Article written

  • on 10.06.2009
  • at 04:41 PM
  • by yosu

Bahasa Melankolis 41

Lu ho!
Lu ho bo?
Ciak pa boey?
La ho.
*dan salam dalam bahasa cina lainnya yang berarti “Selamat malam cinta!”*

Ribuan tahun yang lalu, manusia begitu makmur, begitu bersatu, begitu kuat karena dulu hanya ada satu bahasa di bumi. Manusia lalu membuat sebuah menara yang begitu tinggi agar mereka bisa mencapai Tuhan. Menara itu bernama Babel, singkatan dari Bangka-Belitung. Halah. Kagak pake singkatan-singkatan, Babel doang.

Pertama kalinya istilah "Tender Proyek" diciptakan.

Pertama kalinya istilah "Tender Proyek" diciptakan.

Di tengah proses pengerjaan konstruksi menara, Tuhan berpikir… Bagaimana nasib umat-umatku nanti di masa depan yang mengambil karir sebagai penerjemah atau pengajar bahasa asing? Mereka akan kehilangan pekerjaan dan terpaksa mengemis di pinggir jalan! Pikiran itu, plus, Tuhan murka karena manusia berusaha dan berpikir untuk sama seperti Tuhan. Maka Tuhan menyabotase proses kontruksi dan memecah bahasa di muka bumi. Sejak saat itu, manusia terpecah belah dan ada banyak bahasa di bumi ini.

…kadang Tuhan suka aneh juga.

Dating now, ada 5.000 hingga 10.000 bahasa yang muncul dan hilang di muka bumi. Angka itu belum mencakup bahasa auxiliary dan bahasa-bahasa modifikasi lainnya. Di Indonesia sendiri selain bahasa Indonesia EYD, ada juga bahasa Indonesia pemerintah (Saya menunjuk daripada Letnan untuk mengambil alih kekuasaan), ada bahasa Indonesia aneh (Rumah ini mau dijual), ada bahasa Indon (Gue suka bangat sama lo) dan lain-lain.

Untuk hari ini, gue pengen banget memperkenalkan bahasa yang sudah lama akrab dengan kehidupan gue : Bahasa Melankolis. Tidak ada perbedaan yang signifikan dalam penggunaan kosakata antara bahasa melankolis dan bahasa Indonesia, hanya sedikit perbedaan perasaan aja. Bila bahasa Indonesia terdengar nasionalis, bahasa Perancis terdengar romantis dan bahasa Cina terdengar seperti kereta api tanpa rem, maka bahasa melankolis terdengar… emosional.

Hanya ada dua aturan dalam penggunaan bahasa melankolis :

  1. Bila panjang, pendekkan. Bila pendek, panjangkan. Bila sedang, ganti penggunaan kosakata dengan kata lain yang lebih menyayat hati atau melindungi perasaan rapuhmu.
  2. Be emotional.

Oke, itu cukup mudah. Berikut ini gue berikan beberapa contoh kalimat yang umum digunakan dari pustaka bahasa melankolis Indonesia. Selamat belajar!

Bahasa Umum : Gue orangnya terlalu perfeksionis, terlalu moody, selalu diombang-ambingkan perasaan, posesif, terlalu teliti, penuh manipulasi, tukang kritik, menyimpan dendam, tidak suka membagi isi hati tapi tak segan mengumbar raut wajah, irritating, suka menyudut di ruangan, dramatis, terlalu perhitungan, menuntut perhatian dan masih banyak lagi.
Bahasa Melankolis : Aku melan.

bayi

Aku melan.

Bahasa Umum : Khusus untuk hari ini, gue orangnya terlalu perfeksionis, terlalu moody, selalu diombang-ambingkan perasaan, posesif, terlalu teliti, penuh manipulasi, tukang kritik, menyimpan dendam, tidak suka membagi isi hati tapi tak segan mengumbar raut wajah, irritating, suka menyudut di ruangan, dramatis, terlalu perhitungan, menuntut perhatian dan masih banyak lagi.
Bahasa Melan : Aku lagi melan.

Bahasa Umum : Gue bangga terlahir melankolis.
Bahasa Melan : *teriak kuat-kuat* SIALL! Tes kepribadian gue melankolisnya 99! Ke mana satu point yang hilang itu?

Bahasa Umum : Aku melankolis.
Bahasa Melan : Gue gelap. Misterius. Penuh teka-teki. Kadang gue sendiri nggak tau gue itu apa. Gue abstrak. Gue berbeda dengan manusia lainnya. Gue tau itu. Ada sesuatu yang bersembunyi di balik wajah bahagia gue. Sesuatu yang mengendap-endap dan suatu hari nanti akan keluar dan menyeruak untuk melakukan entah apa.

Perasaan yang tersimpan selama ini suatu saat akan keluar!

Perasaan yang tersimpan selama ini suatu saat akan keluar!

Bahasa Umum : Gue melankolis dan gue jatuh cinta sama lo.
Bahasa Melan : Gue gelap. Misterius. Penuh teka-teki. Kadang gue sendiri nggak tau gue itu apa. Gue berbeda dengan manusia lainnya. Gue tau itu. Ada sesuatu yang bersembunyi di balik wajah bahagia gue. Sesuatu yang mengendap-endap dan suatu hari nanti akan keluar dan menyeruak untuk melakukan entah apa. Tapi lu… lu adalah cahaya. Lu membuat sesuatu itu tidur tenang, hangat dalam pelukan sinar mata lu. …karenanya gue butuh lo. Tetap tinggal di hati gue, dan jaga agar sesuatu itu tetap tidur. Kalo lu pergi, jangan heran kalo melihat sesuatu itu berjalan-jalan di siang hari dan melakukan sesuatu yang mengerikan.

Bahasa Umum : Gue moody, kadang gue senang, kadang gue bahagia, kadang gue rajin, kadang gue sedih, kadang gue pengen bunuh diri, kadang gue pemarah.
Bahasa Melan : Ada banyak kepribadian terpisah yang bertarung untuk merebut kontrol dalam kepala gue.

Kepribadian ganda akhir-akhir ini makin ngetrend.

Kepribadian ganda akhir-akhir ini makin ngetrend.

Bahasa Umum : Gue introvert, gue suka teori tentang kegilaan, gue mencari jati diri gue dan gue kadang curiga bahwa gue bukanlah gue.
Bahasa Melan : Gue suka filsafat.

Bahasa Umum : Gue suka mencari detail yang sapa tau adalah kesalahan. Masa bodoh soal kelebihan, yang penting kesalahan dulu.
Bahasa Melan : Gue orangnya suka menganalisa.

Bahasa Umum : Gue menghargai dan suka apa yang lo buat, tapi masih banyak hal yang bisa lo lakuin biar hasil lo lebih maksimal.
Bahasa Melan : Tulisan lo terlalu ke kanan 0,25cm. Margin kiri sama kanan lo beda. Layer-layer lo nggak digroup. Metadata blom diisi. Serta setting Rich Black blom lo centang.

Bahasa Umum : Apa pun buah pikiran lo, terlepas dari benar atau salah, gue punya pendapat soal itu. Kecuali kalo tidak terbantahkan.
Bahasa Melan : Gue orangnya suka fakta.

Bahasa Umum : Gue nggak suka akan apa yang lo lakukan dan lo harus tahu. Karena itu gue kasi tau lo secara jelas!
Bahasa Melan : *murung, lalu bikin jurnal, tulis diari, bikin wallpaper, status YM atau entry blog tentang orang yang ngeselin hari ini.* *dalam konteks anonim (tanpa nama), karena orang itu supposed to know bahwa yang gue maksud adalah dia.*

Bahasa Umum : Gue menghargai apa yang lo lakukan buat gue hari ini dan ini adalah apresiasi terbesar yang bisa gue kasih buat lo. Gue tunjukkin pada semua orang betapa lo sangat membantu gue.
Bahasa Melan : *tersenyum, lalu bikin jurnal, tulis diari, bikin wallpaper, status YM atau entry blog tentang orang yang membantu gue hari ini.* *dalam konteks anonim (tanpa nama), karena semua orang supposed to know bahwa yang gue maksud adalah dia.*

Bahasa Umum : Gue pengen bilang banyak hal sama lo, tapi gue tahu bahwa lu udah tau isi hati gue. Karena semua orang di dunia bisa membaca pikiran gue kapan pun gue mau. Bahkan saat YM gue invisible.
Bahasa Melan : . . .

Bahasa Umum : Gue gagal akrab sama orang di hari pertama.
Bahasa Melan : Semua orang membenci gue.

Semua orang membenci gue.

Semua orang membenci gue.

Bahasa Umum : Gue lagi butuh perhatian. Plis buzz ym gue, atau kasih komen buat status gue, atau sms yang menguatkan atau apa aja terserah.
Bahasa Melan : – Biarkan aku sendiri dalam ketenangan malam.
- <masukkan jenis emosi di sini> BANGET! e.g : KESEL BANGET!, BETE BANGET!
- Leave me alone! Tinggalkan aku sendiri!
- Biarlah gue menangis sendiri.
- Semoga ini semua cuma mimpi.

Bahasa Umum : Gue lagi nangis.
Bahasa Melan : Kau menerawang jauh, jauh ke dalam telaga di balik mataku. Kukirim kembali jejak puisi yang sudah lama lalu. Basah dalam keriap akan kenangan tentang kamu.

Bahasa Umum : Kunci dari kebahagiaan adalah latihan fisik! *wah keren! gue harus bagi quote ini dengan orang lain biar mereka juga tau dan mengerti!*
Bahasa Melan : *tulis quote dalam bahasa latin atau perancis atau bahasa planet lain — yang penting bukan bahasa yang bisa diterjemahkan oleh orang yang ada di friend list gue*

Bahasa Umum : Gue nggak suka ide gue yang brilian dan cemerlang diganti atau dimodifikasi oleh lo.
Bahasa Melan : Lo terlalu koleris.

Bahasa Umum : Lo terlalu berlebihan. Tapi seenggak-enggaknya, lo emang berguna jadi juru bicara buat kelompok gue.
Bahasa Melan : Lo terlalu sanguin.

Bahasa Umum : Lo adalah teman terbaik gue! Gampang dimanipulasi!
Bahasa Melan : Lo terlalu phlegmatis.

Bahasa Umum : Lo terlalu perfeksionis, terlalu moody, selalu diombang-ambingkan perasaan, posesif, terlalu teliti, penuh manipulasi, tukang kritik, menyimpan dendam, tidak suka membagi isi hati tapi tak segan mengumbar raut wajah, irritating, suka menyudut di ruangan, dramatis, terlalu perhitungan, menuntut perhatian dan masih banyak lagi.
Bahasa Melan : Itu wajar. Semua orang dalam hidupnya paling nggak pernah sekali begitu. Gue juga pernah.

Kurang titik. Kelebihan spasi. Kurang koma. Kebanyakan konsonan. Nggak ada rima.

Kurang titik. Kelebihan spasi. Kurang koma. Kebanyakan konsonan. Nggak ada rima.

Bahasa Umum : Gue orangnya pesimis.
Bahasa Melan : Gue suka menganalisa resiko.

Bahasa Umum : Lo terlalu optimis.
Bahasa Melan : Lo terlalu menggantungkan diri pada mukzizat.

Bahasa Umum : Pendapat lo nggak sama dengan pendapat gue. Berhubung pendapat gue adalah pendapat yang lahir dari seseorang yang suka menganalisa, punya pikiran sempurna, mendalam dan berlapis, maka sudah pasti pendapat gue adalah yang benar dan pendapat lo adalah yang salah.
Bahasa Melan : Lo nggak logis.

Bahasa Umum : Gue lebih suka komunikasi dengan tulisan karena dengan demikian gue bisa berpikir panjang sebelum menyampaikan apa yang pengen gue sampaikan. Kalimat apa yang paling manipulatif. Kalimat apa yang akan membuatnya menyesal. Kalimat apa yang paling menusuk. Kalimat apa yang paling mewakili keadaan sedih gue. Emoticon apa yang paling mengena. Karenanya gue jatuh cinta pada YM.
Bahasa Melan : Jiwa gue lebih jujur berkata-kata melalui tulisan.

Bahasa Umum : Lagu ini sedih banget kata-katanya.
Bahasa Melan : Lagu ini mewakili hidup gue banget. *paste lirik lagunya di mana-mana*

Bahasa Umum : Lagu ini sedih banget nadanya.
Bahasa Melan : Lagu ini mewakili perasaan gue banget.

Bahasa Umum : Lagu ini udah kata-katanya sedih, nadanya juga sedih banget.
Bahasa Melan : Lagu ini gue banget.

Bahasa Umum : Lagu ini udah kata-katanya sedih, nadanya juga sedih banget. *eh ada gebetan nongol*
Bahasa Melan : Lagu ini… *menitikkan air mata*

Bahasa Umum : Isi blog entry ini bener banget. Gue emang gitu.
Bahasa Melan : *dalam hati* Yosu menulis entry ini pasti karena gue seorang.

Yeah, right. You wish.

Anyway, tulisan hari ini terpaksa saya akhiri hari ini karena sebentar lagi saya harus berangkat ke daerah lain untuk membawakan seminar dengan judul “Orang Melan Gampang Naik Gaji?”. Dan berikut ini adalah buku menarik yang saya temukan di toko buku terdekat kemaren :

Nice book buat yang pengen melannya lebih permanen!

Nice book buat yang pengen melannya lebih permanen!

Sampai jumpa di pertemuan berikutnya!




Entry yang rada nyambung *dikit* :

subscribe to comments RSS

There are 41 comments for this post

  1. ak1tsu says:

    wuiihh ini tulisan lu semua yos ato liat dari buku??

  2. ching says:

    wah entry baru stelah skian lama…

    melan itu nama panggilan ade g… wakaka…

    … errr, ternyata banyak juga bahasa melan yang sering g pake..

  3. Lan says:

    Haha Buku na Keren xD..

    Hm..sayah pleg sangu..ga prnh ngmg sepanjang yg di atas..yg ada malah gagap sndr klo ngmg panjang2 xD..

  4. BetZ says:

    sungguh bahasa yang menyebalkan. . . . .

  5. marinne says:

    entry baru setelah sekian lama hahahh
    jatuh cinta lo serem dah .. physco :p

  6. Valent says:

    Yos, bikinin kamus dong melan-umum dan umum-melan. Akan sangat membantu gw dan manusia-manusia lain loh. ahahahaha

  7. loethor says:

    gw melan ….

  8. ribka says:

    itu bukunya beneran ya??

  9. Huang says:

    Kewl!!!!

    Gw juga melan :)

  10. belajar bahasa melankolis hanya akan merusak otakmu dan mengguncang jiwamu

  11. Lya says:

    hahaha baca postingan sambil cenggingisan lol

  12. Ismail says:

    Foto bayi lo itu loh…..

  13. mia says:

    yang bener melan or mellow pa?

  14. ar says:

    aturan pertama untuk melan kayakya sesuai EYD,,

  15. ReverseF says:

    Isi blog entry ini bener banget. Gue emang gitu.

    *terpaksa pakai bahasa umum*

  16. sheilla says:

    mantap ,Yos.. bisa ya lu nulis panjang2 bermakna begini. kalo gua ada tugas paperwork 3000 kata , gua tau harus minta tolong kemana…hahahaha.

  17. melankolis says:

    kadang ndak ingin jadi melankolois…tersiksa bangettttt

  18. iRa_izZati says:

    wew..kren bgt nih…

    jd gitu yah org melankolis..? lucu jugaaa :D
    gw sanguine nih tp kdg suka melan jg :)
    boleh dicopy yah boss :D

  19. hans says:

    sekedar curhat neh… gw punya cewe sanguinis abiz…. n gw plegmatis… kadang2 gw ngrasa sebel sama mood dy yang gamapang berubah ubah….. da masukan ka ga? apa n bagaimana… kirim k email gw ya…. d pos d sini jg ga papa…

    • yosu says:

      Dear hans.
      Kemungkinan besar, dia juga pasti sebel banget sama mood lo yang nggak berubah-ubah.
      Dia harus berusaha ngerti kamu, kamu harus berusaha ngerti dia dan kalian ketemu di tengah-tengah, lalu happy ending. Theoritically.

      If all else fail, kamu mungkin emang nggak cocok dengan wanita sanguin.
      Coba cari pacar patung manekin karena emosinya lebih stabil.

Please, feel free to post your own comment

* these are required fields

Panggil Aku Michael is powered by WordPress and FREEmium Theme.
developed by Dariusz Siedlecki and brought to you by FreebiesDock.com