Ngelanjot, ngelanjot! Kalo blom baca yang part 1, nih ada di sini.

Request dari Vendi :
1. bagaimana wanita menilai pria kutu buku? seperti menilai tissue?
2. bagaimana wanita merespon terhadap kata “terserah”?

Michael menjawab :
1. Untuk sepuluh detik pertama, wanita melihat paras. Sepuluh menit kemudian, wanita melihat sikap. Sisanya, kartu apa aja yang ada di dompet, kunci kendaraan apa yang ada di kantong, hewan peliharaan apa yang dia punya, blognya lucu apa nggak *ngarep*, dll. Jadi selalu ada kesempatan untuk semua pria, apapun tampangnya yang penting belakangnya. Sementara untuk pria, sepuluh detik pertama habis melihat paras, sepuluh menit kemudian masih melihat paras, sisanya berusaha keras buat bisa melihat yang belum terlihat.

2. Buat pria, terserah dalam hidupnya artinya, ya terserah, titik. Kalo tau TI, terserah itu *.* Jadi kalo mo makan apa jawabnya terserah, artinya ada mie goreng ataupun tempe ataupun keripik, ya terserah. Sementara buat cewek, terserah artinya : terserah, asal memenuhi kaidah-kaidah gue yang lu nggak tau apa aja. Jadi misalnya, “Terserah sayang mo makan apa” artinya : lu tau jenis makanan yang gua suka, nah kita makan salah satu dari itu!

Yang bikin runyam, begitu konsep “terserah” ini nyebrang dari satu gender ke gender lain, tiba-tiba kehidupan jadi rumit. Misalnya, kalo suatu saat cewek bilang terserah, sebenernya ia sudah punya preset-template pilihan yang harus diseleksi. Padahal buat cowok, terserah ya terserah, kita ke warteg aja. “Muka lu kok tekuk tujuh sayang, katanya terserah?” Sementara waktu cowok bilang terserah, si cewek bertanya-tanya apa yang si cowok mau sampai terkesan bahwa cowok nggak boleh ngomong terserah. “Iya terserah, tapi makan apa?” *wong namanya terserah, geblek*

Kalo menurut lu salah, terserah lah!


Gue mo lanjut yang punya gue, kalo ada lagi, taro aja di comment. Gue cuma berharap sotoy gue masih dalam kerangka yang bener.

Cewek sangat mengerti warna. Ada built-in pantone match up di dalam otak mereka. Jadi cara mereka menyatukan warna sangat logis. Sementara buat cowok, mikirnya gini : hijau bagus, merah juga bagus, jadi *harusnya* nggak ada masalah kalo pake hijau bareng merah.Cowok nggak merasa bersalah saat diomeli cewek karena mengeluarkan 2 juta rupiah untuk barang penting seharga 1 juta rupiah. Cewek nggak merasa bersalah saat diomeli cowok karena mengeluarkan 1 juta rupiah untuk barang nggak penting seharga 2 juta rupiah. Buat cewek, diskon artinya perlu dibeli.

Cara wanita mengingat baju kemaren : cek memory otak. Cara pria mengingat baju kemaren : liat tumpukan di lantai.

Cewek nggak tahan melewati satu sesi film tanpa bertanya : Itu siapa? Terus dia mati? Jadi yang di mobil sapa? Suratnya ada di mana? Maksudnya apa sih? Sementara cowok nggak tahan melewati satu sesi film tanpa bercerita ulang ke sebelah tentang adegan yang sedang terjadi.

Cowok suka bertindak tanpa memikirkan resikonya, lalu minta maaf. Cewek suka memikirkan resiko dan akhirnya tidak bertindak, lalu minta maaf.

menvswomen.jpg
Jalur belanja pria vs jalur belanja wanita

Rekor belanja tercepat dipegang oleh pria. Gue bisa beli shampoo dalam hitungan detik. Rekor belanja terhemat dipegang oleh wanita, paket fitness tiga bulan plus sesi kelas plus kesempatan keringat bareng cowok keren plus macem-macem seharga paket mahasiswa padahal udah wisuda dari kapan…

Cowok bisa horny kalo mikirin dua cewek yang *ehem* bareng. Sementara cewek nggak ngerti kenapa dua cowok mau *ehem* bareng.

Cowok suka memulai kalimat, yang entar diakhiri oleh si cewek.

Reaksi wanita terhadap pertanyaan “Gimana hari ini?” : “Wah, sibuk! Mesin cuci rusak, ada bos galak dari pusat dateng, invoice numpuk, pas fitness kaki gue terkilir, untuk instrukturnye ganteng. Trus tau nggak, tadi gue baca di koran…”
Reaksi pria terhadap pertanyaan “Gimana hari ini?” : Ok. *sambil mengangguk-anggukkan kepala*

Pria menyetir sambil memastikan nggak ada mobil yang lebih cepat dari mobilnya. Wanita menyetir sambil memastikan riasannya tetep utuh.


Trus temen gue yang lagi nyasar di Jerman bilang :

Frauen und Männer sind verschieden. Aber die Unterschiede sind „für die Vereinigung“. Die Vereinigung ist „in der Verschiedenheit“

Artinya : Waktu ada Hitler, nggak ada yang perduli soal perbedaan pria dan wanita. *kok aneh yah* Salah paste ternyata. Arti benerannya : Pria dan wanita memang berbeda. Tetapi perbedaan untuk bersama. Bersama dalam perbedaan.

Tul banget! Misalnya, pria malas dan wanita rajin. Pria yang gemar makan dan wanita pencuci piring. TV Dweller dan pembuat popcorn. Pencinta anjing dan istri yang bertugas memandikan. Bersama dalam perbedaan!