Malam yang Panjang 2
Location : Jalan Panjang, Kedoya
———————————————————————————————————————–
Hari ini, gua terkejut. Struk ATM di tangan gua menyatakan bahwa uang gua tiba-tiba bertambah. Wah gawat gua kena money laundring (sok tau artinya). …nambah sebanyak gaji gua, oh, ternyata THR. Waktu itu sore hari, 1800, gua sedang bersiap-siap balik bareng Mar. Melihat kondisi keuangan yang tiba-tiba melonjak, kontan gua nyeletuk, “Ke mall yuk, Mar.” Aih, dasar cewek mall, Mar nggak butuh lebih dari sedetik buat jawab “Yuk”. Sedetik berikutnya untuk “Puri? Sekalian ke carrefour.” Lalu sedetik berikutnya untuk “Tapi jangan makan sushi.” Klop, cuma butuh tiga detik dari rencana balik ke kos bareng menjadi jalan-jalan dan makan malam ke puri dan carrefour, tapi bukan ichiban sushi. Coba buat mikir yang lain secepet ini juga, sayang.

Melankolis. Apatis. Satiris. Ironis. Emosional. Pemimpi. Convergent. Bukan Yosua yang anda kenal. Pembenci melankolis. Tidak berminat menjalani karir menulis buku. Membenci cabe. Membenci pink. Membenci semua pria berbaju pink yang gemar menjadikan cabe sebagai mainan. Membenci semua anjing yang bisa menggonggong. Pernah mendoakan agar semua perokok sakit ambeien. Anda sedang memasuki area Michael. Persiapkan mental anda. Jangan buang sampah sembarangan. Hati-hati anjing galak. Trims.