aku dan kertas kosong
kami bengong
termenung
bersama
meretas
menghitung elegi
kata per kata
yang belum terucap
berkeliling angan
di sela lagu cinta
di ujung pena
entah
untuk siapa
kami bersama
aku dan kertas kosong
melompong
cuma kami
dan detak
jam dinding goblok
mengolok-olok
kami, yang terdiam
di tengah malam
cuma satu atau dua
teguk anggur merah
tanpa ada
kata-kata
cuma wajah
yang memerah
mungkin karena
kami terbiasa
melihat dunia
melalui mata
seorang wanita
ibu anak-anak
kembar yang penuh tawa
yang tak jadi dilahirkan
karena ia, sudah
tak lagi ada
adzan berkumandang
bahasa arab diulang-ulang
pagi menjelang
matahari menerjang
bau ikan berdatangan
kami masih bersama
aku dan kertas kosong
yang masih melompong
entah sampai kapan
kami akan bengong

vendy
October 5th, 2008 at 2:35
jadi keinget, kalau KAMU pernah pasang status berguling-guling-guling-guling-guling-guling-guling-guling :))
Nike
October 5th, 2008 at 10:51
Entah… saya ga ngerti maksudnya
joe
October 8th, 2008 at 22:26
Damn! Very impressive Mike! Haha keknya sedikit deh tulisan loe yg gw gak suka
saMI
November 10th, 2008 at 23:34
wkwkkw..
ada azan berkumandang lagi..
hahahhaha
Sun-T
November 13th, 2008 at 18:47
koq jadi puisi sich? sejak kapan blog.yosua.net ada puisinya?