Archive January 2009

Surat Untuk Istriku 40

Istriku sayang,

Aku tidak tahu siapa kau, atau di mana, atau kapan kita akan bertemu, tapi yang jelas jangan dalam waktu dekat. Aku tidak ingin mencintai siapa pun sebelum aku siap menikah. Atau sebelum baju pengantinmu selesai kugambar. Atau sebelum aku benar-benar ahli memasak spaghetti-ku sendiri. Aku ingin kau bisa membanggakan spaghetti-ku kepada teman-temanmu. Aku bahkan ingin stand spaghetti-ku sendiri di pesta resepsi pernikahan kita. Semoga kau tak keberatan membantuku menuangkan saos untuk para tamu.

Aku berdoa semoga ketika kita bertemu dan saling jatuh cinta, kau akan mencintaiku, karena diriku, dan tidak mengharapkan seseorang dengan kepribadian yang lain atau berusaha keras mengubahku. Kuharap kau takkan membandingkanku dengan pria-pria yang mungkin punya mobil atau motor yang cc-nya lebih tinggi. Aku tahu terkadang leluconku terlalu rumit, tapi kuharap kau selalu mau tertawa. Aku tahu aku bukan perawat yang baik, tapi kuharap kau mau kurawat kapan pun kau sakit.

Baca selengkapnya »

The Bandit on Review 10

Jan10

Kami terengah-engah berlari di lorong kecil dan lembab itu. Antara kami ternyata adalah pria-pria yang terlahir dengan kaki wanita, atau wanita pelacur yang kami kejar ini mungkin sebenarnya bukan wanita. Aku tidak ingin memikirkan kemungkinan terakhir. Aku mencium pelacur itu tadi pagi. Senyum kecil muncul di sudut bibirku tiap aku mengingatnya. Aku cukup menikmatinya. Aku tidak heran, itu bagian dari pekerjaannya. Tapi tentu saja, yang kulakukan juga adalah bagian dari pekerjaanku. Itu adalah tindakan penyamaran. Bukan keinginanku, tapi semata-mata dedikasi dan pengabdianku terhadap negaraku. Tanah airku.
Baca selengkapnya »

Five Reasons Why I Dont Write *Real* Books 11

yos, lo bikin novel aj yos :p

btw, gak kepikiran jadi penulis? well, sapa tau bisa jadi andrea hinata baru gitu, gua binun dia gaya tulisna aneh cuman karena topik na baru n bagus aja trus jadi laku deh… ahahaha…

bukunya kapan keluar?
Wahaha, aneh2 aja lu Yos.

plok..plok..akhirna yg ditunggu2 dah kembali…^^
Ntar kalo bukunya udah keluar gua bakal bantu.
Bantu bajak. :-P

Dalam meditasi dan kontemplasiku sehari-hari, seringkali aku bertanya. Kepada alam yang lirih. Kepada jiwa-jiwa kunang-kunang malam-malam. Mengapa cara pikirku berubah setelah kepalaku terantuk meja kemarin? Pertanyaan itu, dan : Mengapa semua orang ngidam kepengen banget liat gue nulis buku?

Baca selengkapnya »

Panggil Aku Michael is powered by WordPress and FREEmium Theme.
developed by Dariusz Siedlecki and brought to you by FreebiesDock.com