; Hujan (Monday, 9 November 2009)">Aku &#038; Hujan</a></li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yosua.net/2010/05/14/hitted-a-brick-wall/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hitung Mundur Menuju Kuburan</title>
		<link>http://blog.yosua.net/2010/04/13/hitung-mundur-menuju-kuburan/</link>
		<comments>http://blog.yosua.net/2010/04/13/hitung-mundur-menuju-kuburan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Apr 2010 03:11:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yosu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life Logs]]></category>
		<category><![CDATA[analogy]]></category>
		<category><![CDATA[birthday]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[ironis]]></category>
		<category><![CDATA[melankolis]]></category>
		<category><![CDATA[satire]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yosua.net/?p=725</guid>
		<description><![CDATA[Sudah tiga tahun terakhir, hadiah ulang tahun gue setiap tahunnya adalah kehilangan salah satu orang yang gue sayang. Menjalani tragedi demikian bikin birthday sama artinya dengan menunggu siapa orang tersayang yang tereliminasi tahun ini. Minggu lalu opa meninggal. Opa begitu unik dan penuh kasih sehingga kalo kalian punya opa yang sama, kalian juga pasti akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah tiga tahun terakhir, hadiah ulang tahun gue setiap tahunnya adalah  kehilangan salah satu orang yang gue sayang. Menjalani tragedi demikian  bikin birthday sama artinya dengan menunggu siapa orang tersayang yang  tereliminasi tahun ini.</p>
<p>Minggu lalu opa meninggal. Opa begitu unik dan penuh kasih sehingga kalo  kalian punya opa yang sama, kalian juga pasti akan mulai bertanya-tanya  tentang arti kehidupan di tengah sarapan pagi mie babimu. Alangkah  singkatnya hidup ini. Cuma sekedipan mata dan tiba-tiba berakhir. Persis  kentut. Tinggal nama di batu nisan. Dan kau berjas di dalam tanah, di  sebelah kubur istrimu. Ditaburi bunga yang 25 ribu rupiah satu  kantongnya sementara di atasmu orang-orang membaca kutipan-kutipan  alkitab yang memberi argumen kenapa keluargamu yang kristen seharusnya  bahagia kau terbaring kaku di bawah sana. <span id="more-725"></span></p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-731" title="painted-celing-of-a-smoking-area-funeral-and-youre1" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2010/04/painted-celing-of-a-smoking-area-funeral-and-youre1.jpg" alt="" width="400" height="539" /></p>
<p>Waktu mereka turunkan peti opa ke dalam tanah, gue bilang sama diri gue  sendiri, &#8220;Mungkin dalam lima puluh satu tahun lagi lo akan ada di dalam  sana.&#8221;</p>
<p>Pagi ini, lima puluh satu tahun itu jadi lima puluh.</p>
<p>Orang-orang bilang Happy Birthday. Gue makin dekat ke masa di mana gue  berbaring di bawah keramik-keramik putih tapi orang-orang menyelamati  gue. Alangkah pedisnya dunia ini.</p>
<p>Siang ini gue jalan kaki buat makan siang di warung yang pemiliknya  punya anak cewek cakep. Ada babi cincang, babi merah, ayam kecap,  capcai, ayam goreng, daging maling, semua makanan yang bikin vegetarian  geli. Di tengah jalan gue ngeliat seorang wanita ditabrak motor. Dalam  cara yang paling konyol yang pernah gue liat. Lalu seperti sinetron,  kamera zoom in. Kamera zoom out. Kamera zoom in. Kamera zoom out. Iklan.</p>
<p>…shit.</p>
<p>Mungkin tidak perlu lima puluh tahun buat kalian mengantar gue ke bawah  sana. Apalah artinya senang makan babi merah hari ini, jikalau tiap saat  bisa jadi moment di mana kalian sibuk latihan koor buat persembahan  pujian di kebaktian penghiburanku. Akhirnya gue cuma makan dada goreng.  Sop kentang sosis. Dan telor kecap. Alangkah pedisnya dunia ini.</p>
<div id="attachment_730" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="size-medium wp-image-730" title="20081212char_siu" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2010/04/20081212char_siu-450x300.jpg" alt="" width="450" height="300" /><p class="wp-caption-text">Makanan dari surga.</p></div>
<p>Gue nggak begitu tau kenapa gue harus happy hari ini. Walau telor kecap  tadi sumpah enaknya bukan main. Begitu enaknya sampe buat orang yang  nyicip terlena dan lupa makan ikan kakapnya. Tapi lalu gue bertemu wajah  yang pernah bilang, &#8220;Saya bersyukur hari ini dapat udara buat  bernapas.&#8221; Lahir jadi melankolis memang sumpah keren banget, tapi  alangkah irinya pada orang-orang yang hidupnya keliatan begitu simple  tak pernah ambil pusing pada apa pun. &#8220;Opa mati. Oh ya sudah.&#8221; Alangkah  minimalis dan zen.</p>
<p>Aku iri pada orang-orang demikian.</p>
<p>Gue pergi nonton dengan tiga orang yang merajai tangga ranking &#8220;Temen  Yosu yang paling aneh&#8221;.</p>
<ul>
<li> Yang satu nggak tau caranya marah, nggak tau caranya menolak orang dan  nggak tau caranya bohong.</li>
</ul>
<ul>
<li>Yang satu lagi begitu polosnya sehingga kalo lo ngecengin dia, dia  nggak ngerti siapa yang lo kecengin. Tunggu. Dia bahkan nggak ngerti apa  arti kata yang lo pake buat ngecengin dia. Tunggu. Dia bahkan nggak tau  lo lagi ngecengin dia.</li>
</ul>
<ul>
<li>Sementara yang satu lagi… nggak tau deh dia gimana. Gue asal taro aja  dia di tangga rangking itu, biar bisa bareng temen-temennya. Kasian kalo  sendirian. Yang pasti di jidatnya ada tulisan &#8220;Kecengin aku plis, plis,  plis banget&#8221;. Oke mungkin nggak sepanjang itu, tapi kurang lebih  artinya sama. Orang lemah dan baik hati kayak gue udah tentu nggak tahan  buat ngabulin keinginannya.</li>
</ul>
<p>Ya Tuhan, bukannya meragukan kemampuanMu menempatkan orang-orang, tapi  jujur aja butuh kesabaran lebih temenan ama mereka. Suer.</p>
<p>Siang itu kami mengeluarkan uang yang dikumpulkan dengan jerih payah  begadang tengah malam agar bisa melihat Hollywood merusak pengetahuan  kami tentang mitologi Yunani yang benar. Hmm. Maklumlah. Namanya juga  remaja. Kami labil. Kami rela menukar sesuatu yang fundamental untuk  sesuatu yang komplementer, misalnya &#8220;karena gambarnya bagus&#8221;.</p>
<div id="attachment_732" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="size-medium wp-image-732" title="clash_of_the_titans-535x362" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2010/04/clash_of_the_titans-535x362-450x304.jpg" alt="" width="450" height="304" /><p class="wp-caption-text">Suck at history. Literally.</p></div>
<p>Long story short, something unexpected came up.<br />
I had serious fun. :] Terakhir gue ketawa sesinting itu mungkin sekitar,  hmm, masa Mesolitikum.<br />
I had so much fun today that I feel sad. I feel sad for wasting my last  birthdays! Now that&#8217;s not gonna happen anymore. Ever.</p>
<p>Albert Lee, DiAn ChiBi, Meilisa Tiffani &amp; Andrian  Hou unexpectedly showed me a thing or two about birthdays and life.  Pasti nggak sengaja tuh, karena gue yakin pola pikir mereka belum sampe  buat semanipulatif itu. Mungkin dalam 100 atau 150 tahun lagi.</p>
<p>Setiap orang punya peran. Pemimpin, pemecah masalah, pembicara,  penyembuh, pendoa, penggembira, penulis blog yang isinya bullshit, objek  derita, tukang bawa tas, ahli solar guard, korban angkatan, tukang  pesen ujang ke bawah.</p>
<p>Ulang tahun adalah pengingat masa bakti akan peran itu. Nggak ada yang  tahu seberapa lama masa baktimu, tapi yang pasti banyak orang yang nggak  mau sebentar jadi pemimpin atau selamanya jadi objek derita.</p>
<p>Yang gue tahu hari ini adalah, gue akan jadi yang terbaik lakuin peran  gue karena gue pengen, suatu saat nanti, waktu gue berjas di dalam  tanah, kalian akan menaburi kubur gue sambil menangis histeris seperti  orang gila! Karena jauh di dalam lubuk hati kalian, walaupun kalian  malu-malu mengakuinya, kalian sadar tidak ada orang lain yang bisa  lakuin peran gue sama baiknya dan hidup tidak akan sama lagi tanpa Yosua  Omimaru.</p>
<p><em>*plis jangan salah eja namaku di batu nisan*</em></p>
<p>Sampai jumpa di ulang tahun gue yang ke 26!<br />
Dan bila hari itu tiba, berusahalah untuk tidak tereliminasi.</p>

	<br><br><br>Entry yang rada nyambung *dikit* :<br><br>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/08/15/tips-bermain-petasan/" title="Tips Bermain Petasan (Sunday, 15 August 2010)">Tips Bermain Petasan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/05/14/hitted-a-brick-wall/" title="Hitted a Brick Wall (Friday, 14 May 2010)">Hitted a Brick Wall</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/12/12/ninja-assassin/" title="Ninja Assassin (Saturday, 12 December 2009)">Ninja Assassin</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/20/indahnya-kebaikan/" title="Indahnya Kebaikan (Friday, 20 November 2009)">Indahnya Kebaikan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/18/2012/" title="2012 (Wednesday, 18 November 2009)">2012</a></li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yosua.net/2010/04/13/hitung-mundur-menuju-kuburan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ninja Assassin</title>
		<link>http://blog.yosua.net/2009/12/12/ninja-assassin/</link>
		<comments>http://blog.yosua.net/2009/12/12/ninja-assassin/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Dec 2009 16:51:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yosu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alter-ego]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[ironis]]></category>
		<category><![CDATA[rain]]></category>
		<category><![CDATA[yosua]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yosua.net/?p=705</guid>
		<description><![CDATA[*Redaksi : SHITTT. Gue lupa publish post ini! Sorrryy, maafff, gomenasaiii, bon voyage, wo yau cha, dan semua bahasa yang artinya maaf. Enjoy. &#8212; baru dipublish 14 Jan. Sebulan kemudian Inget pas gue bikin post tentang betapa kerennya gue berada di tengah hujan? Dengan sedikit cerita nggak penting tentang Rain? Yeah, hmm soal itu, hmm, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><em>*<strong>Redaksi :</strong><br />
SHITTT. Gue lupa publish post ini!<br />
Sorrryy, maafff, gomenasaiii, bon voyage, wo yau cha, dan semua bahasa yang artinya maaf.<br />
Enjoy. &#8212; baru dipublish 14 Jan. Sebulan kemudian <img src='http://blog.yosua.net/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /><br />
</em></p></blockquote>
<p>Inget pas gue bikin post tentang <a title="Aku &amp; Hujan" href="http://blog.yosua.net/2009/11/09/aku-hujan/" target="_blank">betapa kerennya gue berada di tengah hujan? Dengan sedikit cerita nggak penting tentang Rain? </a>Yeah, hmm soal itu, hmm, gue rasa dia adalah salah satu pembaca rutin blog gue. Karena gue terima gambar ini di inbox gue :</p>
<p><span id="more-705"></span></p>
<div id="attachment_712" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-full wp-image-712" title="20090502_Rain_NinjaAssassin_300" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/12/20090502_Rain_NinjaAssassin_300.jpg" alt="&quot;Lo bukan satu-satunya orang yang keren berada di bawah hujan. Pis brader.&quot; -- Rain" width="300" height="300" /><p class="wp-caption-text">&quot;Lo bukan satu-satunya orang yang keren berada di bawah hujan. Pis brader.&quot; -- Rain</p></div>
<p>Cih, gue nggak tau dia orangnya ternyata sensi gitu.</p>
<p>Gue nonton Ninja Assassin bukan karena gue suka Rain. I dont like Rain. Gue dan pria korea kemayu itu punya sejarah. Sejarah yang tidak menyenangkan. Gue saingan dengan dia memperebutkan tempat di hati seorang wanita dan dengan bangga dan nggak sombong dan tanpa perasaan bahagia apapun, gue menang.</p>
<p>Lo tau perasaan paling aneh yang gue rasain waktu nonton film ini? Awalnya gue mencari-cari apa yang salah. Dan semakin mendekati akhir film, gue semakin mengerti. Yaitu karena di sepanjang film, gue merasa kayak lagi melihat sebuah cermin yang lebarnya bermeter-meter.</p>
<div id="attachment_713" class="wp-caption aligncenter" style="width: 442px"><img class="size-full wp-image-713 " title="resemblance" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/12/resemblance.jpg" alt="See the resemblance?" width="432" height="341" /><p class="wp-caption-text">Bagai pinang dibelah dua.</p></div>
<p>Sekarang gue ngerti kenapa mantan gue dulu terombang-ambing ada di antara kami. Gue baru ngerti banget sulitnya memutuskan antara gue atau Rain. Kalau kau membaca tulisan ini, aku mau minta maap. Sori dulu aku menekanmu dengan pilihan yang sulit. Kalo dulu lo milih dia, tentu sekarang lo udah hidup bahagia bersamanya, punya anak yang sipit-sipit minta ampun. Kayak Song Hae Kyo. Salah gue juga sih nggak ketemu Nikita Willy lebih awal.</p>
<p>Anyway, waktu gue liat judulnya : Ninja Assassin, gue berekspektasi melihat seorang ninja yang membunuh dengan darah dingin, tanpa emosi, bergerak seperti bayangan, menebas seperti angin, berlari tanpa suara, sambil diiringi lagu-lagu populer Amerika, diselingi beberapa logo produk perusahaan yang rela membayar biar produknya dipake oleh tokoh utama dan mungkin, beberapa robot yang bisa berubah menjadi mobil atau vampir yang bisa jalan di siang hari. But oh well, gue lupa si cowok korea sipit ini yang jadi tokoh utama. Inilah wajah pembunuh berdarah dingin yang gue liat setelah ngantri 20 menit lebih bersama cewek-cewek penggemar drakula :</p>
<p style="text-align: center;">
<div id="attachment_714" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-full wp-image-714 " title="comicconninjapic1" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/12/comicconninjapic1.jpg" alt="Nice. Cold blooded killer." width="300" height="500" /><p class="wp-caption-text">You&#39;re a killer. You kill me with your wig. Oh wait, that&#39;s real?</p></div>
<p>He kills me. Kalaupun nggak, gue akan bunuh diri sendiri. Gue udah menyia-nyiakan 20 menit masa muda gue yang penuh pesona dan gairah menggelora. Gue udah menyia-nyiakan kesempatan cinta karena saat cewek-cewek yang ngantri sama gue bertanya &#8220;Nonton juga ko? Sendirian aja? Nonton apa, ko?&#8221;, gue dengan pedenya bilang : &#8220;NINJA ASISIN!&#8221; Gue nggak pernah ngerti kenapa mereka memandang dengan begitu anehnya, semacam tatapan perasaan iba dan kasian sama gue. PASTI KARENA RAIN. KARENA AKU MENONTON FILM RAIN! RAINNNN! BAJINGAN KAUU! Sekarang gue pasti udah sms-an goodnight-goodnight sama cewek-cewek chinese berkaki jenjang itu, seandainya gue dengan pedenya menjawab : NYU-MUN!</p>
<p>&#8230;sampai kapan pun, selama aku mencintai hujan, aku akan tetap membenci Rain.</p>

	<br><br><br>Entry yang rada nyambung *dikit* :<br><br>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/05/14/hitted-a-brick-wall/" title="Hitted a Brick Wall (Friday, 14 May 2010)">Hitted a Brick Wall</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/04/13/hitung-mundur-menuju-kuburan/" title="Hitung Mundur Menuju Kuburan (Tuesday, 13 April 2010)">Hitung Mundur Menuju Kuburan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/20/indahnya-kebaikan/" title="Indahnya Kebaikan (Friday, 20 November 2009)">Indahnya Kebaikan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/18/2012/" title="2012 (Wednesday, 18 November 2009)">2012</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/11/yosua-onimaru/" title="Yosua Onimaru (Wednesday, 11 November 2009)">Yosua Onimaru</a></li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yosua.net/2009/12/12/ninja-assassin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Indahnya Kebaikan</title>
		<link>http://blog.yosua.net/2009/11/20/indahnya-kebaikan/</link>
		<comments>http://blog.yosua.net/2009/11/20/indahnya-kebaikan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 14:03:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yosu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life Logs]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[ironis]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<category><![CDATA[yosua]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yosua.net/?p=700</guid>
		<description><![CDATA[Temen : Dulu sebelum ketemu lo, gue orangnya bodoh dan naif&#8230; Gue : Itulah gunanya temen bro. Kalo bukan gue yang perduli membuka mata lo, siapa lagi yang akan kasi tau lo bahwa orang di luar sana nggak segan-segan menikam lo dari belakang. Di luar sana orang bertahan hidup dengan memakan orang lain. Bahkan orang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Temen :</strong> Dulu sebelum ketemu lo, gue orangnya bodoh dan naif&#8230;</p>
<p><strong>Gue :</strong> Itulah gunanya temen bro. Kalo bukan gue yang perduli membuka mata lo, siapa lagi yang akan kasi tau lo bahwa orang di luar sana nggak segan-segan menikam lo dari belakang. Di luar sana orang bertahan hidup dengan memakan orang lain. Bahkan orang yang keliatannya baik buat lo. Jadi sekarang ceritanya setelah ketemu gue lo udah berubah dong? Jadi apa? Jadi pinter dong.</p>
<p><strong>Temen :</strong> &#8230;jadi bodoh dan paranoid. Duit gue kapan lo mo balikin?</p>
<p>Pesan moral :</p>
<blockquote><p>Kalo lo merasa udah membantu seseorang, nggak usah dikonfirmasi. Sapa tau cuma perasaan lo doang.</p></blockquote>

	<br><br><br>Entry yang rada nyambung *dikit* :<br><br>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/08/15/tips-bermain-petasan/" title="Tips Bermain Petasan (Sunday, 15 August 2010)">Tips Bermain Petasan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/05/14/hitted-a-brick-wall/" title="Hitted a Brick Wall (Friday, 14 May 2010)">Hitted a Brick Wall</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/04/13/hitung-mundur-menuju-kuburan/" title="Hitung Mundur Menuju Kuburan (Tuesday, 13 April 2010)">Hitung Mundur Menuju Kuburan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/12/12/ninja-assassin/" title="Ninja Assassin (Saturday, 12 December 2009)">Ninja Assassin</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/18/2012/" title="2012 (Wednesday, 18 November 2009)">2012</a></li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yosua.net/2009/11/20/indahnya-kebaikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>2012</title>
		<link>http://blog.yosua.net/2009/11/18/2012/</link>
		<comments>http://blog.yosua.net/2009/11/18/2012/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 16:16:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yosu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Current Affairs]]></category>
		<category><![CDATA[box office]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[ironis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yosua.net/?p=694</guid>
		<description><![CDATA[fanatik : &#8220;Film 2012 ini sesat! Orang jadi percaya bahwa 2012 itu kiamat! Film ini harus dilarang main di bioskop!&#8221; gue : &#8220;Lho film ini kan fiksi?&#8221; fanatik : &#8220;Iya tapi orang bodoh kan percaya!&#8221; gue : &#8220;Kalo gitu orang bodoh yang harus dilarang nonton di bioskop daripada orang pinter nggak bisa dapet entertainment!&#8221; Pesan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>fanatik :</strong> &#8220;Film 2012 ini sesat! Orang jadi percaya bahwa 2012 itu kiamat! Film ini harus dilarang main di bioskop!&#8221;<strong> </strong></p>
<p><strong>gue :</strong> &#8220;Lho film ini kan fiksi?&#8221;<strong></strong></p>
<p><strong>fanatik :</strong> &#8220;Iya tapi orang bodoh kan percaya!&#8221;<strong></strong></p>
<p><strong>gue :</strong> &#8220;Kalo gitu orang bodoh yang harus dilarang nonton di bioskop daripada orang pinter nggak bisa dapet entertainment!&#8221;</p>
<p>Pesan moral :</p>
<blockquote><p>Nggak semua orang indon goblok kayak lo pade!</p></blockquote>

	<br><br><br>Entry yang rada nyambung *dikit* :<br><br>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/04/13/hitung-mundur-menuju-kuburan/" title="Hitung Mundur Menuju Kuburan (Tuesday, 13 April 2010)">Hitung Mundur Menuju Kuburan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/12/12/ninja-assassin/" title="Ninja Assassin (Saturday, 12 December 2009)">Ninja Assassin</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/20/indahnya-kebaikan/" title="Indahnya Kebaikan (Friday, 20 November 2009)">Indahnya Kebaikan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/06/10/bahasa-melankolis/" title="Bahasa Melankolis (Wednesday, 10 June 2009)">Bahasa Melankolis</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/05/02/kiamat-sudah-dekat-segera-les-english/" title="Kiamat sudah dekat! Segera LES ENGLISH! (Saturday, 2 May 2009)">Kiamat sudah dekat! Segera LES ENGLISH!</a></li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yosua.net/2009/11/18/2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Yosua Onimaru</title>
		<link>http://blog.yosua.net/2009/11/11/yosua-onimaru/</link>
		<comments>http://blog.yosua.net/2009/11/11/yosua-onimaru/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 03:00:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yosu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life Logs]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[melankolis]]></category>
		<category><![CDATA[papi]]></category>
		<category><![CDATA[yosua]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yosua.net/?p=673</guid>
		<description><![CDATA[Gue paling benci kalo nama belakang gue ditulis Onimaru. Nggak sebenci gue terhadap cabe, tapi tetep aja benci. Dalam satuan kebencian gue terhadap cabe, bisa ditulis : 0,7kcb. Nama Omimaru adalah penghormatan orang tua gue terhadap orang-orang yang sudah berjasa memungkinkan gue punya mami yang masih hidup waktu bayi. Gue bahkan nggak dapet nama belakang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Gue paling benci kalo nama belakang gue ditulis Onimaru. Nggak sebenci gue terhadap cabe, tapi tetep aja benci. Dalam satuan kebencian gue terhadap cabe, bisa ditulis : 0,7kcb. Nama Omimaru adalah penghormatan orang tua gue terhadap orang-orang yang sudah berjasa memungkinkan gue punya mami yang masih hidup waktu bayi. Gue bahkan nggak dapet nama belakang papi gue, Leonardo, demi mempertahankan nama belakang itu. Gue jauh lebih suka dipanggil dengan nama lain daripada dipanggil dengan nama yang lo pikir bener tapi ternyata salah. Gue malah suka banget punya banyak nama panggilan. It adds flavour to my social life.</p>
<p>Tapi yang satu ini&#8230;</p>
<div id="attachment_674" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><a href="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/11/Image-0052.jpg"><img class="size-medium wp-image-674" title="Image-0052" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/11/Image-0052-450x178.jpg" alt="Image-0052" width="450" height="178" /></a><p class="wp-caption-text">No smart ass. I didnt.</p></div>
<p>Kamprettt. Zionisss!<br />
<em>*trend akhir-akhir ini : entah yang salah siapa, yang penting teriak Zionis duluan! Gue berusaha membaur.*</em></p>

	<br><br><br>Entry yang rada nyambung *dikit* :<br><br>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/05/14/hitted-a-brick-wall/" title="Hitted a Brick Wall (Friday, 14 May 2010)">Hitted a Brick Wall</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/04/13/hitung-mundur-menuju-kuburan/" title="Hitung Mundur Menuju Kuburan (Tuesday, 13 April 2010)">Hitung Mundur Menuju Kuburan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/12/12/ninja-assassin/" title="Ninja Assassin (Saturday, 12 December 2009)">Ninja Assassin</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/20/indahnya-kebaikan/" title="Indahnya Kebaikan (Friday, 20 November 2009)">Indahnya Kebaikan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/09/aku-hujan/" title="Aku &#038; Hujan (Monday, 9 November 2009)">Aku &#038; Hujan</a></li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yosua.net/2009/11/11/yosua-onimaru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aku &amp; Hujan</title>
		<link>http://blog.yosua.net/2009/11/09/aku-hujan/</link>
		<comments>http://blog.yosua.net/2009/11/09/aku-hujan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 03:00:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yosu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alter-ego]]></category>
		<category><![CDATA[cewek]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[humor]]></category>
		<category><![CDATA[melankolis]]></category>
		<category><![CDATA[yosua]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yosua.net/?p=649</guid>
		<description><![CDATA[Satu fenomena yang paling kami cintai sebagai seorang melankolis adalah : saat titik-titik air di udara bertabrakan satu sama lain, lalu menjadi semakin berat dan akhirnya tidak dapat lagi mempertahankan kondi&#8230; Hmm. Ehem. Sori, kadang-kadang melankolis gue suka kumat. Oke, maksud gue tadi adalah, kami orang-orang melankolis sangat suka hujan. Karena : Hujan mewakili perasaan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Satu fenomena yang paling kami cintai sebagai seorang melankolis adalah : saat titik-titik air di udara bertabrakan satu sama lain, lalu menjadi semakin berat dan akhirnya tidak dapat lagi mempertahankan kondi&#8230; Hmm. Ehem. Sori, kadang-kadang melankolis gue suka kumat. Oke, maksud gue tadi adalah, kami orang-orang melankolis sangat suka hujan. Karena :</p>
<ol>
<li>Hujan mewakili perasaan gue yang terdalam.</li>
<li>Saat hujan aku ingat kamu.</li>
<li>Hujan menyamarkan air mataku.</li>
<li>Karena saat itu langit menangis bersamaku.</li>
<li>Hanya pada saat hujan aku bisa berdiri sendirian di tengah jalan.</li>
<li>Karena suara hujan menyamarkan suara detak jantungku di tengah dunia yang mati ini.</li>
<li>Bau hujan mengingatkanku saat kamu memelukku.</li>
<li>dll. Gue bisa habis seharian buat nulis ribuan alasan kenapa orang-orang melankolis suka hujan.</li>
</ol>
<p><span id="more-649"></span>Dan satu hal yang harus kalian ketahui tentang orang-orang melankolis, terutama gue khususnya. Yaitu : kami menjadi sejati di tengah hujan, baik secara emosional maupun gaya rambut. Berikut adalah skema formula yang akan membantu gue menjelaskan hal tersebut :</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-654" title="dog_hater" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/11/dog_hater.jpg" alt="dog_hater" width="450" height="166" /></p>
<p>Hrm. Tunggu dulu. Itu formula yang salah. Salah dalam artian, gue bermaksud buat taro itu di entry yang lain. Sisanya bener, gue benci semua anjing yang menyalak dan punya gigi. Oke, ini rumus yang gue maksud :</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-652" title="cowok_cool" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/11/cowok_cool.jpg" alt="cowok_cool" width="450" height="141" /></p>
<p style="text-align: center;">
<p>Hujanlah yang membentuk kami. Saat tidak ada yang perduli pada tetesan air mata melankolis murni kami. Saat orang-orang di sekitar kami berkhianat, hanya hujan yang setia menemani. Dan mati lampu yang selalu datang berbarengan atau sesudahnya.</p>
<p>Jadi ada relasi yang erat dan tidak dangkal dalam hubungan antara kami dan hujan. Jadi jangan sekali-kali, gue ulangi, jadi jangan sekali-kali, berusaha merusak hubungan yang dalam itu dengan menawari kami : <strong>sebuah payung.</strong> Karena :</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-650" title="umbrella_hater" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/11/umbrella_hater.jpg" alt="umbrella_hater" width="450" height="136" /></p>
<p style="text-align: center;">
<p>Hanya pria gay yang pake payung. Lo nggak bakal pernah liat gue di jalan pake payung. Nggak akan pernah. Lebih baik kami menangis basah bersama langit daripada kering berjalan bagai patung tanpa emosi. Pria sejati tak takut hujan. Kalo lo liat di film-film Taiwan atau Korea atau Barat, pria jagoan atau pria idaman wanita selalu kehujanan. Itulah potret kecil kehidupan kami, pria sejati.</p>
<p>By the way, omong-omong soal rain. Lo pada tau Rain yang artis Korea yang sangat sipit itu akan dateng ke Indonesia Desember ini? Indonesia adalah negara keempat tujuan Rain setelah Seoul, Jepang dan Hongkong. Rumornya  lokasi konser akan bertempat di JITEC Mangga Dua. Promotor yang datengin adalah promotor yang sama dengen yang dulu datengin S.H.E ke Indonesia. Harga tiket mulai dari paling mahal 3 juta untuk kelas VIP, 2 juta Platinum, 750 ribu Gold &amp; Festival dan 0 rupiah kalo nonton cuplikannya di TV tetangga. Cuplikannya. Jangan mimpi, konser Rain nggak bakal disiarin di TV secara full.</p>
<p>Walau gue cinta hujan, tapi secara personal gue sendiri sih nggak begitu akrab dengan Rain. Dulu waktu gue lagi pacaran sama seorang cewek, dia cinta mati sama Rain. Dengan &#8220;cinta mati&#8221; maksud gue adalah : gue kadang bingung di antara gue &amp; Rain, sebenernya siapa yang pacar dia. Di komputer dan HP-nya lebih banyak foto Rain daripada foto gue! Sejak hari itu gue sudah punya pandangan sendiri terhadap cowok letey-letey sok ganteng mata sipit ini.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-659" title="rain_lover" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/11/rain_lover.jpg" alt="rain_lover" width="450" height="153" /></p>
<p>That will teach him to stay away from my girl(s). Uh, but, wait.</p>
<p style="text-align: left;"><img class="aligncenter size-full wp-image-658" title="rain&amp;scarydogr" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/11/rainscarydogr.jpg" alt="rain&amp;scarydogr" width="450" height="153" /></p>
<p>Entah kenapa gue merasa cemas.</p>
<p>Hmm. Anyway. Beberapa menit yang lalu gue dan hati gue yang melankolis ini hampir sepakat untuk teken tombol Publish itu dan biarkan entry ini melayang ke tengah dunia yang kejam untuk dikritik habis-habisan. Tapi lalu tiba-tiba gue dan hati gue yang rapuh ini teringat tentang ingatan lama tentang hujan.</p>
<p>Di luar sana, ada makhluk yang namanya wanita. Ada satu hal yang nggak pernah gue mengerti soal lo-lo pada wanita. Saat hujan tiba, kenapa selalu ada payung yang sebelumnya entah lo sembunyiin di mana. Mungkin di tas, atau mungkin di betis, atau dikaitin di kaitan belakang beha, atau, AH entahlah, begitu hujan turun, ada aja payungnya. Akhir-akhir ini gue ngerti kenapa mereka harus bawa payung ke mana-mana, yaitu karena :</p>
<p style="text-align: left;"><img class="aligncenter size-full wp-image-653" title="woman_without_rain" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/11/woman_without_rain.jpg" alt="woman_without_rain" width="450" height="272" /></p>
<p>Lo inget di atas waktu gue cerita gue nggak akan berada di persamaan yang sama dengan hujan? Itu&#8230; tidak sepenuhnya benar. Ada dua keadaan di mana gue ada di persamaan yang sama dengan payung. Hanya ada dua kemungkinan. HANYA DUA. Salah satunya adalah kenangan yang udah lama banget yang gue harap bisa gue tulisi dengan kenangan yang baru. Bersama lo. Ya, lo. Lo tau yang gue maksud adalah lo.</p>
<p style="text-align: left;"><img class="aligncenter size-full wp-image-655" title="holding_each_other" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/11/holding_each_other.jpg" alt="holding_each_other" width="450" height="292" /></p>
<p>Dan di tengah hujan yang terus berlanjut, saat gue menatap lo, gue mungkin akan mencoba buat bilang sesuatu. Tapi seperti yang lalu-lalu, bibir gue pasti kelu. Gue nggak jago merangkai kata-kata. Dan beberapa menit kemudian, gue akan udah kehabisan kata-kata buat gambarin perasaan gue, berada dalam moment di antara hujan dan aroma hangat tubuh lo. Dua hal yang nggak akan pernah berhenti gue cintai. Aku tertambat di pelabuhanmu. Tertegun di depan pigura hatimu. Dan aku ingin menghapus setiap centi yang ada di antara kita.</p>
<p style="text-align: left;"><img class="aligncenter size-full wp-image-657" title="kiss_under_umbrella" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/11/kiss_under_umbrella.jpg" alt="kiss_under_umbrella" width="450" height="300" /></p>
<p style="text-align: center;">
<p>Waktu merayap tanpa suara. Tetesan air tercetak di udara. Tak ada yang menggerakkan sunyi kita. Hanya derap napas dan detak jantung yang entah punya siapa. Kita mengeja jiwa masing-masing, tersipu berziarah jauh ke dalam, tanpa bunga dan kata-kata. Ribuan pujangga, ribuan masa, ribuan gurat tinta, gagal menggenggam apa yang terjadi antara Rama dan Sinta. Tapi kau dan aku, kita, menemukan cara untuk fasih saling berkata : untai wajahmu yang aku cinta. Selamanya.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-663" title="kiss_under_rain_v2" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/11/kiss_under_rain_v2.jpg" alt="kiss_under_rain_v2" width="450" height="512" /></p>
<p>That is a very simple math. So by now, kalo lo pengen itu terjadi, lo udah tau apa yang harus dan nggak boleh lo lakuin dengen payung lo.</p>
<p>Sampai jumpa di tengah hujan.</p>
<p>&#8212;</p>
<p><em>*oh iya, lo pengen tahu kemungkinan kedua gue pake payung?</p>
<p>&#8230;yaitu kalo gue lagi jalan sama mami gue.</em></p>

	<br><br><br>Entry yang rada nyambung *dikit* :<br><br>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/08/15/tips-bermain-petasan/" title="Tips Bermain Petasan (Sunday, 15 August 2010)">Tips Bermain Petasan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/05/16/why-wait-a-million-years/" title="Why Wait a Million Year? (Sunday, 16 May 2010)">Why Wait a Million Year?</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/05/14/hitted-a-brick-wall/" title="Hitted a Brick Wall (Friday, 14 May 2010)">Hitted a Brick Wall</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/04/13/hitung-mundur-menuju-kuburan/" title="Hitung Mundur Menuju Kuburan (Tuesday, 13 April 2010)">Hitung Mundur Menuju Kuburan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/12/12/ninja-assassin/" title="Ninja Assassin (Saturday, 12 December 2009)">Ninja Assassin</a></li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yosua.net/2009/11/09/aku-hujan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>29</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aku &amp; Statistik</title>
		<link>http://blog.yosua.net/2009/11/06/aku-statistik/</link>
		<comments>http://blog.yosua.net/2009/11/06/aku-statistik/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 03:00:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yosu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Current Affairs]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[humor]]></category>
		<category><![CDATA[satire]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yosua.net/?p=630</guid>
		<description><![CDATA[Banyak orang membenci statistik. Entahlah. Gue nggak ngerti kenapa, tapi gue rasa ada hubungannya dengan : kejujuran yang menyakitkan. Padahal nggak selamanya kejujuran itu menyakitkan, kadang kejujuran bisa juga mematikan. No, really, ada banyak hal yang berhubungan dengan statistik yang lo harus tau agar hidup lo lebih baik. Misalnya : Marriage is so good for [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak orang membenci statistik. Entahlah. Gue nggak ngerti kenapa, tapi gue rasa ada hubungannya dengan : kejujuran yang menyakitkan. Padahal nggak selamanya kejujuran itu menyakitkan, kadang kejujuran bisa juga mematikan. No, really, ada banyak hal yang berhubungan dengan statistik yang lo harus tau agar hidup lo lebih baik. Misalnya :</p>
<blockquote><p>Marriage is so good for men’s health that it appears to be more beneficial even than quitting smoking, according to researchers at the University of Arizona.</p></blockquote>
<p>Dalam bahasa lo-lo pade : menikah membuat seorang pria lebih sehat. Ini bukan aksi manipulasi statistik seperti yang dilakukan 27% ahli statistik di luar sana, lo bisa google kalimat di atas.</p>
<p><span id="more-630"></span></p>
<div id="attachment_639" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><a href="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/11/image.jpg"><img class="size-medium wp-image-639" title="image" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/11/image-450x265.jpg" alt="Sapa tau lo baru tau bahwa Google itu adalah sebuah &quot;search engine&quot;." width="450" height="265" /></a><p class="wp-caption-text">Sapa tau lo baru tau bahwa Google itu adalah sebuah &quot;search engine&quot;.</p></div>
<p>Dan kalo lu nemu website yang gue maksud, juga bisa lo temukan hasil lain seperti :</p>
<blockquote><p>Keeping your marriage healthy can keep you personally healthy.</p></blockquote>
<p>Semua yang lo baca di sana adalah hasil study dari university-university di USA. Entahlah, gue orangnya skeptis dan nggak mudah percaya dengan apa pun kecuali kata-kata dari Spongebob dan Homer Simpson. Tapi gue sudah melihat banyak orang di sekitar gue yang depresi karena single &#8212; atau karena belum tahu entah orang bodoh mana yang mau diajak nikah sama mereka. Tingkat depresi meningkat secara eksponensial saat mendekati umur 30. Dan makin eksponensial bila lo adalah wanita. Dulu di depan kaca gue selalu mengeluh iri, &#8220;Tuhan kenapa aku tak punya payudara sendiri?!&#8221; Sekarang gue sangat bersyukur lahir jadi pria sejati.</p>
<p>Ya gue tau, eventually, gue juga harus menikah. Gue punya banyak alasan kenapa gue harus menikah. Tapi jika melihat bahwa alasan &#8220;Agar gue bisa melanjutkan keturunan&#8221; ada di nomor 19, dan terlebih alasan &#8220;Karena Tuhan berpendapat tak baik manusia seorang diri&#8221; bahkan nggak ada di halaman yang sama, mungkin sebaiknya gue nggak usah jelasin apa aja alasan gue. Kalian nggak tau gimana rasanya menjaga sebuah blog agar tetap berada di rating Semua Umur. Gue cuma siaga aja terhadap kemungkinan isi blog gue dibikin jadi film. Gue tentu kepengen bahkan anak-anak, bisa menonton tulisan gue tentang <a title="Film Action Keluarga" href="http://blog.yosua.net/2009/03/01/ayah-aku-ingin-jadi-dewasa/" target="_blank">seorang suami yang menendang istrinya yang hamil</a> dan <a title="Sex Education for Kids" href="http://blog.yosua.net/2009/01/14/surat-untuk-istriku/" target="_blank">bagaimana bibir gue menjelajah seluruh bagian tubuh istri gue</a>.</p>
<p>Mungkin beberapa dari kalian ada yang belum begitu kenal gue, tapi sejumlah orang yang tengah mengernyitkan dahi di depan monitor saat ini tahu betul bahwa gue benci ikut trend. Trend pernikahan saat ini adalah : 87% pasangan yang menikah adalah warga negara di negara yang sama. Ini berarti gue harus mencari pacar dari negara yang berbeda dengan gue &#8212; karena gue lagi single.</p>
<p style="text-align: center;">
<div id="attachment_638" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><a href="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/11/song-chart-memes-have-girlfriend.jpg"><img class="size-medium wp-image-638 " title="song-chart-memes-have-girlfriend" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/11/song-chart-memes-have-girlfriend-450x284.jpg" alt="Demografi orang-orang single." width="450" height="284" /></a><p class="wp-caption-text">Demografi orang-orang single. Tebak gue ada di mana.</p></div>
<p>Negara pilihan gue buat mencari pacar tentu saja Cina. Sudah pernah nonton Celestial TV? Bagi pria kayak gue yang punya preferensi tinggi terhadap cewek chinese, menonton Celestial TV bisa diekuivalenkan dengan menonton parade SPG-SPG Indocomtech tanpa henti di RCTI. Lo bisa nonton sambil mejem, lalu buka mata di interval waktu yang acak dan dalam kemungkinan 88%, lo akan suka apapun yang lo liat. 5% nya adalah komputer atau gadget yang pengen lo beli. 3% nya adalah logo produk. Sisanya pembawa acara pria.</p>
<p>Gue orangnya logis, jadi bukan tanpa alasan gue memilih Cina &#8212; walau pada awalnya memang nggak ada alasannya selain karena cewek-cewek di Celestial TV. Begini, angggaplah jumlah wanita cantik di Cina jumlahnya sedikit sekali, hanya ada 6% dari total populasi wanita di Cina. Itu artinya ada 40  juta wanita cantik di Cina! Bila semua pria di Indonesia pergi ke Cina untuk mencari pacar dari populasi 6% itu, artinya untuk setiap dua wanita cantik, gemulai dan keriting gantung itu, lo bersaing dengan empat pria lainnya. Kalo lo kenal empat pria yang sudah punya pacar atau menikah, artinya dua wanita cantik itu adalah milik lo langsung secara otomatis karena lo menang bye. Hrmmmm, Megan Fox rasa Cina&#8230;</p>
<div id="attachment_642" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><a href="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/11/song-chart-memes-content-transformers.jpg"><img class="size-medium wp-image-642" title="song-chart-memes-content-transformers" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/11/song-chart-memes-content-transformers-450x219.jpg" alt="Sudah nonton film Megan Fox &amp; The Robots?" width="450" height="219" /></a><p class="wp-caption-text">Sudah nonton film Megan Fox &amp; The Robots?</p></div>
<p>Hal-hal kayak gini yang bikin gue suka abis sama statistik. Entah kenapa gue dulu nggak masuk jurusan statistik. Mungkin karena gue merasa bahwa jurusan gue yang sekarang adalah jurusan yang memiliki probabilitas tinggi akan menyediakan level tantangan yang paling tinggi dibanding jurusan lainnya. Oke, gue ternyata benar. Shit abis.</p>
<p>Oh bila dipikir-pikir, gue tau kenapa gue nggak begitu akrab sama statistik. Lo tau, statistik itu adalah pedang bermata dua, persis sahabat yang menusuk lo dari belakang. Oke koreksi, statistik nggak menusuk dari belakang, statistik menusuk dari depan &#8212; dan gue baru inget, beberapa sahabat juga begitu. Walaupun statistik mendukung probabilitas gue untuk dapet pacar yang cakep di Cina, sudahkah lo denger statistik berikut?</p>
<blockquote><p>&#8220;Hanya 8% orang pacaran yang berlanjut ke pernikahan.&#8221;</p></blockquote>
<p>Ini adalah statistik yang mengerikan. Artinya, 92% orang yang pacaran tidak menikah! Oke, oke, &#8220;92%&#8221; adalah bahasa statistik yang kompleks. Ini dia terjemahan sederhananya dalam bahasa Indonesia : kurang lebih semua orang. Dan walaupun lo melankolis, lo tetep masuk kategori &#8220;semua orang&#8221;. Gue rasa sebaiknya gue mulai membiasakan diri one night stand dibanding relasi jangka panjang. Secara logika bisnis, kita nggak mau kan invest untuk sesuatu yang nggak memberikan return? Nah gue juga agak bingung kenapa gue mau keluar duit beli kado, beli yoghurt extra topping dan bayar taksi untuk wanita yang entar nggak jadi istri gue.</p>
<p>Tapi anggaplah, kita masuk ke dalam 8% populasi orang pacaran yang berlanjut ke pernikahan. Sesuatu yang sama mengerikan sebenarnya, tapi pembaca blog gue nggak semuanya berada di club 20&#8242;s, jadi mari kita simpan kebenaran tentang pernikahan dan biarkan pandangan indah mereka tentang seks yang dilegalkan pemerintah dan agama. Statistik mengatakan bahwa faktor-faktor terbesar 8% tersebut berlanjut ke pernikahan karena :</p>
<ol>
<li>Salah satu dari pasangan tersebut kaya.</li>
<li>Mereka nggak punya waktu dan/atau pergaulan untuk cari pasangan yang lebih binal.</li>
<li>Pada suatu malam, kondom nggak bekerja dengan semestinya.</li>
</ol>
<p>Sekarang, entah kenapa, gue merasa gue bisa kapan aja tanpa sengaja masuk ke dalam populasi 8% tersebut. Mengerikan.</p>
<p>Oke, lo mungkin nggak terima itu alasan wanita yang sekarang rutin nonton film di 21 dari credit card lo, atau pria yang rajin mendaratkan bagian tubuhnya di bibir lo, akan menikahi lo beberapa tahun atau belasan tahun lagi. Lo bahkan desperate dan akan berusaha keras melindungi harga diri lo dengan bullshit kayak :</p>
<ol>
<li>Karena dia sayang gue.</li>
<li>Karena gue adalah topping mahal saat dia adalah yoghurt.</li>
<li>Karena gue adalah seseorang yang <em>one in a million</em>.</li>
</ol>
<p>Dunia nggak punya statistik dan ukuran untuk sesuatu yang se-bullshit kata &#8220;sayang&#8221;, menjadikan topik ini irrelevant dan tidak ilmiah untuk dibahas secara statistika. &#8220;Sayang&#8221; sekali bukan? Dan lo belom tau? Topping ada di yoghurt biar cowok menganggap yoghurt adalah benda asam yang bisa dimakan, karena pria sejati makan sundae. Cocholate sundae. Hrrmm, atau McFlurry Milo. Dan yang terakhir yang mungkin akan bikin lo sedih, kalo lo adalah seseorang yang <em>one in a million</em>, maka saat ini ada 1.345 orang lain yang kayak lo di Cina doang. Sekarang lo tentu makin ngerti kenapa pacar lo suka artis dari Cina atau sekitarnya.</p>
<p>Lo mungkin bisa berusaha buat jadi seseorang yang <em>one in a billion</em>, tapi gue dan dunia belom pernah dengar kabar tentang orang yang <em>one in a million</em> berhasil menjadi <em>one in a billion</em>. Sejumlah orang Yahudi hampir berhasil mencapai tingkat kelangkaan tertentu saat jutaan ras mereka dibantai. But Hitler shot himself in the head dan Yahudi kembali beranak pinak. Jadi secara statistik kita bisa bilang peluang keberhasilan dari usaha itu adalah : 0%.</p>
<p>Dan omong-omong soal pernikahan yang mengerikan, gue baru inget seorang kolega di gereja gue bahkan menulis buku dengan judul : Menikah Adalah Bunuh Diri.</p>
<div id="attachment_635" class="wp-caption aligncenter" style="width: 247px"><a href="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/11/josua-menikah-adalah-bunuh-diri.jpg"><img class="size-full wp-image-635" title="josua - menikah adalah bunuh diri" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/11/josua-menikah-adalah-bunuh-diri.jpg" alt="Ini buku asli, beneran, suer, sumpe!" width="237" height="320" /></a><p class="wp-caption-text">Ini buku asli, beneran, suer, sumpe!</p></div>
<p>Ya, ya gue tau gue akrab dengan cover-cover buku imajiner, dan lo pasti melihat ada nama Josua di cover buku tersebut. Tapi buku ini ASLI emang beneran ada. Gue nggak ngerti kenapa dia bisa pake nama Josua di situ, suer, sumpe, demi nama Pattrick Starfish! Lo bisa beli bukunya di Gramedia, metanoia dan toko-toko buku lainnya. <a title="Josua Wahyudi : Menikah Adalah Bunuh Diri" href="http://www.josuawahyudi.com/2009/06/04/menikah-adalah-bunuh-diri/" target="_blank">Lo bisa baca info tentang buku ini dan pengarangnya di sini</a>. Ini buku yang bagus banget dan harus lo semua baca sebelum masuk ke dalam sebuah pernikahan. Kurang lebih  untuk menyadarkan bahwa keindahan pernikahan ada pada kuenya. Dan seperti yang kita tahu, diacak-acak kedua mempelai.</p>
<p>Sebuah study menunjukkan bahwa di tahun 2009, sudah ada peningkatan sebesar 40% untuk jumlah kasus perceraian, menjadikan divorce rate sebesar 10%. Ini mengerikan, dan makin mengerikan bila lo sudah menikah dan mengenal 9 keluarga yang hidup bahagia. Kita tentu tidak bersusah payah masuk ke dalam sebuah pernikahan hanya untuk keluar lagi, bukan? Eh sori. Gue salah ketik. Kita tentu tidak bersusah payah masuk ke dalam sebuah rumah hanya untuk diklaim mantan istri di pengadilan agama, bukan? Tapi tenang saja, sama seperti ilmu ginekologi dan kelirumologi, ilmu statistika ada agar manusia bisa hidup lebih baik. Dengan mempelajari statistika, kita bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.</p>
<p>Statistik menunjukkan bahwa dalam populasi pasangan-pasangan yang bercerai, 100% adalah pasangan yang sedang berkeluarga dengan pasangannya. Wow! Ini titik terang. Artinya, jika kita tidak menikahi pasangan kita, maka kemungkinan kita untuk bercerai adalah 0%. Bukankah ini luar biasa? Inget waktu gue bilang sebaiknya gue one night stand aja? Kita harus bikin klub sendiri untuk menyaingi klub poligami. Gue baru aja mengetik ratusan kata dan promosi buku orang hanya untuk menjelaskan bahwa bahkan bila lo cuma memahami statistika berkeluarga pun, sudah akan membuat kehidupan lo makin baik.</p>
<p>Statistik bukanlah sesuatu yang harus ditakuti. Bahkan bila statistik tersebut ada hubungannya ada dengan kematian, misalnya : dengan keadaan teknologi sekarang, kurang lebih 96% dari populasi dunia rentan terhadap kanker. Ingat waktu gue menerjemahkan &#8220;92%&#8221; sebagai &#8220;kurang lebih semua orang&#8221;? Well, &#8220;96%&#8221; bisa diterjemahkan sebagai &#8220;terserah lo mo bilang siapa, kurang lebih itu dia&#8221;. Bukankah ini mengerikan? Menjadi bagian dari 4% orang yang tidak rentan terkena kanker tidaklah mudah. Tapi tunggu dulu.</p>
<p>Pernahkah lo denger bahwa kemungkinan lo tersambar petir di sepanjang hidup lo adalah 1:5000? Itu adalah angka yang sangat kecil, lo bisa jadi nggak akan pernah tersambar petir seumur hidup lo! Jadi nggak ada yang perlu lo takutin dari sebuah kilatan petir &#8212; sampe akhirnya lo tahu bahwa di seluruh dunia petir menyambar 6000 kali setiap menitnya. Tapi lihat sisi baiknya, kalo lo tewas tersambar petir, lo nggak bisa tewas karena kanker! Dan kalo lo selamat dari sambaran petir, lo punya probabilitas tinggi untuk jadi Ponari kedua!</p>
<div id="attachment_637" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><a href="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/11/dangers.jpg"><img class="size-medium wp-image-637" title="dangers" src="http://blog.yosua.net/wp-content/uploads/2009/11/dangers-450x390.jpg" alt="So far, blogging adalah kegiatan yang sangat aman." width="450" height="390" /></a><p class="wp-caption-text">So far, blogging adalah kegiatan yang sangat aman.</p></div>
<p>Uh. Ngetik angka-angka dan statistik ini bikin gue tipsy. Atau mungkin juga ini gara-gara minuman gue. Gue rasa probabilitas terbaik buat gue adalah tidur, sebelum gue kena serangan jantung karena jantung gue serasa pindah ke kepala. Atau mungkin entar, setelah gue ketemu data statistik jumlah orang yang meninggal karena tidur saat tipsy.</p>
<p>Anyway.<br />
I&#8217;m done.<br />
Uh.<br />
See ya!</p>
<p>&#8230;shit. Besok pagi gue pasti hangover.<br />
*ngecek probabilitas hangover menurut tingkat tipsy*</p>

	<br><br><br>Entry yang rada nyambung *dikit* :<br><br>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/08/15/tips-bermain-petasan/" title="Tips Bermain Petasan (Sunday, 15 August 2010)">Tips Bermain Petasan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2010/04/13/hitung-mundur-menuju-kuburan/" title="Hitung Mundur Menuju Kuburan (Tuesday, 13 April 2010)">Hitung Mundur Menuju Kuburan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/20/indahnya-kebaikan/" title="Indahnya Kebaikan (Friday, 20 November 2009)">Indahnya Kebaikan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/11/09/aku-hujan/" title="Aku &#038; Hujan (Monday, 9 November 2009)">Aku &#038; Hujan</a></li>
	<li><a href="http://blog.yosua.net/2009/10/28/semuanya-untuk-kamu-hampir-semuanya/" title="Semuanya Untuk Kamu! *Hampir* Semuanya. (Wednesday, 28 October 2009)">Semuanya Untuk Kamu! *Hampir* Semuanya.</a></li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yosua.net/2009/11/06/aku-statistik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
