Aku & Biografi 21
Semalem gue makan sate di daerah binus bertempat di bekas Salon Christopher, hence the name : sate christopher, or so gitu deh kita nyebutnya. Seorang temen gue yang Japan-freak, Sri, berceloteh tentang sebuah buku nggak jelas yang dia liat di Katanoia. Hmm. Nakatonia. Hmm… Nakaranaya. Kokunikiya. Kyunikoya. Apalah namanya tuh toko buku. Nggak menjual banget nama tokonya, sulit dihapal dan diceritain ulang! All in all, kurang lebih terjadi percakapan demikian :
Sri : BOHOO! Gue menang lotre!! Belanja komik sekontainer!
Yosu : MAKAN-MAKAN!! Pas banget lagi ma…
Sri : *puff* — ilang bersama asap –
Yosu : Sriiiii! Jangan tinggalkan aku. Kumohon. SRII! SRIIII! *hidungnya mengeluarkan air mata dan mata mengeluarkan ingus*
Mashi : So lame.

Melankolis. Apatis. Satiris. Ironis. Emosional. Pemimpi. Convergent. Bukan Yosua yang anda kenal. Pembenci melankolis. Tidak berminat menjalani karir menulis buku. Membenci cabe. Membenci pink. Membenci semua pria berbaju pink yang gemar menjadikan cabe sebagai mainan. Membenci semua anjing yang bisa menggonggong. Pernah mendoakan agar semua perokok sakit ambeien. Anda sedang memasuki area Michael. Persiapkan mental anda. Jangan buang sampah sembarangan. Hati-hati anjing galak. Trims.