Antara Pria & TV-nya 4
Berangkat dari pengalaman pribadi dan temen-temen, satu kalimat yang paling sering diteriakkan wanita terhadap prianya adalah, “Lu dengerin gua nggak, sih?” Kalo Anda wanita, dan berasa pernah teriak gitu, coba pertama-tama instropeksi sebelum penghakiman berjenis benda padat melayang itu Anda eksekusi. Kalo Anda tau betul, penyebab ketulian akut sementara tersebut disebabkan oleh teknologi bernama TV, saya punya paragraf singkat untuk Anda.
Pria suka teknologi. 99% pria mengerti betul apa pentingnya punya TV Plasma 40 inch, sementara 1%-nya pake koteka dan bermain bumerang. Mereka intim dengan teknologi, hapal setiap spec dan keunggulan produk-produk unggulan. Apalagi terhadap sebuah teknologi yang nggak pernah mereka pake, boro-boro beli. Misalnya, Audi TT Coupe, Honda CBR400, LCD TV Samsung Bordeaux 42″, Alienware, dan Sony Erricsson Xperia. Saat-saat bertemu teknologi adalah moment-moment intim yang menyita konsentrasi pria. Moment lain dalam hidup pria dengan intensitas yang equal hanya ada satu, yaitu seks. Dalam kehidupan wanita, moment yang equal misalnya wanita dan es krim coklatnya.
Pria juga suka action, kekerasan, darah, persaingan, seks dan fantasi liarnya. Tak disangka, teknologi yang bernama Televisi, menjadikan semua hal-hal tersebut menjadi satu paket all-in-one. Cuma perlu duduk bengong membuka mata dan hasrat maskulin pria pun terpuaskan! What could be better for men?

Wow, this is a lot better than Spongebob!
Hal lainnya, bagi pria, jenis perhatian hanya ada 2 macam. Yang pertama adalah benda yang ia lihat, ia perhatikan, yang intim dengannya, fokus utamanya. Sementara sisanya adalah interference (gangguan). Berbeda dengan wanita yang menerapkan unlimited jenis perhatian. Ada TV yang ia tonton, ada coklat yang ia makan, ada sup yang mendidih dan tetangganya yang sedang bercerita tentang istri muda juragan toko seberang. Jadi kalo ada pria dan TV yang memutar Alien vs Predator di dalam suatu ruangan, semua hal lain termasuk Anda, wanita yang sedang berteriak, adalah minor interference.
Untuk mencuri perhatiannya, berdirilah di tengah-tengah pria & TVnya. Akan lebih baik lagi kalo ternyata Anda cukup gede dan menutupi seluruh bagian TV. Secara tak sadar dan segera, pria akan berusaha mengerti benda aneh apa yang sedang berdiri di antara ia dan TVnya. Ia perlu mengerti, karena ia ingin dengan cepat menemukan solusi terbaik dalam menyingkirkan benda tersebut sebelum adegan di mana peluru berterbangan lewat begitu saja. Kalo ternyata solusi terbaik adalah menjawab pertanyaan Anda dalam waktu yang sesingkat mungkin, tanpa pikir panjang ia akan menjawab!
Dan selagi kesempatan itu ada, segeralah bertanya, karena waktu yang Anda punya hanya beberapa detik sebelum ia menggunakan kakinya atau benda apa pun untuk mendorong Anda, yang penting ia tak perlu beranjak dari tempatnya. Semoga dalam beberapa detik tersebut, Anda sempat bertanya mo makan malam apa dan di mana. Ciao!
PS : Gue lagi bikin draft panjang tentang perbedaan pria & wanita. Jadi post hari ini singkat aja.
Entry yang rada nyambung *dikit* :

Melankolis. Apatis. Satiris. Ironis. Emosional. Pemimpi. Convergent. Bukan Yosua yang anda kenal. Pembenci melankolis. Tidak berminat menjalani karir menulis buku. Membenci cabe. Membenci pink. Membenci semua pria berbaju pink yang gemar menjadikan cabe sebagai mainan. Membenci semua anjing yang bisa menggonggong. Pernah mendoakan agar semua perokok sakit ambeien. Anda sedang memasuki area Michael. Persiapkan mental anda. Jangan buang sampah sembarangan. Hati-hati anjing galak. Trims.
Solusi Michael :
( o @ ]
Solusi er-we
@ (o ]
take the remote and switch it off
legend :
( = sofa
o = pria
@ = wanita
[ = tv
solusi jangka panjang (versi beta 3+) : pengaruhi wanita dengan gadget
XD
ntar kalo udah rangkum draft na isa dijadiin buku venus vs mars versi yosua omimaru:p
@RW : kalo tu taktik bisa berhasil, berarti si cowok bego banget bisa ngelepas remotenya. XD
@Vendy : Wah itu sama sulitnya kayak mempengaruhi pria dengan sprei ranjang atau gorden.
@Linda : XD Sapa yang mo beli… secara pada tau gua suka sotoy.